Monday, September 6, 2010

Lem kering yang jahat

Salah satu kemampuan yang perlu dimiliki para teknisi adalah kemampuan visual untuk melakukan inspeksi awal saat repair pesawat. Teknisi perlu jeli dalam mendeteksi tanda-tanda adanya komponen rusak seperti elko atau flyback yang gembung, resistor yang gosong, solderan yang retak, solderan yang tidak sempurna, atau mungkin salah satu kaki komponen yang terangkat.



Ada tanda-tanda visual lainnya yang dapat diketemukan dan perlu mendapat perhatian, yaitu “lem kering yang jahat”. Kami sebut jahat karena jenis lem ini sering menimbulkan masalah. Lem ini terbuat dari bahan semacam lem castol dan biasanya dipakai untuk perekat elko besar ke main board pada saat asembling dengan tujuan agar komponen tidak goyang saat dilakukan proses flow-soldering. Pada saat proses pengeliman kadang lem ini jembret jatuh mengenai komponen-komponen lainnya. Lem sejenis kadang juga dijumpai digunakan untuk segel VR trimer, pada kumparan def yoke bagian horisontal.


Lem pada saat masih baru berwarna kekuning-kuningan atau agak putih dan tidak membawa masalah. Lem baru akan menimbulkan masalah jika pesawat sudah dipakai kira-kira tiga tahun atau lebih, dimana kondisi lem sudah mulai mengering dan warna berubah menjadi hitam kecoklat-coklatan. Masalah yang ditimbulkan tergantung dimana lokasi lem tersebut dengan problem bagian tersebut tidak berfungsi atau terjadi kerusakan yang sifatnya kadang-kadang.


Jika menjumpai lem kering semacam ini, maka yang perlu dilakukan adalah :
  • Bersihkan bekas lem tersebut yang menempel pada pcb maupun komponen.
  • Periksa komponen-komponen yang terkena lem tersebut. Lem kering ini biasanya menyebabkan kaki-kaki komponen kecil seperi resistor, diode, kapasitor terkena korosi pada kaki-kakinya dan menyebabkan kontak menjadi kurang baik. Pada kasus yang lebih parah kadang kaki komponen putus sama sekali.
  • Lem jika mengenai jalur printed sirkit dapat menyebabkan jalur putus
  • Lem yang digunakan pada def yoke dapat meyebabkan lapisan email kumparan yang terkena rusak, dan memicu timbulnya loncatan api. Kalau hal ini dibiarkan terus bagian yang terbakar akan merembet makin meluas.


*************************************************

No comments: