Wednesday, December 28, 2011

Gangguan beberapa garis blangking pada bagian atas layar

 

 

KASUS :

Gangguan beberapa garis blangking pada bagian atas layar. Gangguan ini akan nampak lebih jelas jika pesawat pada posisi AV tanpa gambar.

 

1. Pada umumnya disebabkan karena tegangan vertikal pump-up drops.

clip_image002[7]

Contoh sirkit vertikal pump-up yang terdiri dari elko C304 dan diode D301

 

2. Pada pesawat yang pernah mengalamai modifikasi, hal ini dapat disebabkan karena :

  • Def yoke pernah diganti dengan impedansi (ohm) yang lebih tinggi
  • Mesin diganti dengan mesin China.

 

SOLUSI :

Untuk masalah no.1.

Ganti elko pump-up. Sirkit Pump-up berfungsi menyediakan tegangan suply sebesar 2x tegangan Vcc (atau sekitar 50v) untuk penguat vertikal-achir.  Jika elko kering maka menyebabkan tegangan 50v ini tidak tercapai. Akibatnya vertikal blangking menjadi tidak sempurna.

clip_image002[9]

Bentuk sinyal tegangan defleksi vertikal-out yang normal. Tegangan pump-up sekitar 50v diperlukan untuk bagian sinyal yang levelnya paling tinggi seperti terlihat pada gambar

 

Untuk masalah yang no.2,

Cara pengatasannya adalah dengan merubah-rubah seting nilai data adjustment V. Lin, V.Center dan V.SC yang kadang harus mengorbankan linearitas. Hasilnya gambar kalau diamati dengan seksama menjadi sedikit cacat vertikal linear.

 

 

***************************

Sirkit protek Sharp 29” dengan ic program IX3422

 

Sirkit protek “hard ware” Sharp 29” dengan ic program IX-3422

  • Pin-protek input ic program adalah pin-9.
  • Normal ada tegangan 2v

clip_image002

  • Semua sampling protek dilewatkan basis Tr Q1009 dan R1062 seperti gambar samping.
  • R560 dihubungkan ke Vcc 5v.
  • Kolektor dihubungkan ke pin-9 protek input.

clip_image004

  • Sampling protek.1 - tegangan 9v dari regulator IC602 disampling melalui  D605

clip_image006

  • Sampling protek.2 - tegangan 5v regulator IC600 disampling melalui diode D602
  • Sampling protek.3 - tegangan 9v regulator IC60 disampling melalui D603

clip_image008

  • Sampling protek.4 - X-ray protektor disampling melalui Tr Q1604.
  • D1621 dihubungkan ke pin-Heater. Jika zener D1621 tembus akan menyebabkan protek.
  • Normal tegangan basis Q1604 adalah nol

 

 

 

clip_image010

  • Sampling protek.5 -Tegangan suply vcc 25v ke IC audio amplifier dari D751 tranfo switching.
  • disampling melalui diode D755

 

 

clip_image012

  • Sampling protek.6 - tegangan B+120v disampling melalui diode D1755

clip_image014

 

Blinking code

Kecuali sistim protek hard-ware seperti diatas, model ini juga diperlengkapi dengan “soft-ware” protek. Dimana kalau ada problem akan menyebabkan lampu led merah kedip-kedip. Banyaknya kedip yang berulang menunjukkan bagian mana yang bermasalah.

JUMLAH KEDIP

 

BAGIAN YANG RUSAK ATAU PROBLEM

2x

 

Data korup atau Eeprom rusak

3x

 

TV prosesor (vertikal/horisontal osilator, video, chroma)

5x

 

Bagian prosesor suara seperti AN5891, MSP34xx

6x

 

Tuner PLL

 

*******************

ESR-meter untuk mengecek kapasitor milar

 

Ini adalah cerita ESR meter yang kami buat berdasarkan artikel kami “membuat sendiri esr-meter mudah dan murah” dimana jarum penunjuk menggunakan VU-meter

  • ESR meter ini ternyata dapat kami manfaatkan untuk mengukur atau mengecek nilai kapasitor milar yang biasa terdapat pada sirkit horisontal-out, tanpa harus melepas dari main-board, dengan catatan tidak dipasang paralel
  • Hanya dapat dipakai untuk mengukur nilai kira-kira antara 442 hingga 104
  • Walaupun nilai tidak presisi pas, tapi minimal dapat untuk mendeteksi jika ada kerusakan atau perubahan nilai

 

Caranya adalah sebagai berikut :

  • Pastikan jarum pada angka nol jika kedua ujung probe dishortkan.
  • Ambil beberapa kapasitor milar yang masih bagus, misalnya dengan nilai 522, 622, 722, 822,922, 103,153, 333, 343.
  • Ukur satu-satu dengan ESR-meter, dan catat masing-masing simpangan jarum meter.

 

Adapun kalau hasil pencatatan pada ESR-meter yang kami miliki adalah sebagai berikut :

1. 522       15

2. 622      10+

3. 722      10+

4. 822      10

5. 922      7+

6. 103      7+

7. 153      5+

8. 343     3+

9. 274     0

*****************************

Catatan : (+) maksudnya lebih sedikit

Sharp 29” mati protek dan led merah kedip 5x

 

KASUS :

  • Sharp 29” dengan program IX-3422 dan chroma IX-3396 model 29UF200
  • Problem pesawat dapat menyala dengan raster noise kurang lebih beberapa detik, kemudian mati protek dan led merah kedip 5x secara berulang. Mau coba auto-search keburu mati.

 

TINDAKAN :

  • Pertama kami menyangka problem protek disebabkan disebabkan karena “hard-ware” ada yang bermasalah.
  • Dilacak semua sirkit protek tidak ada yang bermasalah. Bahkan sirkit protek ke mikrokontrol dilumpuhkan tetap saja protek.
  • Setelah membaca beberapa koleksi service manual Sharp yang kami miliki, ternyata kedip 5x dapat menunjukkan bahwa protek disebabkan karena “soft-ware” protek, dimana komunikasi antara mikrokontrol dengan ic lainnya ada masalah. Kedip 5x menunjukkan bahwa ada masalah pada sirkit bagian pemroses suara (gambar dibawah).
  • Maka kecurigaan kami jatuh pada ic kontrol volume, bass, trebel AN5189K. Cek jalur SDA/SCL pada ic tersebut tidak diketemukan masalah.....jadi kemungkinan ic rusak.
  • Untuk memastikan problem pada ic tersebut, maka kami coba lewat AV-in. Ternyata suara tidak ada, walau volume sudah dibuka penuh.......jadi tambah jakin kalau ic problem !!!

clip_image002

 

SOLUSI :

  • Coba cari ke service resmi Sharp dan Polytron. Keduanya sudah tidak memiliki lagi (discontinue)........wah berabe nih......
  • Coba cari on line ke Ebay......ada harganya $15 tambah ongkos kirim $5...... wuih... mahalnya....belum nanti ditambah bea masuk ????
  • Coba kontak akang DEDE (digitalmas.blogspot.com). Alhamdullilah dapat mencarikan part tersebut (.......malah dikasih gratis pulsa......trims akang Dede......lain kali minta tolong lagi....jangan kapok ya......bagus rencananya untuk buka toko on-line yang akan menyediakan part-part yang sulit dicari........saya dukung sepenuhnya).
  • Setelah part datang langsung pasang dan...........pesawat langsung OK.

 

Kamus :

  • NVM (non volatile memory) = Eeprom (electrical eraseable programable read only memory)

 

*******************************

Monday, December 26, 2011

Mengatasi kerusakan Raster gelap

 

KASUS :

  • Raster gelap
  • Heater dicek nampak menyala (ada tegangan heater)
  • Karena ada tegangan heater berarti flyback bekerja.

Coba naikkan tegangan screen – kalau muncul raster blangking maka berarti problem RASTER BLANK – kalau muncul satu garis berarti PROBLEM VERTIKAL

 

Kalau tetap saja GELAP

SOLUSI :

  • Cek tegangan screen
  • (1) Jika tegangan screen tidak ada – coba lepas pcb CRT soket dari tabung gambar – kemudian cek tegangan screen pada pcb – kalau kemudian ternyata ada – berarti CRT rusak – cek dengan ohm meter posisi x1K......biasanya antara pin-G1 dengan pin-G2 short atau ada kebocoran hubungan. Hal ini paling sering dijumpai pada CRT jenis flat yang bukan slim. Kerusakan CRT semacam ini umumnya masih dapat diperbaiki.
  • (2) Lepas CRT soket tetap tidak ada tegangan screen – coba lepas kapasitor filter tegangan screen – mungkin kapasitor short
  • (3) Kapasitor filter screen dilepas tetap tidak ada tegangan – flyback rusak pada bagian VR screen (tidak dapat diperbaiki)
  • (4) Tegangan screen normal tetapi tetap gelap – CRT rusak atau emisi habis (....tamat riwayat) – atau ada kemungkinan flyback rusak pada bagian diode tegangan tinggi (coba dibuang kop anode tidak menyimpan  tegangan tinggi)

 

********************

Cara kerja sistim protek Polytron


Hampi semua sistim protek Polytron hanya menggunakan sampling protek dari pulsa Vertikal. Artinya jika bagian vertikal tidak kerja, maka akan menyebabkan pesawat mati protek.
 
Problem mati protek dapat disebabkan antara lain karena :
  • Vertikal tidak mendapat suply Vcc
  • IC vertikal-out rusak
  • Flyback tidak kerja, sebab suply Vcc ic vertikal-out berasal dari flyback.
  • Kerusakan pada sirkit protektor itu sendiri (vertikal-out teteap bekerja normal)
 
Cara kerja sirkit protektor
  • Pulsa-pulsa dari vertikal pump-up (vertikal flyback) dikopel melalui sebuah elko 1uF (contoh gambar C409) dan dihubunghkan ke sebuah diode (contoh gambar D402)
  • Diode berfungsi sebagai penyearah pulsa-pulsa vertikal sehingga diperoleh tegangan sekitar 5v (contoh gambar pada elko C515)..
  • Tegangan 5v ini diumpankan ke pin-PROTEK ic mikrokontrol. Jadi normal pin-protek harus ada tegangan 5v · Misalnya bagian vertikal tidak kerja, maka pulsa-pulsa vertikal akan menghilang, sehingga akan mengakibatkan tidak ada tegangan 5v pada pin-protek mikrokontrol
clip_image002
 
Kerusakan pada sirkit protektor sendiri yang menyebabkan mati protek :
  • Sering terjadi bagian vertikal-out bekerja normal.
  • Tetapi elko kopel 1uF pada sirkit protektor kering.
  • Hal ini mengakibatkan diode tidak mendapat pulsa-pulsa vertikal.
  • Dan pin-protek mikrokontrol tidak mendapat tegangan 5v
 
Pin-PROTEK :
  • Jika menggunakan UOC (ic tunggal) pin protek adalah pin-42
  • Jika menggunakan ic mikrokontrol dan jungel  sendiri-sendiri, maka pin protek adalah pin-60
  • Jika menggunakan UOC tempel 80pin, maka pin protek adalah pin-67 setelah melalui T703 dan T701
 
********************










Saturday, December 24, 2011

Gejala gambar jika elko besar rusak (kering)

 

Yang dimaksud elko besar disini adalah elko pada bagian primer switching regulator yang biasanya mempunyai tegangan kerja 350 sampai 450v dengan nilai 100uF hingga 330uF (tergantung dari ukuran layar CRT)

Gejala yang muncul tidak selalu sama pada model yang berbeda. Dibawah ini adalah catatan pengalaman kami dalam masalah tersebut.

  • Tergangan terukur pada kaki elko drops. Normal tegangan adalah sekitar 300v kurang sedikit jika dipasang pada listrik ac 220v (rumus tegangan dc pada elko adalah = 1.4 x tegangan ac input)
  • Raster menciut kotak
  • Gambar meliuk-liuk atau bergelombang arah kanan-kiri yang seperti berjalan dari bawah keatas
  • Bambar ada gangguan garis horisontal berjalan dari bawah keatas layar
  • Gambar ada gangguan sejumlah garis-garis horisontal tidak bearaturan pada bagian tengah layar disertai gangguan suara gemuruh dari speaker
  • Saat stand-by tegangan B+ normal, pada saat power-on tegangan drops

 

*********************

Sharp dgn TDA9381(IX3368) dan SE115 lampu led kedip hijau-merah

 

KASUS :

  • Sharp dengan TDA9381 (IX3368) dan SE115
  • Begitu di hidupkan lampu led langsung nyala kedip-kedip hijau-merah bergantian terus menerus secara cepat.

 

PEMERIKSAAN :

  • Cek pin-1 kontrol POWER 0n-off.....tegangan naik-turun atau hidup-mati
  • Cek tegangan B+ sepertinya mau hidup terus mati lagi secara berulang.
  • Coba lumpuhkan sistim protek dengan melepas jumper J223.......masalah tetap saja
  • Coba lepas Tr Horisontal....led nyala hijau agak lama....kemudian berubah menjadi merah .....dan tidak kedip-kedip lagi......dan tegangan
  • Pada waktu led nyala hijau dicek tegangan B+ normal 115v

 

SOLUSI :

  • Ganti flyback

 

*********************

Polytron dgn TDA8360/61/62 vertikal menyempit atas-bawah

 

KASUS :

  • Polytron (model lama) menggunakan TDA8360/61/62.
  • Kasus yang sama sudah beberapa kali kami pada model yang berbeda
  • Vertikal menyempit atas-bawah.
  • Di cek bagian vertikal-out OK.

 

SOLUSI :

  • Cek resistor pada pin-42 V.Ramp
  • Ada 2 buah resistor yang dipasang serial yang dihubungkan ke tegangan 33v yang “nilainya molor”.
  • Nilai resistor umumnya ratusan Kilo atau Mega dengan nomor lokasi R401 dan R402.
  • Lokasi kedua resistor ini kadang jauh dari TDA, sehingga perlu kejelian untuk mencarinya.

 

image

 

*****************

Saturday, December 17, 2011

Penyebab tegangan B+ drops

 

A. Posisi st-by sudah drops :

  • Elko B+ kering
  • Salah adjustment
  • Diode zener untuk tegangan reference pada bagian sekunder sirkit power suply short

AWAS - Hati-2 :

  • Beberapa model teve tegangan B+ memang dibuat sangat kecil saat st-by
  • Tegangan B+ baru akan ke kondisi normal jika pesawat sudah di “POWER ON”.
  • Sering kami jumpai teknisi pemula yang kurang memahami hal ini, sehingga menyangka bagian power suply yang rusak

 

B. Posisi st-by tegangan B+ normal, tetapi saat “power on” tegangan langsung drops :

  • Flyback rusak
  • Def yoke rusak (terbakar). Jika def yoke dilepas maka tegangan akan normal
  • Elko besar pada bagian primer power suply kering. Normal tegangan pada elko ini sekitar 300v. Kalau kering menyebabkan tegangan drops kurang dari 250v
  • Kalau power suply menggunakan IC STR, kadang disebabkan IC sudah akan rusak

 

C. Trik untuk membedakan penyebab tegangan B drops.

  • Tegangan B+ drops dapat disebabkan karena “kerusakan bagian power suply” atau “problem bagian horisontal”
  • Untuk memastikan penyebabnya, maka sediakan lampu dop 100w dan beri tambahan kabel sekitar 15cm pada kedua ujungnya
  • Lepas transistor horisontal-out
  • Pasang lampu dop pada jalur B+ dengan ground
  • Hidupkan pesawat.
  • Kalau tegangan B+ normal – berarti problem pada bagian horisontal
  • Kalau tegangan B+ drops – berarti problem pada bagian power suply

 

 

****************

Kode kedip (blingking code) teve Sharp

 

KASUS

  • Teve Sharp model-model baru, terutama pada model layar besar.
  • Pesawat mati protek setelah sempat hidup sekitar 1 menit
  • Kemudian lampu led merah akan berkedip-kedip.

Banyaknya kedip (blingking code) yang berulang dapat menunjukkan bagian mana yang rusak. Berdasarkan pengalaman yang pernah kami jumpai dan info dari Sharp service manual, kode kedip tersebut adalah sebagai berikut

JUMLAH KEDIP

 

BAGIAN YANG RUSAK ATAU PROBLEM

2x

 

Data korup atau Eeprom rusak

3x

 

Bagian prosesor vertikal/horisontal osilator, video, chroma

5x

 

Bagian prosesor suara seperti AN5891, MSP34xx

6x

 

Tuner PLL

 

Misalnya teve kedip 3x, maka kemungkinan kerusakan adalah :

  • IC jungel atau tv prosesor tidak mendapat tegangan suply Vcc
  • Jalur data komunikasi SDA/SCL dengan mikrokontrol ada yang putus atau ada part yang menyebabkan short
  • IC jungel rusak.

 

***************

Saturday, December 10, 2011

Vertikal satu garis – lama-lama normal

 

(pertanyaan dari Arief Kurniawan elconora@yahoo.co.id)

KASUS :

INTEL IMAGINE Model IC2027 menggunakan TA8659AN, GS8034-03C/M 34300-320SP dan LA 7830.

  • Kerusakan satu garis, suara normal.
  • Pertama begitu tv di on kan di layar hanya ada garis, selanjutnya begitu panas gambar semakin melebar dan lama kelamaan gambar terbuka sempurna (normal).
  • IC vertikal, ic chroma sudah diganti, juga semua elco vert juga sudah di ganti...resistor & diode di cek normal semua.
  • Tegangan pada out vert waktu garis garis (0v) terus semakin panas berayun mendekati 13v (normal) .. dan selanjutnya tv menyala dg normal.

Kira2 bagian mana yang rusak/perlu di cek lagi?

 

Jawab :

  • Cek nilai komponen pada pin-31 (V ramp filter) dan cek nilai komponen dari pin-32 ke bagian vert-out

 

SOLUSI

  • Sesuai saran bapak sudah saya cek komponen sekitar pin 31 dan 32,
  • Permasalahan terpecahkan setelah saya urut dari pin tsb, ternyata kerusakan ada pada Swith service (kalau dingin ada resistensi antar pin nya).
  • Switch service saya cabut (buang) dan dijumper langsung.
  • Gambar langsung normal

 

 

************************************

Catatan pengalaman dengan transistor Horisontal

 

Ini adalah catatan beberapa pengalaman kami tentang transistor horisontal

Pengalaman.1

Awas transistor tipe C6090 banyak yang palsu !!!
Pengalaman kami dan juga cerita rekan teknisi - kadang ketemu transistor C6090 (1500v/10A) yang dijual palsu, sehingga kalau dipasang cepat panas dan lama-kelamaan akan rusak (umumnya tidak sampai satu hari)
Oleh karena itu kalau mengganti transistor jenis ini - sebaiknya beli di perwakilan service resmi. Kalau beli ditoko luaran yang harganya murah, maka ada kemungkinan palsu.

Dapat diganti dengan tipe lain, misalnya C5296 (1500v/8A) yang mudah diperoleh dipasaran yang bentuk kaki-kakinya tekuk-an, tetapi karena bodinya besar maka perlu sedikit modifikasi cara pemasangannya.

 

Pengalaman.2
Kami pernah mendapat kiriman main-pcb dari suatu bengkel dengan keluhan transistor HOT dan flyback panas, tetapi gambar normal.
Ketika kami coba memang gambar bagus.
Tetapi begitu kami amati pada flyback………….ini gila…….bener !!!
Disitu menempel ada tambahan resistor semen yang digunakan untuk mengurangi angkatan listrik ketika pesawat dihidupkan (agar listrik tidak jeglek).

Caranya pasang itu yang kami katakan….gila…
Resistor dipasang dengan cara diikat dengan seutas kawat terbuka (kawat jemuran kali…) yang dililitkan pada inti ferit flyback. Lha ….ini kan sama saja flyback seperti dishortkan.

 

Pengalaman.3

Kami pernah mendapat problem dimana transistor HOT tidak tahan bekerja terlalu lama. Transistor cepat menjadi panas dan sebelum rusak akan terdengan bunyi "ngencrit " dahulu dan gambar rusak.

  • Ternyata problem disebabkan karena resistor pada jalur suply tegangan Hvcc ic jungel pernah diganti dengan nilai yang lebih kecil.
  • Hal ini menyebabkan tegangan H.vcc naik over, dan pulsa osilator horisontal bertambah level tegangannya
  • Transistor HOT menjadi “over-drive”
  • Jika transistor over-drive, maka storage time akan lebih lama. Periode “on” transistor akan molor lebih lama. Akibatnya transistor horisontal jadi lebih panas.

 

Pengalaman.4

Ini adalah kebalikan dari pengalaman.3 yaitu under-drive. Kami mendapat problem saat teve dihidupkan pertama kali bagus. Tetapi beberapa menit kemudian gambar melipat pada bagian tengah layar (ada garis putih tegak lurus ditengah layar) dan kemudian horisontal langsung tidak kerja (raster mati). Ketika dipegang tarnsistor HOT sangat panas

  • Analisa kami problem disebabkan transistor HOT under-drive.
  • Kami coba mengecilkan nilai resistor yang terdapat pada suply Vcc horisontal-drive dari 3.3k menjadi 2.2k.
  • Dan ternyata hal ini membuahkan hasil

 

Pengalaman.5

Mencegah transistor HOT rusak saat repair
Saat melakukan repair mungkin “makan korban” beberapa buah transistor horisontal, karena belum menemukan penyebab kerusakan. Untuk mencegah hal seperti ini terjadi maka kami melakukan cara sebagai berikut :

  • Sediakan 3 buah resistor-semen 10 ohm/20watt yang disambung secara seri.
  • Resistor dipasang antara pin flyback dan kolektor transistor horisontal (tentu saja setelah jalur printednya diputus)
  • Jika transistor masih panas atau ada gangguan ngencrit misalnya, berarti problem belum ketemu.
  • Jika panas sudah berkurang, maka resistor dapat dikurangi satu demi satu secara bertahap sambil diperiksa apakah sudah tidak ada masalah lagi.

 

Pengalaman.6

Transistor HOT diganti langsung jebol dapat disebabkan karena flyback rusak (short pada kumparan parimer). Untuk memastikan apakah flyback rusak atau tidak, maka kami lakukan cara sebagai berikut :

  • Sediakan lampu dop 100w/220v
  • Kedua ujungnya diberi sambungan kabel masing2 sekitar 20cm
  • Putus jalur antara flyback dengan kolektor transistor HOT
  • Pasang lampu antara flyback dengan transistor HOT.
  • Hidupkan pesawat.
  • Ukur tegangan heater pada flyback.
  • Jika ada tegangan kecil (sekitar 0.5 samapi 1v ac) berarti flyback OK
  • Jika tidak ada tegangan sama sekali, berarti flyback rusak.

 

Pengalaman.7

  • Mengganti trasistor HOT dengan tipe lain kadang mengakibatkan tranasistor menjadi panas.
  • Untuk mengatasi transistor hot panas adalah tidak benar “ bahwa mengganti dengan transistor yang mempunyai A (ampere) yang lebih besar dapat menyelesaikan masalah” karena kadang menyebabkan under-drive.
  • Yang benar adalah dengan mengganti dengan transistor “yang mempunyai karakteristik yang mendekati”. Yaitu dengan melihat karakteristik faktor penguatan dan arus (A) maksimum.
  • Trasistor HOT dengan ampere (A) besar cenderung mempunyai faktor penguatan yang lebih kecil.

 

 

****************

Breathing dan Blooming

 

  • Sebagai penyearah tegangan tinggi HV didalam flyback digunakan sederetan diode yang diseri, sehingga mengakibatkan mempunyai resistansi internal yang relatip tinggi. Perubahan arus yang kecil dapat mengakibatkan tegangan tinggi drops.
  • Tegangan tinggi drops akan menyebabkan sinar elektron kecepatannya menurun dan lebih mudah dibengkokkan oleh def yoke, sehingga akibatnya raster akan mengembang arah horisontal dan vertikal (istilahnya blooming....).
  • Akibatnya jika kontras atau britnes gambar berubah-ubah dapat menimbulan gangguan raster “kembang-kempis” (istilahnya breathing.....).
  • Pada TV yang sederhana untuk mengkoreksi cacat breathing biasanya dipasang sebuah resistor 1 hingga 3 ohm 2 watt pada jalur B+ . Jika kontras atau britnes gambar bertambah akibatnya arus B+ akan bertambah dan mengakibatkan tegangan drops pada resistor bertambah besar (tegangan drops V = I x R). Akibatnya tegangan ke horisontal output akan drops dan defleksi horisontal juga drops sehingga raster tidak jadi “mengembang’ (istilahnya blooming...).
  • TV layar besar biasanya memakai sirkit anti breathing dengan menggunakan pin-EHT input yang terdapat pada IC Jungel. Pulsa dari flyback dihubungkan ke pin-EHT dan dihubungkan dengan bagian koreksi EW yang akan otomastis mengendalikan Hor-size dan Vert-size

 

*****************************

Raster melengkung pada bagian kiri-kanan

(tulisan ini merupakan revisi ke.1 dari tulisan sebelumnya)
Cacat yang nampak seperti gambar dibawah dapat terjadi pada CRT dengan sudut defleksi 110 derajad, CRT square-flat, CRT slim atau CRT Sony Trinitron 20 inch keatas. Cacat semacam ini dinamakan cacat Pin-cushion atau cacat bantal karena bentuk dimensi raster yang menyerupai gambar bantal. Orang kadang juga menamakan cacat EW (atau East-West) karena seperti pada gambar peta bagian yang cacat menunjukkan arah timur-barat.
Problem disebabkan karena “ketidak seragam-an” jarak antara penembak elektron ke arah permukaan layar. Layar pada bagian pojok-pojok gambar mempunyai jarak yang paling jauh, sehingga mengakibatkan defleksi horisontal jatuhnya pada layar menjadi “paling lebar” jika dibanding dengan gambar pada bagian tengah.
clip_image002gambar diambil dari PHILIPS Application note AN10294_1
Untuk memperbaiki cacat EW ini digunakan sirkit seperti nampak pada gambar blok diagram dibawah. Sirkit ini dinamakan sistim “Diode Modulator”. Tujuan dari sirkit ini adalah “mengurangi lebar tarikan” defleksi-horisontal pada bagian pojok-pojoknya yang menyimpang lebih jauh dibanding pada bagian tengah agar dihasilkan gambar yang lurus pada kiri-kanan layar.
Karena cacat merupakan lengkungan yang tidak merata – maka untuk mengurangi tarikan defeleksi horisontal perlu diberi sinyal yang bentuknya berupa pulsa-pulsa “parabol”
clip_image004gambar diambil dari PHILIPS Application Note AN10294_1
 
clip_image006
    Dengan EW modulator tarikan defeleksi horisontal pada bagian atas dan bawah layar dibuat lebih kecil dibanding pada bagian tengah layar, yaitu dengan cara memberikan sinyal parabol yang dibentuk dari sinyal dari vertikal-out
 
Dasar-dasar sirkit EW
Contoh.1 (gambar dibawah) merupakan sirkit paling dasar – dimana masih menggunakan all-transistor dan 2 buah VR trimer untuk adjustment secara manual. Sirkit terdiri dari bagian-bagian :
  1. Pembentuk sinyal parabola (V952) – sirkit ini mendapat sinyal masukan yang berbentuk gigi gergaji dari vertikal-out dan merubahnya menjadi sinyal yang berbentuk parabol.
  2. Penguat sinyal EW drive (V956), besarnya faktor penguatan bagian ini dapat diajust dengan RP952 untuk mengatur bentuk lengkungan parabol agar cacat lengkungan dapat diubah menjadi lurus.
  3. EW amplifier –merupakan sebuah transistor (atau kadang FET) jenis power untuk mendrive Diode Modulator. RP951 dipakai untuk mengatur tegangan bias dc untuk basis V956 dan digunakan untuk mengatur H.size
  4. Filter - yang terdiri dari sebuah R956, C958, dan L902.
  5. Dari L902 selanjutnya dihubungkan ke Diode Modulator - yang terdiri dari serial 2 buah Diode pada sirkit kolektor horisontal-out.
clip_image008
 
 
Contoh.2 (gambar dibawah) adalah sirkit EW yang menggunakan ic TDA8145.
  • Masih menggunakan VR trimer
  • Pin-2 mendapat pulsa dari vertikal out
  • R5 mendapat pulsa dari flyback
  • IC TDA8145 merupakan pembentuk parabola, penguat parabola dan juga sekaligus sebagai EW driver.
  • Adjustment menggunakan VR trimmer.
clip_image010
 
Contoh.3 (gambar dibawah) merupakan sirkit EW dengan kontrol lewat I2Cbus yang menggunakan ic vertikal-out TDA8350Q.
  • Pembentuk sinyal parabol ada di bagian ic pada ic vertikal
  • Kontrol EW dari ic jungel masuk dahulu ke pin-12 ic vertikal
  • Keluaran dari pin-12 kemudian digunakan untuk men-drive transistor EW amplifier Q301
  • Adjustment dilakukan melalui kontrol data I2Cbus (dengan service menu) dari ic jungel
  • Data adjustment disimpan pada memori (eeprom)
image 
 
Contoh.4 (gambar dibawah) merupakan  sirkit EW yang yang menggunakan ic jungel TDA8844
  • Pembentuk parabol ada dibagian ic jungel seperti contoh gambar dibawah.
image
  • Dengan teknologi ini, maka adjustment Vertikal dan Horisontal geometri dapat dilakukan lewat service - menu menggunakan remote kontrol
  • Sirkit pembentuk parabol ada didalam ic jungel
  • Kontrol adjustment EW di-outputkan lewat pin EW Out (contoh gambar pin-3)
  • Sinyal EW selanjutnya diinputkan ke EW drive dan EW amplifier seperti contoh gambar dibawah.
  • Data adjusment disimpan pada eeprom (memori)
clip_image016
 
 
Kerusakan sirkit pin-cushion  yang dapat terjadi adalah :
  • Transistor Q801atau FET EW Amplifier short
Raster melengkung dan H.size makin melebar
  • Transistor Q801 atau FET power open (putus)
Raster melengkung dan H.size makin mengecil
  • Resistor R8098 dari diode modulator ke EW amplifier putus
Raster melengkung dan H.size menyempit
  • Elko filter C414 pada kolektor transistor EW amplifier kering
EW tidak mau diadjust
  • Diode modulator D404 (atas) short
B+ short, transistor EW amplifier rusak
  • Diode Modulator D408 (bawah) short
Raster melengkung dan H.size menyempit
  • Kapasitor milar bagian atas nilai mengecil (CR402S)
Transistor HOT rusak
  • Kapasitor milar bagian bawah nilai mengecil (CR408S)
  • Kapasitor milar bagian bawah short (CR408S)
Transistor HOT rusak


Raster melengkung dan H.size melebar
  • Sirkit pembentuk parabola rusak
Pin-cushion (kelengkungan) tidak mau diadjust
  • Eeprom rusak atau data korup
Raster melengkung, blank


  • Raster kembang-kempis               Kapasitor milar CR402S mau rusak

 
Adjustment EW.
  • Sirkit EW yang masih menggunakan VR trimer hanya mempunyai 2 macam adjustment, sehingga kadang hasilnya kurang optimal. Bagian pojok atas bawah kadang dijumpai masih cacat (sedikit agak bengkok).
  • Sirkit EW lewat I2Cbus (SDA/SCL) mempunyai beberapa macam adjustment dan hasilnya lebih sempurna dibanding dengan EW manual dengan VR trimer.
Berikut adalah contoh macam-macam adjustment EW lewat I2Cbus.
clip_image018
 
 
***********************************




























Tuesday, December 6, 2011

SAMSUNG LCD teve repair tips (part.1)

 

Dalam masalah repair LCD kami masih sangat minim pengalaman, disebabkan belum tentu ada repair masuk dalam sekali sebulan. Tetapi disini kami coba berikan beberapa pengalaman dari orang sono (orang luar maksud kami), yang kami kumpulkan dari internet. Semoga bermanfaat.

Service mode

· INFO, MENU, MUTE, POWER ON

Gambar lambat

  • Kerusakan LCD panel. Dengan cara menekan-nekan bagian pinggir atas layar kadang gambar dapat bagus.
  • Sering terjadi pada panel LTA320WT-L05

Warna tidak normal, gerakan lambat

Gambar negative/klise

  • Ganti eeprom
  • Reset eeprom

Gambar cacat setelah panas

  • Keruskan LCD panel

Separuh layar agak gelap

  • Kerusakan LCD panel

Raster gelap, backlight ok, suara normal

  • Cek fuse pada T-con board
  • T-con board rusak (coba diblower panas dulu)

Setelah ganti elko pada psu. Raster agak gelap, britnes dinaikkan gambar flicker, hanya noise tdk dapat di tuning.

  • Masuk service menu
  • Kemudian Reset-On

Saat pertama dihidupkan ada gangguan garis-2 horisontal, kadang freeze, kadang putih - lama-kelamaan gambar normal

  • Problem LCD panel
  • Problem loose kontak flatwire dg lcd panel (kalau ditekan-tekan dpt normal)

Gangguan seperti gambar lama sepertinya masih membekas

  • Ganti T-con

Warna puyeh (tidak normal)

  • Loose kontak antara T-con dengan LCD panel. Perbaiki konektor
  • Kerusakan T-con (salah satu jalur ke panel tidak kerja/tidak sambung)
  • Kerusakan LCD panel (salah satu jalur ke T-con tidak sambung)

Detail gambar tidak halus, tetapi seperti trotol-trotol bulat besar, hampir mirip mosaik

  • Masuk serive menu – Reset-on
  • Coba tambah adjustment Sub brite

Back light hidup-mati

  • Solderan umpan balik tranfo tegangan tinggi

Tidak ada gambar, Hanya blue screen dengan gangguan garis-garis horisontal pendek

  • Kabel LVDS loose kontak

Stand by

  • Ganti elko2 pada psu (penyebab kerusakan)
  • Ganti eeprom

Mati-hidup sendiri

  • Pastikan elko-2 power suply bagus
  • Masuk service mode
  • Parameter READY adjust “on”

Kadang mati sendiri

  • Coba ganti kadel LVDS
  • Hidup mati sendiri setelah melody bunyi
  • Coba lepas kabel LVDS dari T-con, Jika bisa hidup terus ganti T-con
  • Coba lepas kabel LVDS dari main-board, Jika bisa hidup terus ganti kabel LVDS
  • Tetap problem, main board rusak

Gangguan garis-2 vertikal tipis

  • T-con flatwire sedikit loose kontak

Kode kedip 4x

  • Kerusakan elko bagian sekunder psu

 

**************************************

Kerusakan power-suply LCD teve

 

Power suply LCD menggunakan SMPS seperti pada pesawat teve tabung, tetapi umumnya terdiri dari 2 buah SMPS.

  1. Sub SMPS - menggunakan tranfo switching kecil digunakan untuk suply 5v/3.3v stand-by bagian mikrokontrol
  2. Main SMPS - sebagai suply utama tegangan-tegangan backlight modul (12v/24v), dan untuk sirkit bagian digital maupun analog (tergantung dari modelnya)

 

Main SMPS

  • Terutama pada tipe layar besar, umumnya diperlengkapi dengan sirkit PFC (Power Factor Correction) yang berfungsi untuk mengurangi pemakaian daya listrik yang diakibatkan oleh pergeseran phase. Perlu kita pahami bahwa LCD 32 inch ketas yang masih menggunakan back light semacam lampu neon mengkomsumsi listrik cukup besar (sekitar 200w)
  • Dikontrol hidup-mati oleh mikrokontrol.
  • Terdapat 2 buah photo-coupler. (1) Pertama seperti umumnya SMPS digunakan untuk umpan balik dari bagian sekunder ke bagian primer. (2) Kedua digunakan untuk kontrol hidup-mati

 

Kerusakan paling sering dijumpai pada sirkit power-suply LCD adalah elko pada bagian sekunder yang secara visual terlihat mengembung pada bagian atasnya sehingga nilai kapasitansi turun dan ESR naik. Kadang elko rusak tidak sampai mengembung, oleh karena itu sebaiknya elko-elko diperiksa dengan ESR meter.

Gejala-gejala kerusakan elko yang muncul umumnya adalah :

  • Pesawat tidak mau hidup, dan timbul suara tik...tik...tik dari bagian modul power suply.
  • Pesawat hidupnya lama.
  • Kalau teve dapat hidup timbul gangguan gambar seperti garis-garis vertikal atau gambar cacat. Gangguan gambar semacam ini dapat dikoreksi dengan cara mengganti eeprom atau melakukan RESET (default) lewat service mode.

gambar dibawah adalah contoh sirkit stand-by SMPS

clip_image002

 

Gambar dibawah adalah contoh sirkit Power Factor Correction (PFC)

  • Tegangan 300v dari diode bridge D9201 diinputkan ke tranfo switching L9201
  • Q92011 di-drive oleh ic PFC (tidak nampak pada gambar)
  • Outputnya merupakan tegangan dc 375v yang digunakan untuk memberikan suply pada sirkit SMPS
  • SMPS (tidak nampak pada gambar) merupakan sirkit seperti halnya pada teve CRT. Tapi disini tegangan input dc 375v diperoleh dari sirkit PFC.

clip_image004

 

 

 

****************************

Samsung TDA93xx/95xx harisontal mati sendiri atau ngencrit


Kasus aneh ini kami jumpai beberapa kali pada SAMSUNG yang menggunakan UOC TDA93xx/95xx, dan pernah juga beberapa kali dijumpai pada PANASONIC.
Kenapa kami katakan aneh? Sebab kami sepertinya tidak pernah menemukan penyebab atau part yang rusak.

Kasus muncul dengan gejala yang berbeda, tetapi cara penyelesaiannya sama. Gejala tersebut adalah :
  • Horisontal bekerja sebentar (nyembur) kemudian terus mati sendiri.
  • Pesawat hidup dengan gambar seperti horisontal mau roboh, ada suara berderik dari flybak.
  • Pesawat dihidupkan langsung ada suara berderik, kalau dibiarkan terus ada kemungkinan transistor HOT rusak
  • Dari ketiga kasus tersebut diatas – TP18 kalau di cek pakai osiloskop bentuk pulsa-pulsanya cacat tidak seperti gambar dibawah.
  • Dari ketiga gejala tersebut diatas - kalau pin-34 (FBISO) di open, pesawat dapat hidup normal tetapi gambar jadi bergeser kekiri.
clip_image002                clip_image004
 image
SOLUSI :
  • Pertama coba ganti kapasitor milar 680pf/2kv yang terdapat pada kolektor transistor horisontal (kapasitor untuk sirkit Hor.AFC)
  • kalau tetap problem coba-coba dengan memperbesar nilai resistor R250 dengan nilai 5k hingga 100k. Dicoba dengan nilai yang paling kecil dahulu, dan kalau tetap problem diperbesar.
 
Dari cerita kasus diatas :
  • Pertama kami menduga ic TDA rusak, tetapi setelah coba diganti hasilnya tetap sama. Ic yang diduga rusak dipasang pada pesawat lain yang sama tidak masalah.
  • Part-part pada jalur pulsa S-CASTEL dari Horisontal-out ke pin-34 kami teliti berulang kali, tidak ada satupun part yang nilainya berubah.
 
 
Kami coba cari jawaban dari kasus diatas dengan membaca “datasheet TDA93xx/95xx”. Pada salah satu penjelasannya tertulis seperti dibawah ini.

clip_image006
  • TDA93xx/95xx mempunyai dua macam protek horisontal
  • Pertama adalah protektor PH2 (second phase detector). Pin-34 adalah merupakan pulsa input yang diperlukan untuk sirkit PH2.
  • Kedua pin-36 (EHTO input). Tegangan pada pin ini normal sekitar 2v. Jika tegangan naik hingga 5v, maka horisontal akan protek. Biasanya digunakan sebagi input X-ray protektor
 

*******************