Thursday, April 28, 2011

Konvergen adjustment


Tujuan adjustment konvergen.
  • Setiap pasangan elemen phospor RGB pada layar CRT- dibagian belakangnya diwakili oleh sebuah lubang pada shadow mask.
  • Konvergen adjustment bertujuan agar ke 3 buah sinar elektron RBG masuk lewat satu lubang yang sama pada shadow mask sebelum menembak ke tiga elemen RGB
  • Sehingga jika ke tiga buah elemen RGB tertembak oleh sinar elektron tersebut secara bersamaan akan bercahaya sebagai titik yang berwarna putih
 
 
 Shadow mask adalah merupakan plat tipis yang berlubang-lubang 
yang lokasinya tepat dibelakang layar CRT
 
Kesalahan adjustment konvergen
  • Kesalahan adjustment konvergen akan menyebabkan ketiga sinar elektron RGB melewati lubang shadow mask yang berbeda.
  • Akibatnya kalau layar menampilkan sebuah “garis putih” akan nampak sebagai 3 buah garis RGB yang terpisah.

Persiapan adjustment.
  • Konergen adjustment dilakukan setelah purity adjustment OK
  • Terima gambar dari patern generator sinyal “cross hatch”
cross hatch
  • Ajust britnes, kontras dan fokus agar garis-garis nampak tajam dan mudah diamati.
 
Adjustment konvergen dibagi menjadi 2 tahap, yaitu
  • Konvergen statis
  • Konvergen dinamis
 
Adjustment konvergen statis.
  • Konvergen statis melibatkan adjustmernt pasangan cincin magnetik 4 pole dan 6 pole.
  • Ajustment statis dilakukan untuk mengatur garis RGB agar konvergen pada bagian tengah layar. Jadi amati gambar hanya pada bagian tengah layar saja.
clip_image002
  • Cincin 4 pole untuk mengatur agar garis Red dan Blue konvergen menjadi warna Magenta.
  • Merubah besarnya sudut kedua cincin  akan menyebabkan garis vertikal menyatu
                              clip_image004       clip_image006
  • Memutar kedua cincin secara bersamaan (dengan menjaga besarnya sudut tetap) akan menyebabkan garis horisontal konvergen
                        clip_image008 clip_image010
  • Kedua adjustment tersebut saling mempengaruhi, maka lakukan secara berulang dan bergantian sehingga mendapatkan hasil yang paling optimal
  • Selanjutnya dengan cara yang sama adjust cincin “6 pole” untuk mengatur agar warna Magenta konvergen Hijau sehingga menghasilkan warna putih.
Catatan :
  • Jika diamati - maka cincin magnet yang terdapat pada leher CRT diberi tanga "P" (Purity), "4" (4 pole) dan "6" (6 poe) yang masing-masing berpasangan.
  • Cincin 4, atau 6 pole artinya cincin tersebut mempunyai 4 atau 6 buah kutub magnetik yang simetris.
  • Merubah besarnya sudut setiap pasangan cincin, akan menyebabkan besarnya medan magnetik berubah
  • Setelah adjustment dirasa sempurna – maka sebaiknya cincin magnetik diberi lem agar tidak mudah berubah posisinya.
 
Adjustment konvergen dinamis.
  • Adjustment dilakukan jika konvergen statis telah sempurna.
  • Pastikan screw def yoke cukup kuat sehingga def yoke tidak dapat bergeser maju atau mundur
  • Adjustment dilakukan dengan mengamati garis-garis pada bagian-bagian pinggir luar layar CRT.
clip_image012
  • Dengan menarik ujung bagian depan def yoke ke atas atau bawah ( bahasa jawanya di-ongkek) akan menyebabkan garis konvergen seperti gambar dibawah
  • Dengan menarik ujung bagian depan def yoke ke kiri atau kanan– maka garis-garis akan konvergen seperti gambar dibawah.
clip_image014
  • Pasang 3 buah karet buah karet ganjal agar posisi tidak berubah.

Catatan :
  • CRT dan def yoke sudah merupakan kesatuan pasangan dari pabrik.
  • Mengganti dengan def yoke tipe lain ada resiko konvergen dinamis tidak dapat sempurna atau bahkan garis putih pecah sama sekali
     

*******************************


Catatan tambahan :
  • Mengganti CRT komplit dengan def yoke dan cicncin magnet yang masih asli – maka tidak perlu ada adjustment purity dan konvergen. Yang diperlukan adalah adjustment white balance dan geometri.
  • Mengganti pcb (mesin) – maka yang diperlukan adalah adjustment white balance dan geometri
  • Ada beberapa tipe CRT yang tidak menggunakan cincin magnetik. Sebenarnya secara internal didalam tabung sudah dipasang cincin magnetik. Adjustment telah dilakukan dipabrik menggunakan medan magnetik elektris dari luar. Oleh karena itu jangan mendekatkan bahan magnetik pada leher CRT semacam ini.
  • CRT tanpa cincin magnetik mungkin saja terjadi problem pada purity atau konvergen. Kita dapat menambah cincin magnetik untuk memperbaikinya.
  • Sebaiknya menggunakan obeng non-magnetik untuk melepas atau mengencangkan def yoke atau cincin magnetik.
  • Kadang ada semacam magnet kecil yang berbentuk kotak atau bulat yang ditempelkan pada bagian belakang CRT. Atau semacam plastik strip (permalloy strip) yang ditempelkan pada CRT dibawah def yoke. Semuanya itu digunakan untuk memperbaiki purity adjustment yang kurang sempurna. Jangan menggunakan magnet yang terlalu kuat untuk hal semacam ini. Karena dapat meyebabkan problem konvergen atau geometri.
  • CRT kena benturan atau ada petir didekatnya dapat menyebabkan problem purity (timbul warna pelangi) yang tidak dapat diperbaiki ………atau tamat riwayatnya CRT. Hal ini disebabkan karena posisi elemen shadow mask  bergeser ketika kena benturan Atau shadow mask kena magnet permanen oleh induksi dari petir yang kuat.

No comments: