Wednesday, August 31, 2011

Cara ganti EEPROM Sanyo

 

Cara ganti EEPROM Sanyo secara garis besar  ada 2 macam, dimana hal ini tergantung dari nomor modelnya.

 

Cara ke .1

  • Pasang eeprom kosongan yang masih baru
  • Hidupkan pesawat (pesawat tidak langsung nyala)
  • Tunggu beberapa saat - menunggu proses eeprom di-isi data secara otomatis
  • Setelah proses selesai, maka pesawat akan nyala sendiri
  • Buka service menu – kemudian adjust geometri dan white-balance
  • Exit – matikan pesawat

 

Cara ke.2

  • Pasang eeprom kosongan yang masih baru
  • Nyalakan teve (pesawat langsung nyala)
  • Tekan dan tahan tombol TV/AV pada front panel selama 2 detik
  • Akan muncul display “CLR” pada layar
  • Kemudian tekan tombol Ch Up pada remote
  • Akan muncul display “1” pada layar
  • Pengisian data (inisialisasi) eeprom telah selesai
  • Buka service menu – adjust geometri dan white balance
  • Exit – matikan pesawat

 

**********************************

Apakah yang dimaksud TV 100Hz ?

 

Apakah sebenarnya teve 100Hz ?

Gambar teve yang biasa kita lihat adalah merupakan gambar 50Hz. Artinya sebuah gambar (frame) ditampilkan sebanyak 50 kali pada setiap detiknya (kalau film bioskop gambar ditampilkan sebanyak 48 kali setiap detiknya). Hal ini menimbulkan cacat yang dinamakan “flicker” yang masih dapat dideteksi oleh mata manusia. Salah satu cara untuk mengurangi flicker adalah menggunakan “interlaced scanning”, seperti yang diterapkan pada umumnya teve sekarang ini. Disini gambar dibagi menjadi 2 macam frame, yaitu frame nomor ganjil (ditampilkan 25 kali) dan frame nomor genap (ditampilkan 25kali).

Teknology 100hz adalah merupakan solusi yang lebih maju untuk menghilangkan gangguan flicker.

  • Disini gambar 50Hz dikonversi menjadi 100Hz (atau 2 kali)
  • Untuk keperluan ini maka dipergunakan sirkit “digital memori”
  • Disini setiap frame sinyal gambar analog dikonversi dahulu menjadi sinyal gambar digital.
  • Misalnya frame ganjil kita sebut A dan frame genap kita sebut B.
  • Setiap frame gambar kemudian dapat disimpan pada memori.
  • Setiap frame yang telah dimemori kemudian masing-masing ditampilkan sebanyak 2 kali setelah dikonversi kembali menjadi sinyal analog.

clip_image001

 

 

Dengan teknology memori ini maka ada keuntungan lain yang dapat diperoleh, yaitu

  • Frezze - penampilan gambar diam (seperti stop pada DVD)
  • Strobe - penampilan step by step gambar yang bergerak (seperti slow motion)
  • Mosaic - beberapa gambar dapat ditampilkan sekaligus dalam bentuk beberapa kotak kecil

 

Apa yang beda sirkit teve 100Hz dengan teve 50 Hz biasa yang perlu dipahami

  • Karena scanning horisontal dilakukan 2 kali lebih banyak, maka frekwensi horisontal juga menjadi 2 kali lebih besar dari teve biasa
  • Kalau teve normal sekitar 16Khz maka teve 100Hz frekwensi horisontal adalah sekitar 64khz
  • Hal ini membutuhkan transistor horisontal dengan spesifikasi yang berbeda. Mengganti transistor horisontal dengan tipe sembarang dapat menyebabkan transistor panas dan cepat rusak

 

*******************

Trik problem saat ganti EEPROM (memori)

 

Kerusakan pada data eeprom kadang bisa bikin dongkol. Kerusakan nampak sepele didepan mata tapi pesawat jadi tidak dapat selesai setelah kita bersusah-susah telah perbaiki bagian-bagian lain yang rusak. Apalagi kalau ditambah dengan tidak ada remote, atau sulit masuk ke service menu.

Memasang eeprom dengan cara diparalel (ditumpuk) kadang dapat menyelesaikan persoalan ini seperti ini. dibawah ini adalah beberapa contoh pengalaman.

Ceritera ke.1

  • Seorang rekan teknisi mengganti eeprom kosongan pada saalah satu model JVC. Hasilnya gambar bergeser kekiri. Mau masuk service-mode kesulitan. Maka eeprom lama coba dipasang paralel dengan eeprom baru yang tgelah dipasang dengan cara ditumpuk. Hasilnya masalah horisontal bergeser langsung bagus. Dan yang lain-lain tidak ada perubahan.

Ceritera ke.2

  • Kami pernah mengganti Sanyo dengan eeprom kosongan. Hasilnya gambar bisa bagus. Masalahnya volume suara langsung besar tidak dapat dikecilkan. Coba-coba masuk service-mode kesulitan. lalu coba pasang eeprom lama dengan cara diparalel (ditumpuk) pada eeprom baru yang terpasang. Hasilnya volume langsung normal

Ceritera ke.3

  • Seorang rekan teknisi punya masalah setelah ganti eeprom pada Konka. Osd muncul tulisan China dan vertikal terlalu melebar. Mau masuk service mode kesulitan. Coba eeprom lama ditumpuk dengan yang baru. Hasil langsung bagus.

Ceritera ke.4

  • Kami ada servisan model china yang tidak keruan merknya, dengan masalah gambar gembok., sehingga semua tombol terkunci. Hal ini sebenarnya akan mudah diselesaikan jika ada remotenya. Coba pasang eeprom kosongan baru dengan cara ditumpuk pada eeprom yang ada.  Hasilnya gambar gembok hilang.

 

Punya kesulitan serupa ??? Cara seperti diatas boleh dicoba !!!

 

***************

Memahami kerja bagian suara stereo SAMSUNG KS1A (TDA9381 – MSP34xx)

 

Memahami kerja bagian suara stereo SAMSUNG KSA1 (TDA9381 – MSP34xx)

Cara kerja bagian suara stereo SAMSUNG chasis KS1A yang menggunakan IC UOC TDA9381, U4468, dan stereo prosesor MSP3411

Lihat gambar.1

  • Sirkit bagian suara dimulai dari pin-IFOut pada TUNER
  • Dari tuner sinyal displit menjadi 2 arah, satu ke arah SAW filter 38,9 untuk proses gambar (K7257) dan satu lainnya lainnya ke arah SAW filter 38,9 untuk proses suara (K9253)
  • Selanjutnya oleh U4468 sinyal IF suara diperkuat dan dideteksi oleh bagian detektor menggunakan sebuah VCO yang dikontrol oleh PLL.
  • Hasilnya adalah (1) sinyal suara FM mono 5.5Mhz (mono) dan (2) sinyal pembawa suara-stereo yang dioutputkan lewat pin-12
  • Sinyal suara FM mono selanjutnya akan di proses oleh TDA9381 dan diinputkan lewat pin-32
  • Sedangkan sinyal pembawa suara stereo akan diinputkan ke MSP34xximage

Gambar.1

Selanjutnya lihat gambar.2

  • ·Sinyal pembawa suara stereo dari U4468 diinputkan ke pin-42 MSP34xx
  • MSP34xx akan memproses sinyal pembawa suara stereo sehingga diperoleh sinyal suara (audio) R dan L yang dioutputkan lewat pin-24 /25
  • Dari MSP34xx juga dioutputkan sinyal suara langsung ke jack Audio Out L dan R pin-30/31
  • MSP34xx juga berfungsi untuk kontrol switch TV/AV stereo. sinyal suara dari eksternal AV-in di-inputkan  lewat pin-41/42image

Gambar.2

Catatan :

  • MSP34xx adalah merupakan Multi Standard Sound Proccesor, yang dapat memproses seluruh macam standard sistim suara stero yang ada didunia seperti NICAM dan A2.
  • MSP34xx juga mempunyai fungsi sebagai kontrol switch TV/AV, Volume, Bass, Trebel, Balance.
  • Kerja dikontrol oleh MCU lewat kontrol sinyal SDA/SCL.

 

Macam-macam versi MSPx5

image

 

***************************************

No Sound pada PANASONIC lama Chasis MX3 (AN5192K)


Problem ini sering kami jumpai pada PANASONIC model lama chasis MX3 dengan IC AN5192K, MN152811, dan audio amplifier AN5270
Kerusakan disebabkan Diode D2301 (atau 2302/2303) yang lokasinya dekat iCAN5207 - kaki-kakinya korosi sehingga tidak nyambung lagi. Penyebabnya adalah bekas lem yang menempel yang telah lama mengering dan berubah warna menjadi kehitaman yang memicu terjadinya korosi (oksidasi).
IC audio amplifier AN5270 mempunyai 2 buah jalur suply Vcc
  • Suply Vcc.1 diberikan ke pin-1 (12v)
  • Suply Vcc.2 diberikan ke pin-9 (18v) - yang jalur suplynya melalui D2301 (2302/2303)
 
Gambar dibawah adalah contoh pin-out AN5270
image
 
**********************

Memahami kerja bagian suara stereo SAMSUNG KSA1 (TDA9381 – MSP34xx)

 

Cara kerja bagian suara stereo SAMSUNG chasis KS1A yang menggunakan IC UOC TDA9381, U4468, dan stereo prosesor MSP3411

Lihat gambar.1

  • Sirkit bagian suara dimulai dari pin-IFOut pada TUNER
  • Dari tuner sinyal displit menjadi 2 arah, satu ke arah SAW filter 38,9 untuk proses gambar (K7257) dan satu lainnya lainnya ke arah SAW filter 38,9 untuk proses suara (K9253)
  • Selanjutnya oleh U4468 sinyal IF suara diperkuat dan dideteksi oleh bagian detektor menggunakan sebuah VCO yang dikontrol oleh PLL.
  • Hasilnya adalah (1) sinyal suara FM mono 5.5Mhz (mono) dan (2) sinyal pembawa suara-stereo yang dioutputkan lewat pin-12
  • Sinyal suara FM mono selanjutnya akan di proses oleh TDA9381 dan diinputkan lewat pin-32
  • Sedangkan sinyal pembawa suara stereo akan diinputkan ke MSP34xx

clip_image002[10]

Gambar.1

 

 

Selanjutnya lihat gambar.2

  • ·Sinyal pembawa suara stereo dari U4468 diinputkan ke pin-42 MSP34xx
  • MSP34xx akan memproses sinyal pembawa suara stereo sehingga diperoleh sinyal suara (audio) R dan L yang dioutputkan lewat pin-24 /25
  • Dari MSP34xx juga dioutputkan sinyal suara langsung ke jack Audio Out L dan R pin-30/31
  • MSP34xx juga berfungsi untuk kontrol switch TV/AV stereo. sinyal suara dari eksternal AV-in di-inputkan  lewat pin-41/42

clip_image004

Gambar.2

 

Catatan :

  • MSP34xx adalah merupakan Multi Standard Sound Proccesor, yang dapat memproses seluruh macam standard sistim suara stero yang ada didunia seperti NICAM dan A2.
  • MSP34xx juga mempunyai fungsi sebagai kontrol switch TV/AV, Volume, Bass, Trebel, Balance.
  • Kerja dikontrol oleh MCU lewat kontrol sinyal SDA/SCL.
  • Macam-macam versi MSPx5

clip_image006

 

 

**************************

Tuesday, August 30, 2011

Memahami cara kerja bagian penerima suara mono

 
Sebelum memahami cara kerja sistim penerimaan suara mono, maka marilah kita sedikit memahami bagaimana proses sinyal suara pada stasiun pemancar teve.
  • Pertama sinyal suara (audio) dibatasi dahulu lebar frekwensinya antara sekitar 20 hingga 18 Khz
  • Pre-emphasis - Bagian frekwensi tinggi sinyal suara (bagian frekwensi treble) diperkuat lebih besar dibanding dengan bagian frekwensi rendah. Hal ini nanti berguna untuk memperbaiki kualitas penerimaan dari gangguan noise pada proses penerimaan. 
  • Sub-modulator - Sinyal suara kemudian tidak digabung secara langsung dengan sinyal gambar untuk dipancarkan, tetapi di-modulasikan terlebih dahulu secara FM (frekwensi modulasi). Frekwensi sub-modulator yang dipakai di Indonesia menggunakan frekwensi 5.5Mhz dan dikenal dengan sebutan sistim B/G.
  • Sinyal suara FM kemudian baru digabungkan dengan sinyal gambar untuk dimodulasikan pada frekwensi “main-modulator” pada frekwesni dimana stasiun pemancar tersebut bekerja.
  • Dengan cara ini maka frekwensi sinyal suara FM besarnya selalu tetap mempunyai selisih sebesar 5.5Mhz dibanding dengan sinyal main-modulator sebagai pembawa sinyal gambar. Misalnya jika frekwensi stasiun pemancar sinyal gambar teve bekerja pada frekwensi 100Mhz, maka secara otomatis besarnya frekwensi sinyal suara FM akan dipancarkan pada frekwesni 100Mhz + 5.5Mhz (105.5mhz)
clip_image002

Diantara nenegara-negara didunia besarnya penggunaan frekwensi sub-modulator tidak seragam, sehingga dikenal ada beberapa macam sistim-suara teve mono, yaitu
  • Sistim B (CCIR)     5.5Mhz
  • Sistim D                 6.5Mhz
  • Sistim G (CCIR)    5.5Mhz
  • Sistim I                  6.0Mhz
  • Sistim N                4.5Mhz
  • Sistim M (NTSC)  4.5Mhz
 
Apa bedanya antara main-modulator dan sub-modulator ?
  • Sub modulator istilahnya menumpang pada main-modulator, sehingga misalnya sinyal main-modulator tidak bekerja maka sinyal sub-modulator akan ikut menghilang.
  • Sebaliknya jika sinyal sub-modulator menghilang, maka sinyal main modulator akan tetap ada.
 
Cara kerja sistim penerimaan mono pada teve menggunakan sistim yang dinamakan “intercarrier”. Disini sinyal suara diambil dari bagian ”video-detektor”. Sehingga dari bagian video detektor akan dihasilkan :
  • Sinyal gambar ( sebutan lain adalah sinyal video atau CVBS atau PIF)
  • Sinyal suara yang masih berupa FM dengan frekwensi 5.5Mhz. (sebutan lain adalah sinyal SIF = sound IF)
Keuntungan dari sistim intercarrier adalah jika penerimaan mengalami sedikit bergeser, maka frekwensi sinyal suara tetap pada frekwensi 5.5Mhz, sehingga suara tidak gampang hilang.

clip_image004
Bagian-bagian dari prosesor suara mono
  • FM BPF - merupakan filter yang hanya akan "melewatkan" frekwesni 5.5Mhz, berfungsi untuk memisahkan antara sinyal suara FM dari sinyal gambar CVBS
  • FM amplifier dan Limiter – berfungsi untuk memperkuat sinyal FM dan untuk menghilangkan ganguan-gangguan suara yang umumnya merupakan gangguan amplitudo.
  • FM detektor – untuk memisahkan sinyal suara dari sinyal pembawa sub-modulator 5.5Mhz
  • De-emphasis (merupakan proses kebalikan dari pre-emphasis) – Berguna untuk memperbaiki S/N ratio atau menghilangkan gangguan noise yang muncul pada saat proses penerimaan. Perlu dilakukan de-emphasis karena pada pemancar sebelumnya sinyal suara telah mengalami proses pre-emphasis. Disini penguatan bagian frekwensi tinggi sinyal suara ditekan (dikecilkan) sehingga gangguan noise yang umumnya ada pada frekwensi tinggi akan ikut hilang. 
  • Audio amplifier – digunakan untuk memperkuat sinyal suara guna menyediakan daya untuk  mendrive speaker.
 
FM BPF (band pass filter) atau Sound IF take off
  • Pada pesawat lama umumnya menggunakan coil (semacam coil IF) yang dapat diadjust pada frekwensi 5.5Mhz atau ada pula yang mengguna Keramik filter 5.5Mhz yang tidak memerlukan adjustment.
  • Pada pesawat modern kedua part tersebut diatas sudah tidak diketemukan lagi. BPF biasanya sudah terintregrasi didalam IC dan adjustment dilakukan secara digital lewat service-menu
  • FM amplifier dan Limiter. Befungsi untuk memperkuat sinyal suara FM. sedangkan Limiter digunakan untuk membatasi secara seragam level (amplitudo) sinyal FM. Hal ini dapat menghilangkan gangguan-gangguan suara statik yang umumnya berupa gangguan amplitudo, sehingga dapat menghasilkan kualitas suara yang lebih bersih.  Limiter juga digunakan untuk menghilangkan gangguan amplitudo dari sinyal gambar yang mungkin masih tembus masuk ke bagian proses suara.
  • FM detektor. FM detektor teve model lama masih dijumpai menggunakan coil yang diadjust pada frekwesni 5.5Mhz, dan ada pula yang menggunakan Keramik diskriminator 5.5Mhz yang tidak memerlukan adjustment. Pada teve model-model baru kedua macam part tersebut sudah tidak diketemukan lagi, dan sirkit sudah terintregrasi didalam ic.

clip_image006
  • Gambar disamping adalah contoh sirkit bagian proses suara mono LA76810A
  • Dari bagian video-detektor sinyal SIF (atau sinyal FM 5.5)  dioutputkan lewat pin-52.
  • C502, L, C501 merupakan yang hanya akan melewatkan frekwensi tinggi, dimana hal ini untuk mencegah sinyal gambar ikut masuk ke bagian proses suara.
  • Sinyal SIF kemudian di-inputkan ke pin-54 untuk dilewatkan ke BPF
  • BPF sudah terintregrasi didalam IC, dan frekwensi kerjanya dapat diadjust lewat service-menu
  • Setelah melalui Limiter dan amplifier sinyal suara FM diinputkan ke bagian FM detektor.
  • Sinyal suara (audio) yang dioutputkan dari FM detektor kemudian dilewatkan melalui switch AV dan kontrol-volume
  • Ada 2 macam keluaran sinyal suara, yaitu pada pin-1 setelah melalui kontrol volume dan switch AV, dan pin-2 yang merupakan sinyal langsung tidak melalui kontrol volume dan switch AV untuk dihubungkan ke jack Audio-out.



clip_image008
  • Gambar diatas adalah contoh yang menunjukkan bagaimana pada pesawat model lama sinyal gambar dan sinyal suara FM dipisahkan setelah dioutputkan dari bagian video-detektor dan Q206
  • Sinyal suara FM diinputkan lewat filter frekwensi tinggi yang terdiri dari C207,L202,C208 dimana hal ini untuk mencegah sinyal gambar ikut masuk kebagian proses suara.
  • Setelah diperkuat oleh transistor Q203, sinyal FM kemudian dilewatkan BPF Z604 yang beruka keramik filter.
  • Sedangkan sinyal gambar dilewatkan dahulu pada “sound trap” yang berupa keramik filter Z201. Hal ini untuk mencegah agar sinyal suara FM 5.5Mhz tidak ikut masuk ke bagian proses sinyal gambar.


******************************

Yang perlu diketahui jika ketemu flyback rusak ?

 
Kerusakan flyback umumnya disebabkan karena :
  • Faktor kualitas pembuatan
  • Faktor umur pemakaian sehingga kualitas bahan-bahannya mengalami degradasi.
 
Selain itu ada faktor lain yang dapat memicu kerusakan flyback, yaitu
  • ABL tidak berfungsi, sehingga gambar selalu bekerja pada kondisi britnes/kontras yang tinggi.
  • ABL normal, tetapi kontrol Kontras dan Britnes oleh konsumen  diseting pada level maksimum
Kedua hal tersebut diatas menyebabkan “kerja” flyback menjadi berat,  sehingga dapat menyebabkan cepat rusak. Oleh karena itu cek setingan kontras dan britnes. Informasikan ke konsumen mengenai resiko setingan pada maksimum.
 
Flybak rusak/akan rusak kadang dijumpai dapat menyebabkan part pada sirkit ABL rusak. Setelah penggantian flybak, mungkin akan muncul problem layar gelap. hal ini disebabkan ada salah satu resistor ABL yang terbakar (gosong), atau kapasitor ABL yang short.
Menjumpai ada resistor ABL atau kapasitor ABL yang rusak biasanya merupakan petunjuk kalau flyback rusak atau akan rusak.
  • Jika flybak rusak, maka resistor atau kapasitor jika diganti akan rusak terbakar lagi.
  • Jika resistor atau kapasitor  diganti dan pesawat dapat hidup normal, biasanya tidak lama lagi flyback akan menyusul rusak. Hal seperti ini perlu dijelaskan konsumen agar  suatu saat Anda tidak dikomplain oleh konsumen karena pesawat rusak lagi.
 
 
Lihat contoh skema gambar dibawah :
  • R422 atau R423 merupakan resistor ABL yang sering terbakar
  • C422 adalah kapasitor ABL yang sering short.
  • Keduanya menyebabkan raster gelap

clip_image002
 
 
****************************

Sunday, August 28, 2011

Yang perlu dilakukan jika ketemu transistor horisontal rusak ?

Apa yang perlu dilakukan jika menjumpai transistor horisontal-out rusak (short) ?


Anda langsung mengganti dengan transistor yang baru, tanpa memeriksa hal-hal lain yang mungkin menjadi penyebab kerusakan transistor tersebut?  Mungkin kalau anda lagi beruntung – pesawat akan langsung ok tidak ada masalah. Tetapi sebenarnya ada kemungkinan buruk lain yang dapat terjadi, dengan resiko yaitu

  1. Transistor langsung rusak lagi seketika - ketika pesawat coba dihidupkan
  2. Transistor rusak lagi dalam hitungan jam.
  3. Pesawat bisa bertahan hingga satu atau dua bulan, dan suatu saat akan kembali dengan kerusakan yang sama.

1. Transistor langsung rusak seketika, maka hal ini dapat disebabkan :
  • Kapasitor milar pada kolektor transistor horisontal-out nilai menurun. Hal ini sering dijumpai pada LG flat (milar 2000v) misalnya. Periksa dulu kapasitor dengan kapasitor meter sebelum mengganti transistor.
  • Kumparan def yoke rusak (terbakar). Pengalaman kami hal ini paling sering dijumpai pada teve SAMSUNG model lama. Oleh karena itu jika menjumpai transistor horisontal rusak pada SAMSUNG lama, sebaiknya periksa dulu kumparan def yoke.
  • Kumparan pada flyback ada yang short. Ada beberapa macam penyebab kerusakan flyback. Kerusakan kumparan short pada flyaback dapat menyebabkan transistor horisontal langsung rusak. Kumparan short pada flyback dapat diperiksa dengan "flyback tester".

2. Transistor rusak lagi dalam hitungan jam dapat disebabkan :
Transistor pengganti nomor part tidak cocok, sehingga menyebabkan overheating (panas). Oleh karena itu periksa temperatur transistor setiap kali habis mengganti.
  • Transistor pengganti yang digunakan palsu, biasanya ditandai dengan overheating.
  • Kerusakan pada sirkit bagian horisontal drive, misalnya ada resistor yang molor, elko yang kering, transistor lemah, atau tranfo hor drive yang sedikit rusak.
  • Kumparan def yoke ada yang sedikit short (terbakar)
3. Transistor rusak lagi setelah beberapa bulan
  • Biasanya disebabkan kerusakan elko filter pada suply tegangan Vcc dari bagian horisontal driver. Periksa elko ini dengan ESR meter setiap kali jika menjumpai transistor horisontal-out rusak.
  • Tegangan suply Vcc hor drive drops karena kerusakan part tertentu pada sitkit suplynya.



************************


Rumus sederhana cara memeriksa transistor overheat.
  • Tempelkan ujung jari telunjuk pada bodi transistor (hati-hati yaaaa......!!!)
  • Jika anda tahan memegang hingga satu menit atau lebih - berarti panas normal

***************************  

 

Monday, August 22, 2011

Power suply dengan TEA1507 driver


  • Power suply dengan driver TEA1507 ini banyak digunakan oleh PHILIPS
  • Memiliki tingkat efisiensi hingga 90% - sehingga membutuhkan pendingin lebih kecil, serta saat stand-by hanya membutuhkan daya kurang dari 1 watt.
  • Diperlengkapi dengan macam-macam protektor sehingga mempunyai kehandalan tinggi – tidak mudah rusak jika ada bagian dari sirkit power suply yang rusak (power FET tidak gampang jebol)
  • Dapat bekerja pada tegangan ac input antara 85 hingga 275v
  • Cara kerjanya sederhana, sehingga mudah melakukan trobelshuting
  • Gambar dibawah adalah sirkit dasar power suply dengan TEA1507

image
  • Gambar dibawah adalah merupakan sirkit internal TEA1507
clip_image004
 
 
Cara kerja :
  • Tegangan start-up diperoleh dari tap kumparan primer (Np) ke pin-8. Secara internal tegangan ini akan memberikan tegangan start ke Vcc pin-1
  • Setelah switching bekerja – suply Vcc pin-1 ganti akan diberikan dari kumparan (Nvcc) lewat sebuah diode penyearah.
 
Troblelshuting jika gagal bekerja
  • Periksa apakah pin-8 sudah mendapat tegangan start-up antara 150 hingga 300v
  • Periksa apakah pin-1 sudah ada tegangan (antara 7 hingga 20v). Jika tidak ada tegangan maka kemungkinan ic rusak (short)
  • Periksa dengan ESR-meter atau ganti elko filter pada pin-1
  • Periksa sirkit suply dari kumparan Nvcc
  • Cek kemungkinan sirkit bagian sekunder ada yang short
  • Cek mungkin salah satu part pada sirkit umpan balik lewat photocoupler ada yang rusak atau jalur putus.
  • Resistor ke ground pada power FET nilai molor
 
Catatan :
  • Pada model-model Philips – saat stand by kadang sirkit dibuat tegangan B+ sangat rendah sekali. Jadi hal ini bukan merupakan suatu kerusakan.



******************

Service Mode dan Adjustment data TCL dengan UOC

 

Cara masuk service mode :

  • Tekan dan tahan terus VOL DOWN pada front panel sehingga vol minimum (00)
  • Kemudian tekan DISPLAY pada remote
  • Akan muncul huruf “D” pada layar bagian kanan-atas
  • Exit tekan POWER OFF
  • Pilih item dapat dilakukan dengan tombol (KEY) angka pada remote atau dengan  Ch Up/Down pada front panel
  • Adjust data dengan Vol Up/Down
  • Perubahan semua data otomatis disimpan dalam eeprom

JANGAN SEKALI_KALI MERUBAH DATA PADA key “6”, KARENA DAPAT MENYEBABKAN MACAM-MACAM PROBLEM ATAU PESAWAT TIDAK BERFUNGSI DENGAN SEMESTINYA

 

Vertikal (PAL)

(Key 1)

  • HIT  vertikal size
  • VP50  vertikal position.
  • VLIN  vertikal linearity.
  • VSC  vertikal S-correction
  • VCEN vertikal position
  • OSDH  OSD position
  • DPC adjust  EXPAND 4:3 mode.

Vertical (NTSC)

(Key 1)

  • HITS  vertikal size
  • VP60  vertikal position.
  • VLINS  vertikal linearity.
  • VSS  vertikal S-correction
  • VCEN vertikal position
  • OSDHS  OSD position
  • DPC adjust  EXPAND 4:3 mode

Horizontal (PAL)

(Key 2)

  • HPOS horisontal position.
  • DPC, KEY, ECCT dan ECCB  pin-cushion
  • WID  horisontal width.
  • VEHT dan HENT diajust agar efek raster kembang kempis seminimal mungkin jika britnes berubah dari gambar terang ke gambar gelap.

Key 7

Adjust RFAGC diadjust agar sehingga noise hilang pada sinyal yang kuat

Key 0

(White balance adjustme)

  • R CUT (default 80)
  • G CUT (default 80)
  • B CUT (default 80)
  • G DRV (default 40)
  • B DRV (default 40)

Key6

(nilai jangan dirubah)

OPT

36

FLG0

02

FLG1

CD

STBY

12

HD-DELAY

0C

MODE0

A2

MODE1

D7

MODE2

0C

 

Inisialisasi  :

  • masuk service mode 
  • kemudian tekan “0752” pada remote
  • inisialisasi hanya perlu dilakukan jika hendak merubah data ke nilai DEFAULT pabrik
  • Kemudian harus dilanjutkan dengan adjustment geometri dan white-balance

Thursday, August 18, 2011

PENTING : SELALU DIAWALI DENGAN MENGUKUR TEGANGAN SUPLY TERLEBIH DAHULU

Adalah sangat penting untuk mengukur tegangan suply jika kita  mememulai repair suatu pesawat. Misalnya tegangan B+, tegangan heater, tegangan suply Vcc bagian video-chroma, tegangan suply Vcc bagian vertikal dll.



Mengapa hal ini sangat penting :


  • Karena tegangan yang over atau kurang dapat menyebabkan suatu bagian tidak berfungsi dengan normal dan menimbulkan berbagai macam bentuk gejala-gejala kerusakan yang diluar analisa.
  • Kita mungkin bisa “terjebak” melakukan analisa atau diagnosa yang salah.  Kemudian melakukan pengecekan setiap part maupun dicoba diganti, dan masalah tetap tidak terselesaikan
  • Banyak waktu terbuang karena ukur sana- ukur sini, ganti ini – ganti itu, melototi skematik, banyak mikir dan  stress.


Dibawah ini adalah beberapa contoh pengalaman yang pernah kami alami...........


1. Vertikal bagian atas tidak linear. Setelah lama obrak-abrik bagian sirkit vertikal – tetap juga tidak menemukan penyebab kerusakannya. Dan ooooo........ternyata problem hanya disebabkan karena adjustment tegangan B+ yang kurang, sehingga menyebabkan suply Vcc tegangan vertikal juga  berkurang.


2. Gambar ada gangguan garis horisontal ditengah layar. Obrak-abrik bagain power suply maupun bagian vertikal tidak juga menemukan penyebab kerusakan. Ternyata problem disebabkan karena tegangan B+ yang kurang.


3. Warna kadang hilang-timbul. Obrak-abrik komponen-komponen bagian warna maupun ganti IC tetap tidak menemukan penyebabnya juga. Ternyata problem disebabkan karena tegangan suply bagian Video-chroma over (lebih tinggi 1v dari tegangan semestinya)


4. Tidak keluar warna. Kasus ini sama seperti warna yang hilang-timbul disebabkan tegangan suply bagian video-chroma ketinggian sekitar 1v dari semestinya


5. Gambar tipis tidak jelas. Setelah obrak-abrik bagian video, ABL dan lain-lain. Ternyata problem disebabkan karena tegangan suply Vcc bagian video-chroma kurang dari semestinya.


****************************

PERTANYAAN-PERTANYAAN LEWAT SMS

PEMBERITAHUAN

Kami sering menerima pertanyaan-pertanyaan tentang "kesulitan teknis" dalam melakukan repair pesawat teve

Dengan berat hati kami beritahukan bahwa kami tidak dapat  memberikan jawaban jika pertanyaan disampaikan melalui SMS.

Pertanyaan-pertanyaan sebaiknya dilakukan lewat EMAIL

Terimaksih


Wednesday, August 10, 2011

Cara sederhana memeriksa flyback (FBT) rusak


Gejala flyback rusak antara lain adalah :
  • Tr horisontal diganti baru langsung jebol
  • Tegangan B+ drops
Sebenarnya ada beberapa macam alat yang dapat digunakan untuk memeriksa apakah flybak rusak. Lain kali akan kami tulis artikelnya.
Tetapi kami punya cara sederhana yang selalu kami lakukan untuk memastikan apakah flybak rusak atau masih bagus, sebelum mengganti transistor horisontal. Yang diperlukan hanyalah sebuah lampu dop 100watt yang diberi tambahan sambungan kabel sepanjang kurang lebih 25cm
Caranya adalah sebagai berikut.
  • Putus hubungan antara flyback dengan kolektor transistor horisontal-out. Dengan cara (a) Open kolektor dengan cara solderan disedot dari printed board, atau (b) Melepas kabel jumper kalau ada, atau (b) Memotong jalur prited.
  • Pasang ac volt-meter antara basis dengan ground transistor horisontal out.
  • Hidupkan pesawat sebentar saja – harus ada tegangan ac sekitar 1v. Hal ini dilakukan adalah untuk memastikan bahwa horisontal osilator dan horisontal driver sudah kerja.
  • Pasang lampu dop antara flyback dengan kolektor transistor horisontal (lampu diseri dengan kolektor).
  • Hidupkan pesawat sambil diukur secara bergantian tegangan heater, screen (VR screen maks).
  • Jika tidak ada tegangan berarti flyback rusak. Biasanya ditandai dengan lampu dop yang menyala agak terang.
  • Jika flyback masih bagus biasanya heater ada tegangan ac sekitar 1 hingga 2v, tegangan screen sekitar 150v. Biasanya ditandai dengan lampu dop yang menyala redup.
  • Pengukuran harus dilakukan dengan cepat, sebab kalau pesawat menggunakan sirkit protek – maka protek akan aktip bekerja.

******************************************

Tuesday, August 9, 2011

QUASI RESONANT SMPS (artikel)

 

QUASI RESONANT CONVERTER (QRC)

atau

QUASI RESONANT (QR) SMPS

 

SMPS PWM konvensinil dengan mode continuous maupun discontinuous hanya mempunyai tingkat efisiensi sekitar 70%, menghasilkan gangguan noise EMI, serta saat stand by membutuhkan daya sekitar 5 hingga 10 watt. Oleh karena itu hingga saat ini masih terus dilakukan usaha-usaha untuk meningkatkan kekurangan-kekurangan tersebut. Sistim PWM konvensional kadang dinamakan "hard switching".

Meningkatkan efisiensi berarti mengurangi kerugian daya yang hilang yang dilepas sebagai panas dan EMI. Kerugian daya regulator switching konvensional intinya terjadi pada saat :

  1. Turn off loss. Terjadi pada saat kondisi switch berubah "dari On ke Off" Karena tegangan yang berbentuk kotak pada SMPS konvensional dan karena efek parasitik induktip dan kapasitip menyebabkan timbulnya efect transient ringing yang banyak menghasilkan gangguan EMI.
  2. Saturation loss. Terjadi pada ada saat switch "dalam kondisi On". Pada saat kondisi switch-ON, Transistor atau MOSFET sebagai switch kolektor-emitor tidak betul-betul on, tetapi masih mempunyai resistansi, walaupun nilainya mungkin hanya sekitar 1 ohm. Tetapi hal ini tetap menimbulkan kerugian daya sebesar (I2 x R}
  3. Turn on loss. Terjadi pada saat kondisi switch berubah "dari Off ke On". Perubahan switch dari konsisi On ke Off tidak terjadi dalam seketika, tetapi berubah dari resistansi tak terhingga kemudian resistasi berubah menurun. Hal ini mengakibatkan kerugian daya (I2 x R)

Kerugian-kerugian tersebut mengakibatkan Transistor atau MOSFET Power switch mengalamai stress tegangan dan panas. Dan untuk mengurangi tingkat stress ini salah satunya adalah memasang suatu rangkaian SNUBER dan HEATSINK (pendingin) yang akan me-"nyerap" sebagain stress ini.

Jika frekwensi switching makin tinggi, maka kerugian daya tentu akan makin bertambah besar, oleh karena itu besarnya frekwensi SMPS konvensinil masih terbatas, tidak dapat dibuat jauh lebih tinggi lagi (hanya sekitar 20Khz hingga 50Khz). Keuntungan jika frekwnsi SMPS dibuat lebih tinggi adalah tranfo switching ukurannya dapat dibuat lebih kecil dan membutuhkan kapasitor filter dengan ukuran dan nilai yang lebih kecil pula.

                clip_image002               clip_image004

gambar.1 : Kerugian yang terjadi pada sebuah Transistor Bipolar dan MOSFET switching

 

Sejak tahun 80’an sebenarnya sudah banyak dilakukan riset dan usaha-usaha untuk menyempurnakan kerja SMPS. Konsepnya adalah menghilangkan kerugian-kerugian seperti yang sudah dijelaskan ditas dengan mengembangkan sistim yang dinamakan "resonant tanks" atau dinamakan "soft switching". Tujuannya adalah untuk menghasilkan efek osilasi pada kumparan tranfo switching, agar arus atau tegangan tidak berbentuk kotak, tetapi berbentuk “setengah sinus”. Hal ini akan menurunkan kerugian daya (mengurangi panas), dan mengurangi problem gangguan EMI. Frekwensi SMPS juga dapat ditingkatkan menjadi lebih tinggi. Resonant tanks diperhitungkan terhadap parasitik induktip maupun parasitik kapasitip dari kumparan tranfo switching dan dari power MOSFET

Resonansi resonant tank pada saat switch berubah dari on ke off akan mengakibatkan Zero Voltage Swiching (ZVS) atau Zero Current Switching (ZCS) pada Power Switch, hal inilah yang mengakibatkan efisiensi dapat ditingkatkan hingga mencapai 90%. Dengan soft switching frekwensi SMPS dapat ditingkatkan hingga menjadi 500Khz atau bahkan lebih.

 

Keuntungan Soft switching dibanding Hard switcing :

  • Efisiensi meningkat hingga 90% lebih. Panas yang dihasilkan lebih kecil sehingga membutuhkan pendingin (heat sink) dengan ukuran yang lebih kecil.
  • Frekwensi dapat ditingkatkan, sehingga tranfo switching dapat diperkecilkan ukurannya, serta membutuhkan elko filter pada bagian sekunder dengan nilai yang lebih kecil.
  • Gangguan Noise atau EMI yang ditimbulkan lebih kecil
  • Transistor atau MOSFET mendapat stress tegangan lebih kecil, sehingga dapat dipakai transistor atau MOSFET dengan tegangan kerja yang lebih rendah (artinya harganya bisa lebih murah) dan kehandalan akan meningkat.

 

clip_image008

gambar.2

Gambar.2  menunjukkan cara-cara yang pernah dilakukan untuk membuat SMPS Resonant Converter. Dari berbagai cara tersebut Flyback Quasi Resonant SMPS (QR SMPS) dengan Variable Frekwensi yang banyak diterapkan pada SMPS untuk TV. Prinsip kerja Flyback QR SMPS sebenarnya tidak jauh berbeda dengan Flyback PMW SMPS. Dengan sedikit modifikasi pada IC Kontrol PWM maka dapat dibuat QR SMPS. Saat ini sudah banyak diproduksi IC Kontrol untuk QR SMPS maupun IC QR Hybrid (IC Kontrol dan MOSFET Power switch menjadi satu).

clip_image010

gambar.3  kerugian daya pada SMPS konvensional

clip_image012

gambar.4 keruhian daya pada Resonant SMPS

 

Perbedaan antara QR ZCS dan ZVS.

ZCS atau Zero Curent Switching dapat dirancang dengan 2 macam cara seperti pada gambar 5.

  • Cara pertama seperti terlihat pada gambar 5.(atas) dimana saat power switch “on” akan terbentuk “series resonant”.
  • Dan cara kedua seperi pada gambar 5.(bawah) menunjukkan pada saat switch “on” akan terbetuk “parallel resonant”.

clip_image014

gambar 5.

 

ZCS dapat menghilangkan kerugian pada saat switch berubah dari “off ke on”. Dan mengurangi kerugian pada saat switch berubah dari “on ke off”. Hal ini cocok untuk diterapkan pada SMPS dengan frekwensi tinggi.

ZVC atau Zero Voltage switching dapat dirancang dengan 2 macam cara seperti pada gambar 6.

  1. Cara pertama seperti terlihat pada gambar 6.(atas). Disini
  2. pada saat switch “off” akan terbentuk “series resonant”.
  3. Dan cara kedua seperti gambar 6.(bawah) dimana pada saat switch “off” akan terbentuk “series resonant.

clip_image016

gambar 6.

 

ZVS menghilangkan kerugian switching pada saat power switch berubah dari “on ke off”. Dan mengurangi kerugian daya pada saat switch berubah dari “off ke on”.

 

Apa kelebihan MOSFET disbanding Transistor Bipolar untuk switching regulator

Kelebihan MOSFET adalah :

  • Mampu bekerja pada frekwensi yang lebih tinggi.
  • Gampang di-drive, artinya untuk pendorong membutuhkan daya yang lebih kecil. Transistor merupakan “current drive”, artinya diperlukan tegangan dengan arus yang kuat sebagai pendorong. Sedangkan MOSFET merupakan ”voltage drive”, artinya sebagai pendorong hanya diperlukan tegangan dengan arus yang relatip sangat kecil saja.

Kelebihan Transistor Bipolar adalah karakteristik secara umum mampu dan tahan bekerja pada tegangan kerja yang lebih tinggi.

 

(artikel marsonotv : ditulis dari berbagai sumber)

 

*********************************************

Thursday, August 4, 2011

SERVICE MODE SAMSUNG

 

Kesulitan untuk masuk ke service mode SAMSUNG, cobalah alternatip2 seperti dibawah ini

Cara.1

  • (STAND-BY) (DISPLAY) (MENU) (MUTE) (POWER ON), atau
  • (STAND-BY) (INFO) (MENU) (MUTE) (POWER ON),
  • Exit POWER OFF

Cara.2

  • STAND-BY -> P. STD -> MENU -> SLEEP -> POWER ON, atau
  • STAND BY -> P. STD -> HELP -> SLEEP -> POWER ON.
  • Exit POWER OFF

 

Cara.3

  • (PICTURE OFF) (DISPLAY) (MENU) (MUTE) (PICTURE ON)
  • EXIT POWER OFF

Cara.4

  • (STAND-BY) (P. STD) (HELP) (SLEEP) (POWER ON).
  • Exit (STATUS) atau (HIDDEN).

Cara.5.

  • (PICTURE OFF) (SLEEP) (P. STD) (MUTE) (PICTUPE ON).
  • Exit (STATUS).

Cara.6

  • (STAND BY) (DISPLAY) (P. STD) (MUTE) (POWER ON),
  • Exit (POWER OFF).

Cara.7

  • (INFO), (FASTORY), (FASTORY).
  • Exit (MENU) atau (FACTORY) 2x

Cara.8

  • TV power on
  • Pada remote tekan "sleep" dengan logo clock.
  • Pada remote tekan hidden "factory".

Cara.9

  • Option 1. Tekan tombol tersembunyi pada front panel.
  • Option 2. Posisi STANDBY mode, tekan pada remote (Video prefer) (AV) (Sleep timer) (Power).

Cara.10.

  • Pada STANDBY mode, tekan pada remote (AV) (SLEEP TIMER) (POWER),

Cara.11

  • (STAND BY) (MUTE) (1) (8) (2) (POWER ON).
  • Exit (POWER OFF).

 

*******************************