Friday, May 25, 2012

SELF-CHECK memudahkan dan mempercepat menemukan lokasi kerusakan Panasonic EURO-7


clip_image002
Panasonic chasis EURO 7 adalah merupakan pesawat teve yang cukup cangih dan mempunyai berbagai macam fasilitas. Sirkitnya cukup rumit karena terdiri dari macam-macam board yang terpisah. Pertama kali jumpa dengan model ini, membikin kepala panas dan pening hanya untuk memelototi sirkit diagramnya saja. Melacak kerusakan dengan cara konvensionil mengunakan AVO-meter dan osiloskop terasa sangat sulit dan melelahkan.
Setelah beberapa kali menangani model-model chasis ini, kami baru menyadari kalau pabrikan sebenarnya telah menyediakan cara cepat untuk mendiagnosa kerusakan (asalkan bukan rusak mati) yang dinamakan “ SELF CHECK”
clip_image004
Contoh pengalaman. 1
  • Model TX-34P300X dengan problem tidak ada suara.
  • Masuk “self check” dengan cara : Tekan dan tahan tombol VOL-DOWN pada front panel kemudian tekan tombol HELP pada remote
  • Pada layar akan muncul display seperti contoh gambar dibawah. Disini DOLBY tidak tertulis OK...........tetapi muncul “- -“ yang berwarna merah
clip_image006
  • Hal ini menunjukkan bahwa problem disebabkan pada sirkit Dolby yang terdapat pada board-DP (Digital Prosessor), yaitu pada sirkit IC2501.
clip_image008
  • Maka langsung saja kami lepas board tersebut dan coba-coba dilakukan resoldering IC2501 menggunakan solder blower........tetapi hasilnya......sami mawon (sama saja masih tetap problem)
  • Coba lagi dengan melakukan resoldering komponen X-tal yang terdapat didekat ic Dolby tersebut.....dan hasilnya ...langsung OK
 
Contoh pengalaman.2
  • Model TX-29P200X dengan problem gambar jadi hitam putih dan vertikal sedikit tertarik keatas.
  • Pelacakan dengan osiloskop menunjukkan problem pada bagian tuner karena bentuk sinyal output dari tuner tidak normal.......tetapi ketika coba ganti tuner....hasilnya sami mawon.......alias gambar tetap memble.
  • Maka coba masuk “SELF CHECK”
  • Terlihat pada layar bahwa problem disebabkan pada IC DAC1 (Digital to Analog Coverter)....yaitu IC1253 yang terdapat pada board-A
  • Penggantian IC1251..………..langsung menyelesaikan masalah dengan tuntas.
 
 
************************

Thursday, May 17, 2012

SERVICE MODE LG Slim Chasis CW81B ic UOC LV762xx.

 

CARA MASUK SERVICE MODE :

  • Tekan dan tahan MENU di remote dan kemudian tekan MENU pada front panel. Maka akan muncul pilihan Option.
  • Untuk memilih OPTION lainnya tekan-tekan MENU
  • Untuk navigasi gunakan tombol Ch Up/Down dan Vol Up/Down
  • Setiap kali mengganti nilai data harus disimpan dulu dengan tombol OK, sehingga muncul tulisan “STORE”
  • Untuk exit matikan teve

 

 

Catatan :

  • Mungkin Adjustmen untuk EW tidak keluar (osd berwarna hitam)
  • Untuk ini maka item pada OPTION .1 CPT harus dirubah ke “0”

clip_image002

 

 

 

 

 

 

******************************************

PAGE kerusakan bagian Vertikal


PAGE bagian VERTIKAL

Service Mode Panasonic Chasis GP41 (ic zig-zag)

 

SERVICE MODE PANASONIC Chasis GP41 (yang menggunakan ic zig-zag VCT)

Cara masuk service mode :

  • Set Volume minimum.
  • Tekan tombol timer sehingga muncul display timer.
  • Tekan tombol DISPLAY pada remote (tahan) + tekan tombol Vol-Down pada front panel
  • Maka akan masuk ke SERVICE MODE.1
  • Untuk memindah ke SERVICE MODE.2 dan 3.

 

SERVICE MODE.1 digunakan untuk adjust geometri.

  • Untuk memilih item gunakan tombol “3” dan ‘4”
  • Untuk merubah nilai data gunakan tombol Vol Up/Down
  • Setiap kali merubah data harus langsung di simpan dulu dengan tombol “OK”
  • Untuk keluar service menu gunakan tombol N (Normal)

clip_image002

 

SERVICE MODE.2 adalah untuk pengaturan Option bit yang mengatur fitur dari model-model bersangkutan, misalnya mono, AV stereo, atau RF stereo dll.

  • Untuk pindah Option gunakan tombol “8” atau “9”
  • Untuk merubah nilai bit gunakan tombol Vol Up/Down
  • Jika merubah nilai data harus langsung disimpan dengan tombol OK
  • Untuk keluar dari service menu gunakan tombol N (Normal)

(sumber Panasonic Service Manual)

 

 

*****************************

Menghilangkan IC tone kontrol R2S15900 pada Polytron 21 slim

 

KASUS :

  • Polytron Slim menggunakan TMPA8879 dan ic tone kontrol R2S15900.
  • Problem suara kadang keras-pelan sendiri disebabkan kerusakan pada ic tone kontrol.
  • Mau ganti part sulit cari dipasaran. Konsumen setuju jika fungsi bass-treble dihilangkan. Maka kami putuskan untuk membuang ic tone kontrol

 

Ini adalah pengalam saya :

  • R2S15900 adalah merupakan ic yang berfungsi sebagai switch Audio-input , dan kontrol Vol, Bass, Treble, Balance.
  • Setelah IC203 dilepas. Pasang Jumper pada “pin-2 dengan pin-1” dan “pin-27 dengan pin-19.”
  • Denga modifikasi ini, maka volume kontrol tidak akan berfungsi sehingga suara akan langsung keras. Agar volume dapat diatur, maka volume kontrol pada TMPA8879 harus difungsikan kembali.
  • Atur Volume kontrol sampai minimal. Speaker tidak dipasang dulu (sebab suaranya akan langsung maksimal)
  • Pasang osiloskop pada pin-2 untuk mendeteksi keluaran sinyal suara dari TMPA8873.
  • Masuk ke Option-O ( dan catat nilai aslinya). Satu persatu coba bit yang mempunyai nilai “1” diubah ke “0” sambil melihat sinyal suara pada osiloskop. Jika tidak ada perubahan maka kembalikan ke nilai aslinya.
  • Jika sinyal suara menghilang, maka bit tersebut yang perlu diubah secara permanen ke “0”

clip_image002

 

Catatan :

 

*********************

Cara merubah data Option bit Polytron

 

Option bit adalah data yang membedakan fitur dari model-model teve yang bersangkutan, misalnya mono, stereo, pakai ic tone kontrol, multi sistim, banyaknya Av input, sub menggunakan woofer dll. Kesalahan nilai data bit misalnya, dapat menyebabkan teve tidak keluar suara, gambar tidak ada warna.

Karena alasan alasan tertentu, kadang diperlukan untuk merubah data Option bit pada data eeprom Polytron

Caranya adalah menggunakan remote kontrol sebagai berikut :

  • Posisi ST- by
  • Tekan MENU pada agak lama sehingga raster menyala
  • Masukkan kode angka “1014”
  • Pilih Option bit dengan menekan-nekan tombol Ch up/down
  • Pilih posisi data bit akan dirubah dari “0” ke “1” atau sebaliknya dengan tombol Vol up/down
  • Untuk merubah data bit gunakan tombol “ANASEL” pada remote
  • Untuk simpan aau exit tekan tombol OK atau MENU

 

************************

Monday, May 14, 2012

Trik menghindari transistor horisontal rusak lagi

 

KASUS :

  • Teve diketemukan transistor horisontal rusak (C-E) short
  • Ketika transistor diganti baru....coba dihidupkan...transistor  rusak lagi.
  • Pengalaman seperti ini hampir pasti pernah dijumpai oleh semua teknisi

 

SOLUSI :

Transistor horisontal rusak mungkin disebabkan kebetulan transistor kualitasnya kurang baik...tetapi dapat pula disebabkan masalah lain....dan perlu dicari penyebabnya

Untuk menghindari kecelakaan seperti ini dan mungkin dapat memakan korban sampai beberapa buah transistor horisontal, maka kami mempunyai trik yang selalu kami lakukan jika akan mengganti transistor horisontal. Hal ini terutama kami lakukan jika mengganti transistor yang harganya cukup mahal (.....perlu diketahui transistor horisontal asli 29” atau 34’ teve 100Hz ada yang harganya diatas 100ribu)

Alat yang diperlukan :

  • Lampu dop 100watt yang ujungnya diberi sambungan 2 utas kabel kira2 sepanjang 20cm
  • Dua buah resistor 20ohm/20wat yang juga diberi sambungan kabel dengan panjang yang sama. Kedua resistor dipasang jajar dan diklem pada sepotong aluminium pendingin. Jika tidak dipasang pendingin, panas dari resistor ini dapat membakar meja kerja ketika dipasang.
  • Sepotong lempengan alumunium pendingin untuk memasang sementara transistor horisontal diluar main-board dan 3 utas kabel sepanjang 20cm untuk menyambung.

 

CARANYA :

  • Sementara pasang transistor horisontal diluar dan tempelkan pada aluminium pendingin
  • Sambung Basis dan Emitor transistor langsung ke main pcb.
  • Khusus untuk Kolektor tidak langsung disambungkan. Antara flybak dengan kolektor dipasang dulu lampu dop 100watt
  • Hidupkan teve......ukur tegangan Heater dan tegangan Screen. Biasanya akan terukur kecil ........Heater sekitar 1v dan Screen sekitar 100v (tergantung posisi VR screen).
  • Jika tegangan tidak muncul maka hampir dapat dipastikan flyback rusak.

Jika tegangan seperti diatas sudah ada, maka dapat dilanjutkan :

  • Lepas lampu dop.
  • Sebagai gantinya pasang sebuah resistor dulu yang tersedia.
  • Hidupkan teve.........tunggu beberapa menit.......cek apakah transistor horisontal tidak panas........(dalam hal ini raster akan menyala....tetapi horisontal menyempit...)
  • Jika transistor normal........pasang kedua buah resistor yang tersedia secara paralel.
  • Jika transistor normal........sambung langsung kolektor dengan flyback.

Jika saat masih menggunakan resistor....transistor horisontal dipegang panas.......hal ini menunjukkan ada problem lain yang dapat menyebabkan nanti transistor horisontal akan dapat rusak lagi...........maka perlu dicari penyebabnya....pasang terus resistor hingga ketika dicoba hidupkan transistor horisontal tidak panas lagi.

 

Perlu dibaca :

 

***********************************

Samsung normal flat CB21M17 vertikal menyempit dan muncul gambar “test patern”

 

KASUS :

  • SAMSUNG flat biasa model CB21M17 yang mengunakan UOC Sanyo (yang bagian atas ada lekukannya)
  • Vertikal menyempit dan raster muncul test patern “gambar garis kotak”, seperti umumnya yang dimiliki ic Sanyo jika masuk ke service mode, yang berfungsi untuk adjust H. Center, V. Center, V.Size dan V. Lin

 

ANALISA :

  • Jelas problem disebabkan data eeprom yang error.
  • Hanya yang menjadi pertanyaan : “Mengapa hal ini bisa terjadi?” Karena pemilik seorang dokter tidak mungkin otak-atik service modenya.
  • Kami dapat informasi dari sorang rekan bahwa beberapa kali jumpa kasus serupa pada model model tersebut.

 

SOLUSI :

  • Kami coba otak-atik data lewat service mode........cukup lama.......sepertinya berhasil.....tetapi kalau diperhatikan dengan seksama hasilnya gambar sepertimya tidak bisa “cling”
  • Achirnya kami coba ganti dengan eeprom baru yang telah diflash dengan data aslinya. Dan hasilnya langsung sangat berbeda dengan sebelumnya........gambar langsung “cling”

 

***********************************

Friday, May 11, 2012

Sirkit protek SONY ch BG-3R CXP86449-CXA2139

 

Sirkit protek SONY Chasis BG-3R dan BG-3S yang menggunakan mikrokontrol CXP86449 dan jungel CXA2139.

  • Protek akan aktip bekerja jika jalur HP (horisontal pulsa) hilang karena di-short-kan  ke ground oleh Q503.
  • Normal tegangan basis Q503 adalah nol.
  • Jika basis ada tegangan maka protek akan aktip bekerja

clip_image002

  • Untuk melumpuhkan seluruh sistim protektor, maka dapat dishortkan Basis-Emitor Q503

 

Protek akan aktip bekerja dapat disebabkan karena :

 

  • B+ Over Current. Disampling oleh sirkit B+OCP seperti gambar dibawah. Normal tegangan pada kolektor adalah nol. Untuk melumpuhkan phanya protektor bagian ini saja, maka dapat dishortkan Basis-Emitor Q604. Jika R615 1.2ohm 2watt nilai molor, maka dapat menyebabkan protek aktip bekerja walaupun teve dalam kondisi normal.

clip_image004

 

  • Kehilangan pulsa-pulsa vertikal. Disampling oleh sirkit seperti gambar dibawah. Normal basis Q509 ada tegangan 0.6v. Jika bagian vertikal tidak kerja maka tidak ada pulsa-pulsa yang masuk ke D512 dan basis tegangan akan berubah menjadi nol, sehingga protek akan aktip bekerja. Untuk melumpuhkan protek bagian ini saja, maka dapat dishortkan Basis-Emitor Q509.

clip_image006

 

  • Vertikal-Out Over Current Protektor. Jika arus untuk suply ic vertikal-out over, maka protek akan aktip bekerja. Sirkit disampling seperti gambar dibawah. Normal tegangan pada kolektor Q507 adalak nol. Untuk melumpuhkan protek bagian ini saja, maka dapat dishort Basis-Emitor Q507

clip_image008

 

  • X-ray protektor, akan aktip bekerja jika tegangan flyback over. Disampling oleh sirkit seperti gambar dibawah ini. D529 mendapat pulsa-pulsa dari flyback. Jika tegangan flyback over, maka tegangan dc dari D529 >> D525 akan menembus zener diode D526 sehingga memicu protek aktip bekerja. Untuk melumpuhkan protek bagian ini saja, maka dapat dishortkan C579.

clip_image010

 

*************************

(*) Kenapa untuk melumpuhkan selalu dishortkan. Karena sirkit menggunakan komponen chip SMD (surface mount device), maka akan sulit jika harus melepas transistor misalnya.

Toshiba model lama problem vertikal satu garis

 

Kasus ini cukup sering kami jumpai :

  • Toshiba model lama
  • Menggunakan jungel TB1231 dan vertikal-out TA8403
  • Dengan problem vertikal satu garis

 

Penyebab kerusakan :

  • Elko 1uF/50 pada Vertikal Ramp pin-22 jungel TB1231 kering

clip_image002

 

****************************

Catatan :

  • Vertikal-Ramp berfungsi untuk merubah pulsa-pulsa kotak dari osilator vertikal menjadi pulsa-pulsa berbentuk gigi gergaji.
  • Vertikal-NFB (negative feed back) – menerima pulsa feedback dari bagian vertikal out. Jika jalur feedbak terputus atau short, maka dapat juga menyebabkan problem satu garis.

Wednesday, May 9, 2012

Perlukah teknisi memiliki osiloskop ???

 

Baca dulu cerita dibawah ini :

  • Si A adalah teknisi senior. Dia sangat memahami dasar-dasar elektronika, menguasai teori teve. Memahami bentuk-bentuk pulsa. Dan dapat melakukan analisa dengan cara melihat bentuk-bentuk pulsa...............Jika bekerja tanpa osiloskop maka akan rasanya akan seperti prajurit yang kehilangan senapannya. Memang masih bisa membunuh musuh dengan sangkurnya, tetapi jadi lebih sulit dan lama jika dibanding saat masih memegang senapan.
  • Si B adalah teknisi junior. Saat ikut kursus belum belum pernah diajari tentang penggunaan osiloskop. Dia mendengar bahwa osiloskop dapat memudahkan teknisi dalam melacak suatu kerusakan. Maka dia pun membeli sebuah osiloskop............tetapi achirnya bingung sendiri.......tidak tahu cara memakainya. Setahun sudah dia memiliki osiloskop....dan tak pernah digunakan sama sekali........dan achirnya dijual.
  • Dinegara maju semua teknisi memiliki osiloskop...dan mereka memahami cara penggunaannya.........sebab salah satu syarat jadi teknisi (dan buka bengkel).....mereka harus memiliki kompetensi cara penggunaan osiloskop (dan lulus test).
  • Saya ada pengalaman pernah membawahi hampir sebanyak 120 orang teknisi yang tersebar di 21 kota. Hanya sekitar 10% saja dari mereka yang menggunakan osiloskop...lainnya alergiiiiii........

 

Apakah sebenarnya fungsi osiloskop?

  • Sinyal-sinyal pada teknik teve, audio, power suply misalnya. Sebenarnaya merupakan sinyal-sinyal listrik yang mempunyai tegangan, bentuk pulsa dan frekwensi. Misalnya Listrik PLN mempunyai tegangan 220v ac, berbentuk sinus dengan frekwensi 50hz.
  • Osiloskop merupakan alat yg dapat digunakan untuk melihat : bentuk grafis suatu sinyal listrik, tegangannya, dan frekwensinya (atau timingnya).
  • Volt meter hanya dapat mengukur tegangan rata2 (jadi hanya tegangan semu), dan tidak dapat digunakan untuk melihat bentuk maupun mengetahui frekwensinya.

 

Jadi kesimpulannya :

  • Osiloskop dibutuhkan bagi mereka yang betul-betul telah menguasai teknik elektronika, karena akan mempermudah dan mempercepat dalam melacak atau menganalisa suatu kerusakan.
  • Bagi teknisi pemula atau yang belum memahami teori secara mendalam....osiloskop belum perlulah.....

 

Gambar bawah adalah contoh bentuk-bentuk pulsa yang dapat dilihat menggunakan osiloskop.

clip_image002

clip_image004

Dengan ESR menemukan coil (induktor) kecil yang rusak

 

Ketika sedang menangani PANASONIC lama 29” dengan kasus EW (Raster bagian kiri-kanan melengkung), dimana sirkit EW terpisah dari main board dan berada pada pcb kecil yang lokasinya berdiri tegak dekat flybak.

Seorang rekan teknisi yang kebetulan ikut melihat memberi informasi,

  • Bahwa :“Dulu sudah lama sekali pernah ketemu kasus seperti itu dan penyebabnya adalah coil kecil yang rusak”
  • “Pada hal coil tersebut dicek tidak putus”, tambahnya.

Disitu memang saya lihat ada 2 buah coil yang berbentuk seperti tabung kecil berwarna hitam dengan kode Lxx*. Maka langsung saja saya ambil esr-meter

  • Salah satu coil diperiksa jarum esr menyimpang hingga nol, sedang satu coil lainnya jarum esr hampir tidak bergerak sama sekali
  • Kesimpulan coil yang jarum esr menyimpang rusak. Dan penggantian coil tersebut membuat problem EW langsung terselesaikan.

 

Catatan tambahan :

Kerusakan coil kecil ada 2 macam

  • Putus (dapat diperiksa dengan ohm-meter)
  • Short (tidak dapat diperiksa dengan ohm meter karena hasilnya sama dengan coil yang masih bagus). Contoh kasus diatas disebabkan coil short.

(*) Nilai coil kecil yang berbentuk tabung biasanya ditulis pada bagian atas, misalnya L562. Ada pula coil kecil yang warna dan bentuknya mirip resistor.

Apa itu ESR meter?

 

*****************************

Saturday, May 5, 2012

Belajar Plasma display part.2 – PDP driver

 

Untuk mendrive panel LCD kita mengenal :

  • T Con (timing control) board
  • Lampu backlight dan Backlight Inverter board

 

Sedang untuk mendrive panel Plasma dibutuhkan lebih banyak bagian, yaitu

  • X Main Board, merupakan pembangkitkan pulsa-pulsa untuk elektrode X dari sinyal timing kontrol X yang berasal dari bagian Logic Main Board dengan cara menswitch on-off beberapa power FET.
  • Y Main Board, sebagai pembangkitkan pulsa-pulsa untuk elektrode Y dari sinyal Y timing kontrol yang diterima dari bagian Logic Board dengan cara menswitch on-off beberapa power FET.
  • Y Buffer atau Scan Buffer (Upper + Lower), merupakan board yang berisi beberapa buah Scan IC sebagai penghubung pulsa-pulsa Y ke panel PDP
  • Logic Main Board, merupakan pemroses data gambar digital dengan membangkitkan sinyal timing kontrol X dan Y. Board ini fungsinya mirip dengan T.Con pada LCD.
  • Logic Buffer Board, untuk mentransfer data ke Addrees elektrode-elektrode PDP melaui COF (Chip On Flexible) atau TCP (Tape carrier Package) yang menggunakan Drive Data IC

clip_image002

clip_image004

Contoh gambar COF atau TCP yang digunakan Samsung atau Philips

 

image

Blok diagram hubungan eletode-elektrode X, Y, dan Address line

 

Bahan Samsung – Philips training manual

 

**************************************

Thursday, May 3, 2012

Belajar Plasma display part.1 - Prinsip dasar kerja pixel plasma

 

LCD merupakan komponen pasif. Artinya LCD sebagai pembentuk gambar tidak mengeluarkan cahaya sendiri. Diperlukan cahaya dari belakang layar LCD yang biasa dinamakan Backlight agar gambar dapat terlihat. Backlight LCD model lama menggunakan sejenis lampu mirip lampu TL, sedangkan model-model baru sudah menggunakan sejenis lampu LED yang lebih irit dalam penggunaan daya listrik

Berbeda dengan LCD, maka PDP (Plasma Display Panel) merupakan komponen aktif. Artinya setiap pixel yang membentuk gambar menyala sendiri-sendiri seperti halnya lampu neon sehingga kita bisa melihat gambar. Layar PDP terdiri dari ratusan ribu atau bahkan jutaan pixel-pixel kecil yang disusun seperti halnya phospor RGB pada layar CRT, dimana penyalaannya masing-masing dapat diatur sendiri-sendiri.

Prinsip kerja pixel plasma secara singkat dapat dijelaskan sebagai berikut :

clip_image002

1.Gambar diatas merupakan penampang dari samping dari sebuah pixel plasma. Pixel plasma merupakan lapisan kaca dimana pada bagaian depan terdapat dua buah lapisan jalur elektrode yang tembus pandang serta sebuah elektrode pada bagian belakang.

 

clip_image004

2.Pixel-pixel pada bagian belakang diberi lapisan phospor dengan warna RGB dan disusun seperti halnya phospor RGB pada layar CRT.

 

clip_image006

3.Selanjutnya setiap pixel dibuat vacum dan kemudian diisi dengan sejenis gas yang merupakan campuran gas Ne + Xe (neon + xenon).

 

clip_image008

4. Suatu tegangan diberikan antara elektrode yang terdapat pada bagian depan, sehingga menimbulkan medan listrik.

 

clip_image010

5.Jika suatu tegangan diberikan pada elektrode yang terdapat dibelakang, maka gas akan mendapatkan suatu energi, sehingga gas didalamnya akan berubah bentuk menjadi gas yang dinamakan “plasma”.

 

clip_image012

6. Perubahan gas menjadi plasma menghasilkan sinar ultraviolet.

 

clip_image014

7.Sinar ultraviolet menyebabkan phospor berpendar dan mengeluarkan sinar ke depan.

·

 

  • Proses no.4 hingga no.7 tersebut diatas dilakukan secara berulang-ulang, tergantung dari gambar yang ditampilkan.
  • Elektrode yang terdapat pada bagian depan dinamakan elektrode X (common & sustain elektrode) dan elektrode Y (scan dan sustain elektrode).
  • Elektrode yang terdapat dibagian belakang dinamakan elektrode Adress.
  • Elektrode-elektrode pada seluruh layar PDP dapat digambarkan seperti susunan dibawah ini.

clip_image016

 

Bahan tulisan diambil dari EHOW dan Samsung PDP Training manual

 

**********************************