Sunday, December 19, 2010

Apes (na’as) – nya teknisi

Kejadian-kejadian ini pernah kami alami. Bahkan ada yang  terulang beberapa-kali. Apakah Anda sudah siap jika mengalami kejadian-kejadian seperti dibawah ini. Setelah membaca artikel ini – mudah-mudahan dapat terhindar.
  • Saat melakukan reparasi….Lupa memasang kabel ground tabung gambar………akibatnya ic program atau ic video-chroma rusak………………dipasaran part sudah sulit dicari…………lalu kemana kan kucari-kucari penggantinya…….????  Karena sudah berulang kali mengalami kejadian ini. Maka kami membuat prosedure kebiasaan setiap kali akan memasng soket crt, maka langkah pertama adalah memasang kabel ground dahulu, baru kemudian menancapkan soket crt.
  • Terima pesawat dalam keadaan mati total……. Setelah dikerjakan dan mengganti beberapa parts ternyata tabung gambar rusak.  Konsumen tidak punya biaya…….pesawat batal…………..bayaran batal……. tambah kerjaan melepas part-part pengganti yang sudah terpasang.
  • Pesawat mati total. Power suply sudah ok dengan mengganti beberapa parts dan butuh pengerjaan beberapa waktu. Bagian horisontal rusak…..setelah diuprek beberapa lama ok juga. Raster gelap……lanjut terus ----sehingga raster ok juga. Kali ini gambar belum muncul alias tidak terima siaran……..kali ini penyebabnya bagian AGC ada yang rusak………IC sudah tidak ada yang jual………kerjaan macet ditengah jalan. Buang waktu dan tenaga…..gigit jari tidak bayaran.
  • Setelah part diganti, ternyata pesawat masih problem. Uprek sana- uprek sini problem belum klar (istilah londo artinya selesai) juga. …………….Kembali lagi mencurigai part yang sebelumnya telah diganti………..pinjam dari pesawat lain…………..dan joooosss ….achirnya ok juga………..Eeeeeee ternyata part yang dibeli palsu (atau barang kali rusak atau kualitas KW.5).  
  • Pesawat sudah selesai direparasi………Konsumen sudah diberi tahu kalau pesawat sudah selesai serta besarnya biaya……Sambil menunggu konsumen datang mengambil pesawat di “running test”…….eeeee lha kok tiba-tiba pesawat mati mendadak…………… ternyata flybacknya ko’it ……..trus mau bilang gimana kepada konsumen.
  • Karena kurang hati-hati……..Tabung gambar “kesampluk” atau terbentur sesuatu.  Dan terdengar suara “cesssssssssss……….”   Ternyata tabung gambar gembos…….pusiiiiing deh. Cerita lain adalah seorang salesman yang asik ngobrol  dengan teknisi ditempat kerjanya. Entah bagaimana kejadiannya, tabung 29 inch ke-sampluk tangan si salesman…….dan ceeeesssss………..tabung gambarpun gembos………….gedeeeeee bayarane.
  • Saat mereparasi bagian power suply………tiba-tiba dikejutkan dengan ledakan ………daaaarrrrrr.  Ternyata elko besar masih menyimpan muatan. Beruntung kalau tidak ada part yang rusak. Tetapi pernah juga membuat rusak transistor power regulator. Oleh karena itu jika menjumpai tegangan B+ tidak keluar, maka hati-hati dengan elko besar, kemungkinan masih menyimpan muatan.
  • Saat mereparasi pesawat dan melakukan pengukuran……….tiba-tiba crr…..eeet.  Terjadi konsluiting. Akibatya ada berapa part jadi rusak. Hal ini dapat terjadi karena kaki-kaki komponen banyak yang “pating crongat” (bhs jawa). Kaki-kaki part banyak yang masih nongol panjang-panjang karena kurang pendek memotongnya pada saat proses produksi, sehingga waktu melakukan pengukuran kalau kurang hati-hati dapat menyebabkan terjadi short antar kaki komponen  oleh ujung probe avo-meter. Karena sudah beberapa kali mengalami kasus ini, maka sekarang setiap kali akan mereparasi, maka kami selalu memotong dahulu kaki-kaki komponen yang masih nongol terlalu panjang.
  • Karena sering terima pasien yang berupa “main pcb” saja, maka untuk mencoba menghidupkan pesawat mesti main cangkok soket tabung gambar dengan kabel-kabel. Suatu saat mungkin karena sudah capek dan ngantuk, terjadi salah sambung. Akibatnya tabung gambar rusak. Beruntung kerusakan adalah katode short denga heater…….sehingga tabung gambar masih dapat digunakan. MAKA KALAU LAGI KANTUK…..lebih baik berhenti bekerja dahulu.
  • Ini bisa terjadi kalau berlangganan dengan toko elektronik. Pesawat sudah diambil, tetapi tanda terima “ketlingsut” (diambil tanpa tanda terima)…………………Dua tahun atau tiga tahun  kemudian…………….toko menanyakan pesawat tersebut dengan menunjukkan bukti tanda terima……. Beruntung kalau file-file yang menunjukkan bukti bahwa pesawat sudah diambil masih kita simpan dengan rapi…………..Kalau tidak ada bukti……kan bisa gegeran (istilah suroboyo-an artinya adu mulut)


  • YA ALLAH AMPUNILAH DOSA-DOSA HAMBAMU INI.




*********************************************


  • aduuuuuhhh.....ternyata bukan saya saja ya? hehehehe.......Barusan dapet garapan tv Polytron yang pakai aisy kroma TDA8843nya error sinkronisasi,di belikan di toko elektronik 1 trus di pasang aisy langsung panas mongah-mongah, padahal solderan aman-aman saja, copot lagi lalu beli baru lagi ke toko elektronik 2, pasang lagi trus begitu di tv ON kan malah nggak mau start sama sekali, copot lagi,masih penasaran beli lagi ke toko elektronik 3, lalu pasang lagi,begitu di tv di ON kan nggak mau start sama sekali,masih penasaran lagi, pasang kembali aisy originalnya, eeeee....mau start cuma masih tetep saja kerusakannya,aduuuuuhhh.....apes apes! (aisy romadhona) ....................... ........... ada yang tahu obat pencegahnya  ????

  • kalo saya duka nya jadi tehnisi ini, contohnya tadi siang,,dapat garapan LG29 pearlblack. kerusakan cacat bantal, setelah penggantian semua komponen yg rusak dan tv pun dites oke. setelah itu si empunya nanya berapa semua biaya nya pak?? …..saya jawab sekian sekian…..lalu yg punya pak duit nya besok aja pak ya/tadi duitnya terpakai ada masalah keluarga ..jadi maaf besok aja pak ya?? ……walah walah saya dah bayangin bisa ngipas duit pake beberapa lembar 50ribuan eh ehe ngak jadi deh (ryanmela) .......................................pesawatnya sudah diambil belum? Kadang ada lho konsumen yang seenaknya wudele dewe. Pesawat kerusakan sulit, banyak part yang rusak, konsumen ngomongnya enak saja "kalau ada part yang rusak ganti aja". Begitu pesawat selesai…….pesawat diambil.... sambil ngomong bayarnya besok….katanya mau dicoba dulu……ditunggu beberapa hari tidak balik-balik…..sehingga perlu datang menagih.

  • Itulah suka dan duka seorang teknisi. Saya juga kadang menghadapi hal yang sama, namun saya kembalikan semua kepada yang kuasa. manusia hanya berencana , tetapi Allah yang menentukan. saya kalau mengalami hal itu paling mengelus dada sambil berkata dalam dlm hati " bahwa hari ini belum rezeki saya " dan berdoa semoga semua kerugian yang saya alami hari ini diganti dengan yang lebih baik esok hari atau lusa nanti ". saya lakukan hal itu supaya saya masih tetap punya semangat (digitalmas) ........ ini obat yang paling mujarab penghibur hati yg lara

  • Ada lagi lho......pesawat sudah ganti part yang harganya mahal hingga ratusan ribu........setelah selesai........tidak segera diambil-ambil hingga bulanan........Lha kalau begini caranya --- lain kali kalau akan ganti part yang mahal mesti ditarik uang muka dulu.



Tips kerusakan IF modul Toshiba MVCM31


Kami punya pengalaman beberapa kali berhasil menangani kerusakan IF modul Toshiba 29 inch tipe MVCM31. Jika suatu saat Anda menjumpai kerusakan serupa, maka pengalaman ini boleh-lah untuk dicoba.
Jika modul ini dibuka, maka akan terlihat ada :
  • IC besar yang merupakan  A/V switch dan kami belum pernah menjumpai problem pada IC ini.
  • IC SMD (Surface Maount Device) kecil, yang merupakan penguat sinyal Video-IF, AGC, AFT dan video detektor.
  • Transistor SMD yang lokasinya dekat dengan SAW filter yang bentuk fisiknya paling besar, adalah merupakan transistor penguat Pre-amp sinyal Video-IF

1. Kerusakan tidak terima siaran yang menyebabkan gambar hilang atau layar berwarna biru.
  • Solusi yang kami lakukan adalah mengganti elko-elko yang berhubungan dengan IC VIF, re-soldering kaki coil yang berhubungan dengan IC Video-IF dan kaki-kaki IC Video-IF. Kemudian cuci dengan thiner.

2. Kerusakan gambar noise (bintik).
  • Solusi ini hampir seluruhnya berhasil. Yang kami lakukan adalah memasang secara paralel resistor nilai 100 ohm antara emitor transistor Pre-amp Video-IF ke ground. Kenapa dapat terjadi demikian - kami kurang pasti, sebab kalau kami periksa resistor chip aslinya tidak ada masalah.

3. DATA PIN-OUT MODUL TOSHIBA


***************************************

Saturday, December 11, 2010

Mengganti def-yoke dengan tipe lain.


Dipabrik def-yoke sudah merupakan pasangan tetap yang distel (istilah teknisnya di tune) dengan tepat dengan tabung gambar. Def-yoke dan kapasitor resonat sudah dikalkulasi dengan tepat pada sirkit horisontal-out. Merubah nilai impedansi def-yoke atau nilai kapasitor tentu ada efeknya. Jika ingin mencoba mengganti dengan tipe lain usahakan nilai resistansi (ohm) kumparan def-yoke yang sama atau hampir sama. Terutama untuk bagian horisontal yang cukup kritis. Melepas def-yoke jangan sampai merusak posisi adjustment magnet konvergen yang ada dibelakang def-yoke.
Mengganti def yoke dengan tipe lain, kemungkinan dapat mengakibatkan :
  1. JIka beruntung lebar dan ketinggian raster bisa sama. Tetapi kalau diamatai - gambar pada bagian punggir kiri-kanan dan atas bawah layar RGBnya tidak konvergen dan tidak dapat diadjust. Garis putih pecah (split) menjadi tiga buah garis RGB. Tulisan teks yang berwarna putih ada warna lain dan terkesan tidak fokus.
  2. Purity problem. Raster menjadi belang dan tidak dapat diadjust.
  3. Lebar vertikal umumnya tidak masalah karena dapat diadjust.
  4. Def-yoke teve lama dimana Vcc bagiann vertikal-out menggunakan tegangan 100v akan sulit untuk diadjust jika digunakan untuk teve model baru dengan tegangan Vcc 27v
  5. Raster kiri-kanan menjadi lebar. Biasanya akan menyebabkan pula tegangan keluaran flyback  naik. Lebar dapat dikoreksi dengan memasang tranfo yoke WANSONIC.
  6. Raster kiri-kanan menyempit. Dapat dikoreksi dengan mengganti nilai kapasitor resonant 1600v dengan  nilai yang lebih besar. Atau dapat digunakan tranfo yoke WANSONIC. Biasanya akan mengakibatkan tegangan keluaran flyback akan drops, sehingga ada resikonya gambar menjadi agak redup.
  7. Mengganti def-yoke dengan ohm yang jauh lebih kecil sangat riskan. Menyebabkan tegangan flyback naik yang dapat mengakibatkan – api meloncat dari kop anode, transistor HOT rusak, flyback cepat rusak,  kemungkinan merusakan tabung gambar dalam jangka waktu tertentu, atau memicu protektor bekerja.

###############################
Pengalaman pahit
Suatu saat kami pernah mengganti def yoke  dengan tipe lain yang mengakibatkan raster melebar kiri-kanan. Agar raster menyempit maka kapasitor resonat 1600v pada kolektor transistor HOT kami coba kecilkan nilainya menjadi hampir separuhnya. Kami waktu sudah menyadari kalau  tegangan flyback pasti menjadi naik. hal ini dapat terdengar dari suara kretek-kretek pada kop tegangan tinggi saat teve dihidupkan. Gambar memang menjadi sangat bagus dan terang. Perkiraan kami nanti yang tidak tahan lama adalah flybacknya. Ternyata setelah dipakai kurang dari satu bulan, tabung gambar menjadi rusak gelap, dan ada suara ngecessss…. saat dihidupkan.

************************************

Monday, December 6, 2010

Cara memeriksa transistor FET (MOSFET)

 
Cara kerja FET hampir mirip dengan transistor bipolar (transistor biasa yang sering kita jumpai). Jika transistor bipolar membutuhkan tegangan yang dapat menyediakan “arus drive” yang cukup untuk Basis agar dapat mengontrol arus Kolektor – Emitor. Maka FET hanya membutuhkan “tegangan drive” dan hampir tidak membutuhkan arus drive untuk Gate sama sekali untuk dapat mengontrol arus Source – Drain
Equivalen FET dengan Transistor bipolar
  • Gate (G) = Basis (B)
  • Source (S) = Kolektor (C)
  • Drain (D) = Emitor (E)
Cara memeriksa FET jenis positip
  • Ambil OHM-meter dan set pada posisi 10x
  • Pegang ujung logam probe merah dengan ujung jari tangan kiri dan tempelkan (terus-menerus) pada kaki (D)
  • Tangan kanan pegang probe hitam tetapi jangan menyentuh ujung probe (pegang plastiknya saja).
  • Probe hitam tempelkan “sesaat” saja pada kaki (G)
  • Segera pindahkan probe hitam ke kaki (S), maka jarum harus menyimpang. Jika jarum tidak menyimpang berarti FET kehilangan nfaktor penguatannya.
  • Lepas probe hitam
  • Sentuh kaki (G) dengan ujung jari tangan, maka jarum harus tidak menyimpang sama sekali jika probe hitam ditempelkan ke kaki Source. Jika jarum menyimpang berarti FET short atau bocor
Penjelasan.
  • (G) sebagai kontrol input mempunyai kapasitansi yang sangat kecil. Kapasitansi Gate ini dapat menyimpan muatan listrik.
  • Pada saat probe meter hitam ditempelkan pada (G), maka kapasitansi Gate mendapat muatan positip. Tegangan positip ini menyebabkan resistansi antara (S) – (D) drops, sehingga jarum menyimpang
  • Pada saat (D) disentuh dengan jari, maka muatan positip akan hilang terbuang lewat sentuhan jari. Dan resistasi antara (S) dan (D) akan berubah menjadi sangat besar sekali, sehingga jarum tidak menyimpang.
 
++++++++++++++++++++++++++++++
            
Pengalaman buruk dengan power FET
  • Sewaktu memperbaiki SMPS (switch mode power suply) yang menggunakan power FET, kami niatmya bermaksud untuk mengukur drive dari IC osilator drive apakah tegangannya keluar.
  • Untuk itu kami open (lepas) dulu kaki Gate transistor FET tersebut.
  • Ketika pesawat kami nyalakan, ternyata power FET langsung jebol.
Kenapa bisa terjadi begitu?
Analisa kami ketika kaki (G) diopen, mungkin (G) tidak sengaja mendapat muatan positip. Maka begitu pesawat dinyalakan maka arus besar akan langsung mengalir dari (D) ke (S) yang menyebabkan FET langsung jebol. Oleh karena itu jangan sekali-kali menghidupkan pesawat dengan kondisi kaki (G) di-open. Ini berbeda dengan saat bekerja dengan transistor bipolar, dimana membiarkan kaki Basis di-open tidak akan menimbulkan masalah jika pesawat dihidupkan.
 
################################
 
Anda perlu tahu
Gajah Mada yang memiliki kampus yang megah sekarang ini kampus-kampusnya dahulu dipinjami dan tersebar luas menempati lokasi-lokasi milik Kraton Ngayogyakarta. Rumah-sakit Gajah Mada awalnya juga masih tersebar dilokasi-lokasi milik kraton. Banyak kantor pemerintahan sipil dan militer yang yang dahulu  menempati lokasi-lokasi milik kraton Jogja. Saat ini banyak rumah2 warga yang  menempati tanah-tanah milik kraton.  Sebidang petak pemakaman nenek kami beserta anak cucunya juga menempati tanah milik kraton. Yang semuanya GRATISSSSSS.

Ketika antena dicolokkan pesawat langsung mati protek


PROBLEM :  Raster dapat hidup normal dengan noise tanpa antena.  Ketika jack antena dicolokkan (ada gambar) pesawat langsung mati protek. Kalau level britnes atau screen dikecilkan kadang problem dapat tidak terjadi lagi.
Ada 2 kemungkinan  sistim protektor yang dapat memicu problem seperti ini, yaitu :
  1. B+ Over current protektor
  2. ABL protektor
1. B+ over current protektor disampling dengan sebuah resistor (nilai beberapa ohm saja) dan sebuah transistor yang dipasang pada jalur B+ ke flyback (Emitor-Basis paralel dengan resistor). Pada kondisi normal  kolektor–emitor transistor pada kondisi “off”. Jika arus yang melalui resistor melebihi dari nilai yang ditentukan, maka kolektor-emitor akan “on” sehingga memicu sirkir protektor aktip bekerja. Kerusakan dapat disebabkan karena nilai resistor molor. Untuk melumpuhkan  protektor dapat dilakukan dengan men-jumper resistor atau melepas transistor
2. ABL protektor disampling dari tegangan ABL. Pada saat noise tegangan ABL normal. Pada saat antena dicolokkan (ada gambar) tegangan ABL akan drops sehingga memicu ABL protektor aktip bekerja.  Kerusakan biasanya disebabkan karena resistor ABL yang dipasang pada arah jalur B+ nilainya molor (nilai umumnya ratusan kilo hingga mega ohm). Untuk melumpuhkan protektor maka hubungan antara sirkit ABL dengan pin-protektor diputus (kalau hubungan menggunakan sebuah diode, lepas diode ini)



***************************************************