Thursday, September 1, 2011

Comb Filter - (part.1)

 

Dimanakah dapat dijumpai sirkit Comb Filter ?

  • Comb filter umumnya baru dapat dijumpai pada teve klas canggih dengan ukuran 29” atau lebih besar, yaitu pada bagian video proses ( pemroses sinyal gambar).

 

Apakah fungsi comb Filter ?

  • Sinyal video CVBS terdiri dari : (1) Sinyal Luminance (Y) merupakan pembawa informasi gambar hitam-putih (atau informasi terang-gelap). (2) Sinyal Chroma (Ch) merupakan pembawa informasi warna. (3) dan siinyal sinkronisasi vertikal dan horisontal.
  • Comb filter merupakan sirkit yang berfungsi untuk memisahkan sinyal Luminnace dan sinyal Chroma dari sinyal video CVBS dengan “kualitas yang jauh lebih baik” dibanding sirkit sebelumnya yang sekarang masih banyak digunakan pada teve klas menengah kebawah umumnya. Karena itu comb filter kadang juga dinamakan Y/C separator.

 

Apakah akibatnya jika terjadi kerusakan pada Comb Filter ?

  • Kerusakan pada Comb Filter dapat menyebabkan gangguan gambar seperti misalnya : (a) Warna hilang karena kehilangan sinyal Chroma. (b) Gambar klise karena kehilangan sinyal Y (luminance). (c) Gambar warna tidak normal karena kerusakan pada sinyal chroma. (d) Gambar tidak sinkron karena kerusakan pada sinyal Y. (e) Mungkin hanya salah satu sistim PAL atau NTSC saja yang tidak keluar warna.

 

Kenapa dibutuhkan comb filter ?

  • Dengan kemajuan dalam berbagai teknologi seperti teknologi penyiaran teve, teknologi perekeman sinyal video, teknologi pembuatan tabung gambar, maka kualitas gambar yang ditampilkaan pada layar teve semakin meningkat. Detail gambar yang ditampilkan makin lebih baik dan makin tajam. Hal ini tentu saja makin membutuhkan lebar bidang frekwensi sinyal Luminance yang makin lebih besar. Sinyal Luminance merupakan sinyal yang paling banyak membutuhkan lebar bidang frekwesni. Kalau sebelumnya sinyal Luminance hanya membutuhkan lebar bidang mulai dari 0 hingga 4 Mhz, maka sinyal gambar teve kualitas bagus membutuhkan lebar bidang frekwensi mulai dari 0 hingga 5Mhz atau lebih. Hal ini menyebabkan terjadinya overlap antara frekwensi sinyal Luminance dengan frekwesni sinyal Chroma (dimana pada sistim PAL sinyal Chroma dimudulasikan pada frekwensi 4.43Mhz). Sehingga untuk memisahkan kedua sinyal tersebut menjadi hal yang tidak memungkinkan jika masih menggunan cara-cara sebelumnya.

clip_image002

Gambar disamping menunjukkan blok pemisah sinyal Y/C teve konvensionil. Sinyal Luminance dipisahkan menggunakan LPF (low pass filter) dan sinyal Chroma dengan HPF (high pass filter)

Pada sistim PAL LPF hamya akan melewatkan frekwensi bawah antara 0 – 4Mhz. Dab BPF hanya akan melewatkan frekwensi sekitar 4.43Mhz

 

Apa akibatnya jika sinyal CVBS kualitas bagus dipisahkan menggunakan sistim konvensionil.

  • Sinyal warna akan ikut ke bagian proses sinyal Luminance.
  • Sinyal Luminance mungkin akan kehilangan informasi pada bagian frekwensi tinggi, sehingga gambar menjadi kurang tajam (bandingkan kalau dalam teknik audio kehilangan bagian suara trebelnya)
  • Sinyal Luminance yang ada pada sekitar frekwensi 4.43Mhz akan ikut masuk ke bagian proses warna. Sehingga dapat menimbulkan gangguan warna.

clip_image004

Gambar disamping menunjukkan distribusi frekwensi sinyal video CVBS  gambar kualitas tinggi.

clip_image006 Contoh gangguan dot crawl

clip_image008 Contoh gagguan moire effect

  • Sinyal Chroma yang ikut masuk ke bagian proses sinyal Luminance dapat menimbulkan gangguan yang dinamakan “moire effect” atau “cross color”. Disini jika Luminance menampilkan gambar garis-garis kecil akan timbul gangguan warna. Hal ini disebabkan sinyal Luminance frekwensi tinggi dianggap sebagai sinyal warna.
  • Sinyal Luminace yang ikut masuk ke bagian proses warna dapat menimbulkan gangguan yang dinamakan “dot crawl” atau “dot interference”. Akan muncul gangguan jika gambar menampilkan 2 bidang dengan warna yang berbeda secara mencolok (pada contoh gambar adalah warna biru dan kuning)

 

Mengapa dinamakan Comb Filter.

  • Sebab untuk memisahkan sinyal Chroma dari sinyal Luminance cara kerjanya comb filter mirip dengan “sisir’ ( Inggris = comb). Sinyal warna dipisahkan dari sinyal Luminace seperti diambil dengan menggunakan sisir, sehingga sinyal Luminance tidak ikut terambil.

 

Dikenal ada beberapa teknologi Comb filter, antara lain :

  • 3-D Y/C Comb filter - Merupakan filter yang paling prima. Kadang disalah artikan dengan teve 3D, padahal tidak ada hubungannya. Disini gangguan dot crawl dan colour moire bisa dihilangkan sama sekali.
  • 3-Line Digital Comb filter – Filter ini kualitasnya mendekati 3-D. Disini gangguan color dor crawl dan color moire belum hilang sama sekali, hanya ditekan sekecil mungkin.
  • 2-Line Digital Comb filter – Filter klas menengah dengan kualitas diatas analog comb filter
  • Analog atau Glass Comb filter - Merupakan filter paling murah yang kadang dijumpai pada teve klas menengah 25” kebawah untuk sistim NTSC saja.

 

******************************************8

No comments: