Sunday, July 31, 2011

Membuat daya magnet obeng lebih kuat

 

Ketika berkunjung ke bengkel salah seorang teman yang menjadi ASC (autoriced service center) salah satu merk dan  memiliki peralatan yang cukup komplit. salah satunya kami tertarik dengan sebuah alat khusus yang dapat digunakan untuk membuat agar obeng ter-magnetisasi. Alat seperi ini baru pertama kali kami lihat dan berbentuk seperti kotak korek api yang mempuyai dua buah lubang. Katanya alat tersebut diperoleh dari salah satu toko di kota Solo. Jika obeng dimasukkan pada salah satu lubang 9tidak sampai menempel) maka obeng akan langsung termagnetisasi. Tapi anehnya jika dimasukkan pada lubang lainya maka daya magnetnya justru akan hilang sama sekali.

Melepas atau memasang screw menggunakan obeng yang tidak mempunyai daya magnet memang bisa membuat kesal. Untuk membuat membuat agar obeng memiliki daya magnet, kami sebelumnya biasa menggosok-gosokkan (dengan menempelkan) secara satu arah pada sebuah magnet permanent. Magnet yang kami gunakan merupakan bekas dari motor kompresor ac mobil yang cukup kuat. Tetapi selama ini hasilnya tidak sekuat jika menggunakan dengan alat yang dimiliki teman saya tersebut.

Diilhami dengan alat yang dimiliki teman kami tersebut maka kami coba seperti menggosokkan obeng dengan satu arah, tapi kali ini tidak langsung menempel pada magnet – tetapi hanya didekatkan saja (sedekat mungkin tetapi jangan sampai menempel). Ternyata hasilnya jauh lebih kuat jika dibandingkan dengan cara menggosok dengan menempel pada magnet

 

***************************

Thursday, July 28, 2011

Bagian pinggir-pinggir gambar bergerigi (dengan TA8690)

 

Problem ini sering dijumpai pada teve AKARI-INTEL dan Goldstar yang menggunakan chroma TA8690, dengan gejala-gejala :

  • Bagian-bagian pinggir dari gambar nampak bergerigi kecil-kecil dan goyang2
  • Kadang gambar robek-robek secara horisontal.

Awalnya kami kami cukup kesulitan menemukan penyebab problem ini. Analisa kami problem kemungkinan disebabkan pada komponen-komponen :

  • Keramik resonator horisontal osilator 500khz
  • Sirkit horisontal AFC
  • Sirkit sync separator input

Setelah melakukan pemeriksaan maupun penggantian part pada bagaian-bagian tersebut, bahkan juga mencoba mengganti TA8690, masalah tetap tidak terselesaikan

Solusi kami temukan dengan tidak sengaja ketika tangan kami menyenggol heat-sink transistor horisontal-out.......kok rasanya panasnya sedikit tidak normal. Transistor horisontal yang panas dapat disebabkan karena elko filter pada tranfo horisontal driver yang kering (elko C408). Kami periksa elko dengan ESR-meter.....ternyata benar juga. Setelah elko kami ganti......hasilnya problem gambar bergerigi langsung ikut hilang terselesaikan.

clip_image002

Inti yang ingin kami sampaikan dengan cerita diatas ialah bahwa menyelesaikan suatu problem yang sulit, kadang tidak disengaja ternyata dapat diselesaikan dengan cara menyelesaikan “gejala lain” yang timbul.

Contoh kasus lain misalnya : Problem gambar keder. Karena terpaku dngan masalah gambar, maka trobelshuting difokuskan pada sirkit gambar, dan sulit sekali menemukan penybabnya. Tetapi ketika docoba suaranya, ternyata suara ada problem juga. Dengan menyelesaikan problem pada bagian suara terlebih dahulu yang lebih mudah, ternyata problem gambar langsung ikut hilang pula.

 

***************************************

 

Kasus yang hampir sama : Gambar bergerigi pada teve dengan TDA9381

Sunday, July 24, 2011

Mengganti ic memori dan alat copy data ic memori


Dari tanya-jawab lewat email, banyak teknisi pemula yang dengan mudahnya mengganti begitu saja ic memori dengan memori baru yang diperoleh dari pasaran.
Mereka ini jelas belum memahami bahwa :
  1. Memori yang dijual di pasaran adalah merupakan memori “KOSONGAN”
  2. Kebanyakkan model teve harus diganti dengan memori yang sudah di “PRE PROGRAM” atau “di isi dengan program tertentu” yang sesuai dengan ic mikrokontrol dan ic chroma yang digunakan. Dalam hal ini memori harus diganti dengan yang mempunyai isi program yang cocok dengan yang lama (yang rusak)
  3. Ada beberapa model yang dapat di ganti dengan ic kosongan, tinggal dipasang dan kemudian dihidupkan. Secara otomatis nanti memori kosongan akan diisi sendiri oleh ic mikrokontrol. Misalnya adalah WANSONIC dengan UOC TMPA8873
  4. Ada beberapa model yang dapat diganti dengan ic memori kosongan. Tetapi membutuhkan teknik khusus agar memori dapat diisi secara otomatis. Misalnya Sharp yang menggunakan UOC TDA9381.
  5. Teve model kuno, dimana belum menerapkan teknologi I2CBus (belum menggunakan komunikasi data dengan SDA/SCL), umumnya bisa diganti ic memori kosongan. Ciri pesawat masih banyak menggunak VR-VR untuk adjustment vertikal dan white balance pada pcb crt soket.

Ada beberapa kemungkinan gejala yang dapat ditunjukkan jika ic memori yang digunakan masih kosong atau tidak tidak cocok isi programnya atau ic memoeri rusak.
  • Power tidak mau “on”
  • Muncul tulisan “ERROR”
  • Muncul tulisan “HUBUNGI INTEL-AKARI”
  • Raster blank dan vertikal tidak penuh
  • Remote dan tombol front panel tidak fungsi.
 
Bagaimana cara untuk mengetahui :
  • Apakah memori harus ganti pre-program
  • Atau memori dapat diganti kosongan
  • Atau memori dapat diganti kosongan tapi dengan teknik tertentu
Jawaban:
  • Baca service manual model bersangkutan
  • Tanya kepada teknisi yang sudah mempunyai pengalaman
 
Bagaimana cara mendapatkan memori yang sudah ada isi programnya
  1. Beli di kantor perwakilan service resmi (tapi jangan kaget kalau harganya mahal !!)
  2. Dengan alat tertentu meng-copy dari ic yang sudah ada isi pregramnya ke ic kosongan (dari ic ke ic). Caranya tentu saja harus melepas memori dari main-board terlebih dahulu.
  3. Dengan komputer dan alat khusus untuk meng-copy isi program memori suatu model teve dan menyimpannya ke dalam komputer. Kemudian kalau membutuhkan dapat mengkopi kedalam ic kosongan dari komputer tersebut.
  4. Di beberapa kota besar sekarang ini kadang sudah ada toko spare part yang dapat menyediakan ic yang sudah ada isi programnya, walaupun  belum tentu dapat menyediakan semua model.
 
Alat kopi memori dari ic ke ic (bagi yang belum punya komputer)
  • Jika ingin membeli alat ini, maka yang perlu dilihat adalah kapasitas maksimumnya. Ada yang hanya mampu maksimal sampai 24C16, ada yang maksimal sampai 24C32, bahkan ada pula yang lebih.
  • Teknisi dapat membuat koleksi macam-macam memori dengan cara meng-copy memori setiap pesawat yang masuk ketempat service (dilepas – dipinjam  untuk di copy)
  • Meng-koleksi macam-macam model ic memori dengan alat ini, maka diperlukan “stock ic” yang cukup banyak.
 
Alat kopi memori dengan komputer.
  • Alat ini membutuhkan sebuah komputer yang mempunyai port koneksi printer (bukan USB)
  • Keuntungan dengan alat ini kita dapat meng-koleksi macam-macam memori dengan lebih mudah dan murah, karena data tersimpan dalam hardisk.
  • Keuntungan lain dengan cara ini adalah kita dapat mencari data program memori model tertentu lewat internet atau tukar-menukar data dengan rekan teknisi lain.
 
=======================================================================
Bagi mereka yang menginginkan memiliki : (a) alat copy dari ic ke ic atau (b) alat copy ke komputer, maka kami dapat membantu membuatkan dengan harga (a) 100rb, (b) 110rb. Harga belum termasuk ongkos kirim sesuai tujuan (Jawa maks 20rb, luar Jawa maks 30rb)
=======================================================================

Monday, July 18, 2011

STV9380-9381 IC Vertikal yang efisien

 

clip_image002

  • STV9380 dan STV9381 adalah merupakan ic vertikal-out yang sangat efisien, sehingga tidak memerlukan pendingin (heat-sink) seperti ic vertikal pada umumnya
  • Sirkit ini cara kerjanya sama hampir seperti ic vertikal lainnya, kecuali pada bagian penguat achirnya saja.
  • Bagian penguat achir bekerja pada klas D (ini berbeda pada ic vertikal umumnya yang bekerja pada klas AB)
  • Sinyal vertikal input oleh bagian “MODULATOR” dirubah bentuknya terlebih dahulu menjadi  bentuk “pulsa-pulsa kotak” sebelum diperkuat oleh bagian transistor achir.
  • Disini transistor “penguat achir” bekerja sebagai layaknya “transistor switching”
  • Output hasil penguatan yang masih berupa pulsa-pulsa kotak  kemudian dikembalikan menjadi bentuk seperti sinyal vertikal biasa menggunakan sebuah LC fillter (kapasitor dan coil filter)
  • IC Memerlukan tegangan suply (+)16v dan (-)16v
  • STV9380 mampu menghasilkan pulsa vertikal 2.5 APP (Ampere pek to peak)
  • Dan STV9381 3 APP.

image

 

************************

Tips memperbaiki teve dengan UOC PHILIPS TDA120xx HERCULES

 

Memperbaiki teve yang menggunakan ic tempel UOC HERCULES TDA120xx mungkin merupakan pekerjaan yang sedikit rumit bagi beberapa teknisi. Disini kami berikan beberapa tips cara memeriksa kerusakan ic tersebut.

clip_image002 clip_image004

Tidak mau stand-by

  • Periksa apakah sudah ada tegangan suply 3.3v pada pin-35/39/41 dari sebuah ic regulator 3.3v
  • Periksa apakah sudah ada tegangan suply 1.8v pada pin-33/36/ dari ic regulator 1.8v
  • Periksa apakah sudah ada tegangan suply 1.8v pada pin-5/12/29/126 dari ic regulator 1.8v
  • Periksa apakah ada tegangan pada pin osilator sekitar 1v pada pin-118/119
  • Periksa tegangan sekitar 4v pada SDA/SCL pin-20/21

Horisontal osilator tidak kerja setelah power-on

  • Periksa apakah sudah ada tegangan suply 5v pada pin-47/60/82/114 yang diperoleh dari ic regulator yang dikontrol “on-off” oleh mikrokontrol.
  • Periksa apakah ada tegangan sekitar 4v pada H out – pin-62

Vertikal tidak kerja

  • Periksa apakah ada tegangan sekitar 2v pada VDRA out pin-106
  • Periksa apakah ada tegangan sekitar 2v pada VDRB out pin-106

Tidak ada suara.

  • Periksa apakah sudah ada tegangan suply 8v pada pin-84 yang diperoleh diperoleh dari flyback.
  • Periksa apakah ada tegangan pada SIF AGC pin-87
  • Audio out L/R adalah pin-92/93

Tidak terima siaran (tidak ada noise)

  • Periksa apakah ada tegangan pada PLL IF pin-88.
  • Periksa apakah ada tegangan pada RF AGC pin-98/10

Raster BLANK

  • Coba adjust VR screen
  • Periksa apakah ada tegangan IK pada pin-45 dari sirkit pcb CRT soket
  • Periksa apakah ada pulsa flyback pada pin-63 (kalau diukir ada tegangan kecil)
  • Periksa apakah ada tegangan dari ABL pada pin-46
  • CRT lemah  salah satu katodenya

Gambar tidak sinkron

  • Cek komponen pada pin-55/56

 

Contoh IC Hercules SHARP

image

 

***********************************

Sunday, July 17, 2011

Membuang (discharge) muatan elko besar

 

Jika switching regulator gagal bekerja atau gagal start, maka biasanya elko besar masih menyimpan muatan.

Ada  kebiasaan beberapa teknisi membuang muatan elko seperti ini menggunakan solder. Hal ini sebenarnya merupakan kebiasaan yang kurang baik. Sebab tanpa mereka sadari kadang hal seperti ini dapat menyebabkan elemen solder putus.

Kenapa hal ini dapat terjadi?

Perlu diketahui bahwa tegangan muatan listrik pada elko besar adalah 300v. Seangkan tegangan kerja elemen solder hanya 220v. Kalau muatan pada elko besar masih penuh serta nilai elko 220u atau lebih  maka muatan listrik ini bisa saja merusak elemen solder.

Kebiasaan buruk lainnya membuang elko besar adalah dengan men-shortkan kaki-kaki elko dengan obeng. Hal ini ada kemungkinan merusakkan elko itu sendiri, dimana sambungan kaki elko didalamnya ada resiko akan terbakar.

Bagaimana sebaiknya membuang muatan elko besar?

  • Sediakan selalu sebuah resistor  dengan nilai sekitar 30k~50k/2w
  • Jika memperbaiki power suply dengan problem gagal bekerja, maka biasanya resistor ini untuk sementara kami solder langsung pada kaki-kaki  elko besar. Dan jika problem sudah ok, resistor baru dilepas.

 

*************************************************

Wednesday, July 13, 2011

Polytron power tidak mau “on” (st by ok)

 

Sering kami mendapat pertanyaan tentang Polytron yang mati stand by tidak mau “on”. Oleh karena itu disini sedikit kami ulas cara kerja sirkit kontrol 0n-off Polyton yang menggunakan power suply seperti gambar dibawah ini (biasanya yang menggunakan FET FS7UM)

clip_image002

Saat Posisi stand by.

  • Pin-36 kontrol power dari mikrokontrol mengeluarkan tegangan “high”
  • Basis T506 ada tegangan sekitar 0.6v >> transistor “on” dan C-E seperti dishortkan >> kolektor tegangan nol >> dan transistor T505 kondisi “on”
  • Arus photocoupler akan seperti dishortkan langsung ke ground lewat D511 >> T506. Akibatnya semua tegangan sekunder drops. Tegangan pada D504/elko C505 masih rendah hanya sekitar 12v
  • Suply 5v untuk mikrokontrol akan diberikan dari tegangan 12v ini >> T505 >> Regulator 5v T504 (yang ada zener 5.6v)
  • Pada st-by  tegangan B+ hanya sekitar 30v, tegangan 40v hanya sekitar 12v, tergangan 14v hanya sekitar 4v.

Saat posisi Power-on

  • Pin-36 kontrol Power dari mikrokontrol akan berubah menjadi “nol”
  • Basin T506 tegangan nol >> transistor “off” >> kolektor ada tegangan >> transistor T505 berubah menjadi “off”.
  • Arus photocoupler yang semula langsung dishortkan ke ground sekarang ganti akan dilewatkan IC504 KA431 dari pin-3 ke pin-2 (ground). KA431 merupakan “error correction” untuk menstabilkan tegangan B+.

clip_image004

  • Semua tegangan sekunder akan berubah naik menjadi normal.
  • Karena T505 sekarang berubah menjadi “off”, maka tegangan 5v untuk suply mikrokontrol akan ganti diberikan dari sumber 14v >> R512 >> D510.
  • Pada saat yang sama suply Vcc untuk Horisontal –start akan mendapat tegangan suply 8v dari sumber 14v >> R508 >> Regulator 8v T502.

clip_image006

 

TROBELSHUTING

Stand by tidak mau “on”

  • Cek apakah tegangan suply Vcc 5v untuk mikrokontrol normal
  • Paling sering dijumpai karena elko filter C505 untuk tegangan 40v kering. Elko kering mengakibatkan tegangan keluaran menjadi drops.
  • Pesawat on sebentar terus mati. Kadang disebabkan karena kerusakan D510. Karena hal ini menyebabkan tegangan 5v saat power-on untuk mikrokontrol drops

Saat di “power-on” tegangan B+ tidak mau naik ke normal (115v)

  • Periksa apakah basis T506 tegangan sudah dapat berubah menjadi nol. Kalau tidak mau nol
  • Coba lepas T505 – tegangan B+ seharusnya dapat naik menjadi normal. Kalau tidak dapat naik menjadi normal maka kemungkinan problem pada bagian switching regulator. Periksa elko B+ mungkin kering atau FET rusak.

Saat “power-on” horisontal tidak kerja

  • Periksa apakah Hor Vcc sudah mendapat tegangan 8v
  • Periksa tegangan suply 14v
  • Problem dapat disebabkan elko flter 14v kering atau sirkit regulator 8v ada yg problem

Problem mikrokontrol

  • Basis T506 tidak mau berubah ke nol saat di-power-on
  • Periksa tegangan suply Vcc 5v mikrokontrol
  • Periksa pin osilator apakah ada tegangan sekitar 1 ~ 2v.
  • Perisak pin-reset apakah sudah ada tegangansekitar 4v
  • Periksa jalur SDA/SCL mungkin ada yang sedikitshort

 

+++++++++++++++++++

Cara baca kode komponen chip SMD (komponen tempel)

 

Cara membaca kode komponen SMD (surface mount device) atau komponen chip tempel

Untuk membaca kode transistor SMD maka kita perlu melihat dari tabel data seperti contoh dibawah. Komponen yang berbentuk mirip transistor belum tentu merupakan transistor, tetapi mungkin merupakan diode singel atau dual.

Code

Device

Manf

Base

Package

Leaded Equivalent/Data

K

BAT68-03W

Sie

I

SOD323

BAT68 Schottky

K

BBY52-02W

Sie

I

SCD80

UHF varicap 1.75-1.25pF

K1t

BCW71

Phi

N

SOT23

BC107A

K1

BCW71

Phi

N

SOT23

BC107A

K1

MMSZ52351

Vis

I

SOD123

zener 300mW 5% 22V

K1

CMOZ43V

CSC

I

SOD523

zener 350mW 5% 43V

K2p

BCW72

Phi

N

SOT23

BC107B ZXT300

K2t

BCW72

Phi

N

SOT23

BC107B ZXT300

K2

BCW72

Phi

N

SOT23

BC107B ZXT300

K2

HSMP-3832

HP

D

SOT23

dual HP3830 pin diode

Code

Device

Manf

Base

Package

Leaded Equivalent/Data

P

RSX051VA-30

Roh

I

TUMD2

schottky diode 0.5A 30V

P

DAP202K

Roh

A

 

80V 100mA dual

P0

BFP90A

Phi

CX

SOT173

BFG90A

P0

HSMS-2850

HP

E

SOT23

zero-bias schottky diode uW det

P01

SO2906

SGS

N

 

2N2906

P01

SST201

Sil

F

SOT23

J201 n-ch fet

P01

DDTA113TE

Dio

N

SOT523

dtr pnp 50V 0.1A R1 1k0 0.15W

P02

SST202

Sil

F

SOT23

J202 n-ch fet

P02

DDTA113ZE

Dio

N

SOT523

dtr pnp 50V 0.1A res 1k0/10k 0.15W

P02

DDTA113ZKA

Dio

N

SC59

dtr pnp 50V 0.1A res 1k0/10k 0.2W

P03

SO2907A

SGS

N

 

2N2907A

P03

SST203

Sil

F

SOT23

J203 n-ch fet

 

Untuk resistor sistim kode ada beberapa macam.

Contoh sistim 3 digit

Contoh sistim 4 digit

330 is 33 ohms - not 330 ohms

1000 is 100 ohms - not 1000 ohms

221 is 220 ohms

4992 is 49 900 ohms, or 49.9 kohm

683 is 68 000 ohms, or 68 kohm

16234 is 162 000 ohms, or 162 kohm

105 is 1 000 000 ohms, or 1 Mohm

0R56 or R56 is 0.56 ohms

8R2 is 8.2 ohms

 

 

Untuk keramik kapasitor caranya adalah dengan melihat tabel dibawah ini. Huruf paling depan menunjukkan kode pabrik. Huruf kedua menunjukkan nilai eksponen. Huruf ketiga menunjukkan perkalian pangkat 10

  • Misal S3 - adalah 4.7nF (4.7 x 10³ pf) dari pabrik yang tidak dikenal
  • Misal KA2 – K menunjukkan merk pabrik dan A2 adalah 100 pF (1.0 x 10² pF)

Letter

Mantissa

Letter

Mantissa

Letter

Mantissa

Letter

Mantissa

A

1.0

J

2.2

S

4.7

a

2.5

B

1.1

K

2.4

T

5.1

b

3.5

C

1.2

L

2.7

U

5.6

d

4.0

D

1.3

M

3.0

V

6.2

e

4.5

E

1.5

N

3.3

W

6.8

f

5.0

F

1.6

P

3.6

X

7.5

m

6.0

G

1.8

Q

3.9

Y

8.2

n

7.0

H

2.0

R

4.3

Z

9.1

t

8.0

           

y

9.0

 

Cara baca elko SMD

Letter

Voltage

e

2.5

G

4

J

6.3

A

10

C

16

D

20

E

25

V

35

H

50

clip_image001

Garis strip menunjukkan kutub positip

  • Misal A475 adalah 4.7m F 10V
  • 475 = 47 x 105 pF = 4.7 x 106 pF = 4.7m F

 

Untuk lebih lengkapnya maka dapat di klik :

 

***************************************

Monday, July 11, 2011

Cara kerja regulator KONKA degan 2 photocoupler

 

Pertanyaan :

Pa saya sedang menangani tv konka, kerusakan ragurator tdk bekerja sama sekali. Teg 300v masuk. Regulator menggunakan 5 transistor dan 2 opotocoupler. Bagaiman sistim kerja dari ragurator ini pa, karna komponen sy cek bgus smua. KONKA dengan IC mikom ST63637B1, Chroma LA7688A.

 

Jawab :

clip_image002

  • Photocoupler N901 - digunakan sebagai kopel kontrol on-off bagian regulator oleh mikrokontrol. Yaitu mengatur tinggi rendah tegangan B+ (pada saat st-by tegangan B+ rendah). Kontrol dari mikrokontrol pin-37 POWER >> V610 >> VD913 >> V908 >> N901.
  • Photocoupler N903 - digunakan untuk kontrol on-off bagian regulator dari sirkit X-ray protektor. Sirkit X-ray protektor dari flyback >> VD451 >> VD452 >> SCR VS472. Jika tegangan flyback over maka otomatis kerja regulator akan dimatikan lewat N903
  • Untuk melumpuhkan sirkit X-ray protektor ini, maka untuk sementara photocoupler N903 dapat dilepas terlebih dahulu. Pada kondisi normal tegangan pada transistor V474 harus nol.

clip_image004

 

Trobelshuting tidak ada tegangan untuk st-by 5v pada bagian sekunder

  • Lumpuhkan dulu sirkit protektor dengan melepas N903
  • Cek tegangan 300v
  • Cek semua transistor
  • Cek tegangan start dari 300v lewat R909 >> R906 ke basis Transistor power regulator
  • Cek umpan balik C910 >> R904 (agar dapat berosilasi)

 

****************************

Sunday, July 10, 2011

Apakah pekerjaan yang anda lakukan sudah cocok ?

 

Apa pekerjaan yang anda lakukan selama ini sudah “cocok” dengan pilihan anda?

Coba baca beberapa statement dibawah ini.

1. Pekerjaan yang anda lakukan cukup menyenangkan dan memberikan kepuasan bagi anda. Setiap kali menjumpai problem anda merasaka sebagai suatu tantangan, bukan sebagai kesulitan atau kesusahan yang membuat patah semangat. Mungkin suatu saat timbul perasaan jenuh dan bosan, tetapi hal ini sifatnya hanya kadang saja. Anda jarang atau hampir tidak pernah mengeluh dengan pekerjaan anda. Anda bangga dengan pekerjaan anda dan suka membicarakan atau berdiskusi dengan orang lain yang seprofesi

2. Kesulitan-kesulitan dalam melakukan pekerjaan anda membuat anda tertantang untuk lebih maju. Anda kemudian berusaha “belajar terus” dengan berbagai cara, mengembangkan cara-cara menyelesaikan pekerjaan agar lebih cepat dan lebih bai. Dengan demikian pekerjaan  yang selama ini dilakukan akan membuat anda “menjadi lebih mampu” dari waktu-waktu.

3. Pekerjaan yang anda lakukan dapat memberikan imbalan atau kesejahtraan dalam kehidupan ini. Bagi setiap orang hal ini sifatnya relatip. Yang penting anda bisa mensyukuri dengan hasil pekerjaan anda.

4. Pekerjaan yang anda lakukan dapat membahagiakan atau menyenangkan orang lain. Bukan membuat mereka merasa tertipu, dibohongin atau dirugikan. Anda senang - orang lain senang. Anda bahagia - orang lain bahagia.

 

Sesuai semuanya  (4)

Berarti anda sudah “sangat cocok” dengan pekerjaan yang sudah anda lakukan selama ini

Sesuai  (3)

Anda sudah cocok dengan pekerjaan anda. Tetapi ada beberapa hal yang perlu disadari untuk diperbaiki

Sesuai hanya (2) atau (1)

Anda mungkin perlu berpikir untuk pindah pekerjaan, walaupun pekerjaan yang dilakukan mungkin cukup menghasilkan secara financial sekalipun.

 

********************************

Tuesday, July 5, 2011

Mengganti UPS Astello untuk STR-F6653 pada Sharp

 

Sharp menggunakan STR-F6653 power suply tidak mau kerja (tidak mau stand-by) sedangkan tegangan pada elko besar normal. Ciri keruskan jika pada pin-4 tegangan diukur tidak dapat naik mencapai 19v (merupakan tegangan start Vcc bagian driver)

Beli STR-F6653 pada salah satu toko terkenal dengan harga 11rb tidak dapat dipakai. Coba beli ditoko lain yang harganya 19rb ternyata hasilnya tetep sama saja, part tidak dapat dipakai.

image 

Achirnya kami putuskan untuk diganti menggunakan Universal Power Suply Astello, yang selama ini pasti tidak pernah gagal digunakan.

Sharp model ini tegangan B+ saat “stand-by” tegangannya sangat rendah, tidak sama dengan tegangan pada saat “power on”. Sedangkan jika diganti dengan Estello maka tegangan B+ nantinya akan “tetap sama”. Hal semacam ini kemungkinan dapat menyebabkan masalah , seperti misalnya.

  • Saat power-on pesawat hidup normal, tetapi begitu dibuat st-by ada part yang terbakar
  • Saat st-by bagian horisontal tetap kerja (tapi raster gelap)

Sehingga mengganti dengan estello kadang perlu dilakukan modifikasi.

Sirkit pada sekunder power suply harus dipelajari dulu

image

Saat stand-by

  • Pada saat st-by tegangan keluaran dari sekunder tranfo switching masih rendah semuanya.
  • SCR D762 dikontrol “on-off” oleh mikrokontrol. Dan pada saat st-by pada kondisi “on” atau menghantar. Suply untuk Vcc mikrokontrol diberikan dari pin-17 tranfo switching >> D757 >>SCR>> elko C756 (11.5v) selanjutnya ke ic regulator 3.3v

Saat power-on

  • Saat power –on maka semua tegangan keluaran sekunder tranfo switching akan naik semua.
  • Tegangan pada pin-17 juga akan ikut naik. Oleh karena itu SCR harus dibuat menjadi “off”. Seandainya SCR tetap “on” maka dapat menyebabkan tegangan pada elko C756 akan naik dan mengakibatkan elko meletus.
  • Sebagai gantinya tegangan pada elko C756 (11.5v) akan diberikan dari pin-12 tranfo switching >>D751.

Kesimpulan.

  • Memasang Astello pada sirkit Sharp seperti contoh diatas, karena semua tegangan sekunder tranfo switching pada kondisi normal (tinggi), maka SCR D762 harus dilepas.

Catatan :

  • Setelah memasang dengan Astello maka perlu diperiksa tegangan B+ pada saat st-by
  • Umumnya tegangan akan naik sekitar 10 ~ 15%
  • Jika tegangan melebihi tegangan kerja elko B+ berarti ada masalah. Biasanya disebabkan karena elko B+ nilai kapasitas menurun

 

*******************************

Sirkit protek LG yang menggunakan LA76938/41

 

Sirkit protek LG yang menggunakan IC LA76938/41

  • Protek disensor oleh pin-25 (ABNORMAL) yang dihubungkan ke transistor Q16
  • Tegangan-tegangan sampling dihubungkan ke basis Q16
  • Pada kondisi normal tegangan pada basis Q16 adalah “low” dan tegangan pada pin-25 adalah “high”
  • Untuk melumpuhkan sirkit protek sementara, maka dapat dilepas Q16 (atau men-short basis – kolektor)

Protek disampling dari :

  • OCP (Over current protek). Jika arus yang melalui FR403 pada jalur B+ ke flyback over, maka akan menyebabkan kolektor Q403 tegangan berubah dari nol menjadi “high”

clip_image002

  • Vertikal protek. Jika tidak ada pulsa-pulsa vertikal maka akan menyebabkan basis Q301 tegangan menjadi nol dan kolektor tegangan berubah menjadi “high”

clip_image004

  • X-ray protektor. Jika tegangan flyback naik akan menyebabkan tegangan heater juga naik sehingga menyebabkan tegangan kolektor Q405 berubah dari nol menjadi “high”

clip_image006

 

***********************

Sirkit protek SAMSUNG dengan LA76931

 

Sirkit protek SAMSUNG yang menggunakan IC LA76931.

  • Protek terletak pada pin-30 yang disambung ke kolektor Q902
  • Pada kondisi normal tegangan pada basis Q902 adalah “low” dan tegangan pada pin-30 adalah “high”
  • Untuk melumpuhkan protek sementara, maka dapat dilepas Q902 (atau men-short basis dengan emitor)

clip_image002

Protek disampling dari :

  • Vertikal protek. Pulsa-pulsa dari bagian vertikal-out disearahkan oleh diode D355 >>> sehingga pada basis Q904 ada tegangan sekitar 0.6v >>> dan kolektor tegangan 0v.
  • X-ray protek (option). Disampling dari tegangan heater menggunakan sirkit seperti gambar dibawah. Normal tegangan pada jalur x-ray ke basis Q902 adalah nol.

clip_image004

  • ABL protek. Jika terjadi kerusakan pada flyback yang dapat menyebabkan tegangan ABL naik menjadi tinggi, maka protek akan aktip bekerja.

 

********************************************************