Wednesday, March 9, 2011

Belajar TV on-line


Pertanyaan dari rekan teknisi : “Selamat pagi pak! Gimana caranya? Dimana saya bisa mendapatkan pengetahuan yang bagus dari website/sebuah alamat website?”


Menurut pendapat saya untuk memahami segala permasalahan “TV Repair”:
  • Tidak ada satupun buku, tempat kursus, sekolah seperti SMK, perguruan tinggi maupun sumber internet yang cukup bagus dan lengkap membahas tentang masalah reparasi tv ini.
  • Biasanya sumber-sumber yang ada hanya memberikan basic-nya saja. Untuk lain-lainnya harus dikembangkan sendiri

Lalu bagaimana caranya kalau betul-betul ingin mempelajari tv.
  • Kumpulkan saja sebanyak-banyaknya dari macam-macam sumber yang dapat diperoleh - Sedikit-demi sedikit lama-lama jadi bukit. Saya sendiri merasa menguasai masalah teknologi tv ini setelah puluhan tahun belajar terus dari berbagai macam sumber. Itu saja karena dipicu oleh lebih dari  seratus teknisi sebagai anak buah yang tersebar di Nusantara yang sering "bertanya". Dimana mau-tidak mau kan harus menjawabnya. Kalau sudah tahu ya langsung bisa jawab. Kalau "belum tahu" ya harus belajar sendiri untuk mencari tahu atau tanya sana-tanya sini.
  • Teknologi TV kan berkembang terus - mungkin sumber yang diperoleh sudah ketinggalan (walaupun kadang masih bermanfaat sebagai pengetahuan basic). Misalnya saja kalau di SMK – yang diajarkan mungkin hanya linear power suply yang menggunakan tranfo. Pada hal diluar teknologi Switching regulator sudah berkembang sangat jauh.
  • Sekarang belajar dan mereparasi tv  jauh lebih mudah dibanding zaman dulu dimana tiap-tiap bagian-2nya banyak masih berdiri sendiri menggunakan transistor atau ic. Kita dituntut betul-betul menguasai dan memahami fungsi setiap bagiannya tersebut.
  • Akan beruntung bagi mereka jika sedikit bisa “membaca” Inggris. Sebab banyak sumber-sumber yang berbahasa Inggris.
  • Jangan terlalu “bernafsu” untuk "ingin tahu". Belajar sedikit demi sedikit tetapi usahkan rutin. Otak kita tidak akan mampu untuk langsung dijejali dgn macam-macam ilmu dalam waktu singkat.
  • Baca saja sebarang apa yang ada yang ada hubungannya dengan elektronik. Entah itu dapat dipahami atau tidak – kalau perlu lain waktu baca ulang . Lama-lama kita nanti baru bisa memahami. Ingat waktu klas 1 SMP misalnya, kita rasanya sulit memahami matematik - tetapi begitu sudah klas 3, pelajaran matermatik klas 1 tersebut tidak terasa sudah kita kuasai. Untuk dapat memahami cara kerja bagian warna misalnya, saya butuh waktu bertahun-tahun. Kalau dalam bekerja sehari-hari menjumpai masalah - coba baca ulang materi yang berhubungan dengan masalah tersebut.
  • Tanya kepada orang yang lebih tahu. Makanya kita ini wajib banyak ber”silaturahmi” agar banyak kenalan.

Sumber-sumber pengetahuan dapat diperoleh dari :
  • Buku-buku yang ada di Gramedia. Baca saja sebarang buku (entah itu isinya bagus atau tidak) – karena dari situ kita entah sedikit atau banyak bisa mendapatkan ilmu yang berbeda-beda. Sokur kalau dapat membaca Inggris bisa beli buku luar (Cuma buku luar harganya aduhai......).
  • Training manual – beberapa dapat diperoleh dari internet. Kalau punya teman yang kerja di Service Center resmi – misalnya dari JVC, LG, mungkin mereka memilikinya – bisa pinjam/copy.
  • Jangan lupa untuk mempelajari “basic” seperti arus searah, arus bolak-balik, diode, transistor, basic digital dll. Karena penguasaan basic ini sangat penting untuk memahami analisa suatu masalah.

Sumber internet :


===================================

No comments: