Saturday, December 17, 2011

Penyebab tegangan B+ drops

 

A. Posisi st-by sudah drops :

  • Elko B+ kering
  • Salah adjustment
  • Diode zener untuk tegangan reference pada bagian sekunder sirkit power suply short

AWAS - Hati-2 :

  • Beberapa model teve tegangan B+ memang dibuat sangat kecil saat st-by
  • Tegangan B+ baru akan ke kondisi normal jika pesawat sudah di “POWER ON”.
  • Sering kami jumpai teknisi pemula yang kurang memahami hal ini, sehingga menyangka bagian power suply yang rusak

 

B. Posisi st-by tegangan B+ normal, tetapi saat “power on” tegangan langsung drops :

  • Flyback rusak
  • Def yoke rusak (terbakar). Jika def yoke dilepas maka tegangan akan normal
  • Elko besar pada bagian primer power suply kering. Normal tegangan pada elko ini sekitar 300v. Kalau kering menyebabkan tegangan drops kurang dari 250v
  • Kalau power suply menggunakan IC STR, kadang disebabkan IC sudah akan rusak

 

C. Trik untuk membedakan penyebab tegangan B drops.

  • Tegangan B+ drops dapat disebabkan karena “kerusakan bagian power suply” atau “problem bagian horisontal”
  • Untuk memastikan penyebabnya, maka sediakan lampu dop 100w dan beri tambahan kabel sekitar 15cm pada kedua ujungnya
  • Lepas transistor horisontal-out
  • Pasang lampu dop pada jalur B+ dengan ground
  • Hidupkan pesawat.
  • Kalau tegangan B+ normal – berarti problem pada bagian horisontal
  • Kalau tegangan B+ drops – berarti problem pada bagian power suply

 

 

****************

No comments: