Monday, October 29, 2012

LG selalu mati protek sehabis ganti transistor horisontal

 

KASUS :

  • LG Flat atau Slim sehabis Tr Horisontal rusak dan diganti baru
  • Jika dihidupkan selalu mati protek

 

SOLUSI :

  • Protek disebabkan karena sirkit B+ OCP (over current protektor) yang bermasalah
  • Pada jalur B+ terdapat resistor sebagai sampling OCP (contoh gambar adalah FR403)
  • Akibat tr horisontal rusak arus B+ meyebabkan resistor ini molor nilainya, maka akan memicu OCP aktop bekerja walaupun teve pada kondisi normal.
  • Untuk memastikan bahwa problem disebabkan karena B+ OCP, maka untuk sementara coba pasang jumper langsung pada FR403. Jika ternyata pesawat tidak problem lagi, maka ganti FR403 dengan nilai yang sama.

clip_image002

 

Apa akibatnya jika nilai resistor diganti tidak sama ?

  • Jika nilai lebih besar, maka akan memicu OCP aktip bekerja walaupun teve pada kondisi normal.
  • Jika nilai diganti lebih kecil atau di “short”kan langsung, akan menyebabkan OCP tidak berfungsi

 

 

Catatan : Pada kasus tertentu yang lebih parah, FR403 yang molor akan menyebabkan :

  • Saat stand by tegangan B+ normal
  • Begitu horisontal kerja, tegangan B+ diukur pada kaki flyback langsung drops

 

 

*******************************8

Sunday, October 28, 2012

Arti kode kedip Sony saat mati protek (catatan dari orang sono)


  • Unit is dead, No blinks - Problem in the standby power section.
  • Continuous blink once a second, no pausing - No reply from the jungle (data bus is busy, shorted to ground, or held high), IK video path is defective.
  • One blink - not used for the self-diagnosis
  • Two blinks - B+ over current protection (OCP), unit goes to the standby mode then displays the 2 blink fault. Could be a short in the power supply of any of the circuits.
  • Three blinks - B+ over voltage protection (OVP), unit goes to the standby mode then displays the 3 blink fault.
  • Four blinks - No vertical Deflection (V STOP), Screen goes to a single horizontal line then the video signal muted.
  •  Five blinks - AKB circuit (automatic kine bias), the timer/standby indicator blinks for about 30 seconds then goes to the self-diagnosis function. Something is wrong with the video. Check video out. In addition, unit could be in IK blanking, try turning up screen slightly.
  • Six blinks - No Horizontal (H STOP), no raster, goes to the blinking self-diagnosis function immediately..
  • Seven blinks - High voltage shutdown. The high voltage has exceeded 33k and the unit goes immediately into safety shutdown. Check power supply regulation and horizontal circuits.
  • Eight blinks - Problem with the audio (AUDIO), unit goes to standby and blinks the self-diagnosis code. Check  audio amp,
  • Nine blinks - Replace D 6116 and D 6301 on the "G" board, do not resolder as this will fix the problem temporary. Or Panel Module Error or Thermal Error. If it is intermittent 9 blinks, meaning sometimes the TV comes on and other times you get flashing, then change the switching regulator on the "G" board or check connections. Make sure the regulator is -12 or -13 (negitive).
  • Ten blinks - Check Q8014 and Q8013 for shorts, leakage, or bad solder connections on the " D" board. If the transistors are bad, check R8051 and IC8005, also on the "D" board.

Intermittent problems? This is a great feature. You can also bring up these fault codes on-screen to see a list of the problem numbers with the abbreviation of the problem and the number of times this problem has occurred. This is slightly different than entering the service mode. To see the diagnostic screen, press the following buttons: Display, Channel, 5, volume Minus, ( not plus ) then Power. This brings up a screen with a list of the problems and number of times they have occurred. Each of the problems named, are abbreviated as, "OCP", "OVP", "V STOP", ETC. We have repeated them in parentheses in the text for the "Blinks" described above so you can correlate between the diagnostic screen and the blink codes.
Now that you know about these self-diagnostics, how do you use them? Say that you have a set with a black screen. You see that the LED is blinking four times. This would tell you that you have no vertical sweep, which is why the video is muted. If it was blinking 6 times, you would know that you have a horizontal fault. It's not a sure cure..

IMPORTANT: After you repair the unit, you MUST clear the values on this diagnostic screen. These codes do not reset themselves after the fault is corrected, so if you don't clear them, you'll be seeing "old" fault codes the next time you enter this screen.
Clearing is done by going into the service mode (display, channel, 5, volume plus, then power ). Press 8 and Enter, which returns everything to the factory preset condition.


********************

Gambar dominan merah


KASUS :
  • ·Samsung flat 29 dengan keluhan  gambar dominan merah

PEMERIKSAAN AWAL :
  • Jika kami amati lebih seksama sebenarnya gambar dominan merah dan biru. Artinya kemungkinan CRT hijau-nya sudah lemah.
  • Tanda2 lain yang lebih menyakinkan  adalah  OSD yang berwarna hijau hanya nampak tipis lamat-lamat.
  • Untuk lebih meyakinkan lagi - maka kami coba shortkan Katode R, G, B langsung ke  ground (dilakukan hanya sesaat saja) menggunakan seutas kabel secara bergantian. Dari percobaan ini nampak bahwa saat Katode Green dishortkan, layar menyala hijau  tetapi tidak terlalu terang jika dibandingkan dengan Red dan Blue.

SOLUSI :
  • Tembak Katode Green…….tetapi hasilnya tetap tidak menunjukkan adanya perubahan.
  • Coba ukur tegangan Heater….terukur hanya 4.5v………wah perlu dicoba dinaikkan tegangannya ini !!!!!
  • Kami periksa pada jalur heater dipasang Resistor 3.3 ohm……..maka kami coba kecilkan nilai resistor ini menjadi  1 ohm….dengan tujuan tegangan Heater dapat naik sedikit.
  • Dengan mengecilkan nilai resistor tegangan heater dapat naik menjadi 5.5v……..dan warna hijau jadi nampak lebih jelas.
  • Setelah  otak-atik adjustment White-balance (R, G, B Cutt Off), VR screen, Sub Contras, Sub Bright, Sub Color……..…..maka gambar langsung kembali cliiiiingggggg

Catatan :
  • Pengalaman kami menaikkan tegangan heater hinngga 5.5v tidak menyebabkan masalah.
  • Menaikkan tegangan heater hinngga 6v atau lebih…..maka umur pemakaian CRT akan makin singkat…….mungkin hanya bertahan 3 bulan atau kurang dari 1 yahun
 
**************************

Tips cara mengganti Def Yoke dengan tipe lain




Dipabrik def-yoke sudah merupakan pasangan tetap yang distel (istilah teknisnya di
tune) dengan tepat dengan tabung CRT. Tuning dilakukan dengan menambah dan menempelkan plastik magnetis yang biasa kita lihat saat membuka def yoke.  Def-yoke dan kapasitor resonat sudah dikalkulasi dengan tepat pada sirkit horisontal-out. Merubah nilai impedansi def-yoke atau nilai kapasitor tentu ada efeknya.

Jika  mengganti def yoke dengan tipe lain maka :
  • Usahakan mencari def yoke yang mempunyai nilai resistansi (ohm) yang sama atau hampir sama, untuk kumparan bagian horisontal. 
  •  Sebelum melepas def yoke beri tanda posisi magnet-konvergen yang ada dibelakang def yoke, agar nanti dapat dikembalikan posisinya seperti semula.
  • Saat melepas magnet-konvergen sampai merusak/merubah posisi adjustment magnet konvergen yang ada dibelakang def-yoke, karena akan mengakibatkan konvergen cacat. Bagi teknisi yang belum pengalaman, tidaklah mudah untuk meng-adjust magnet konvergen tersebut. 
  • Dengan yoke baru - maka ada kemungkinan raster kurang lebar atau terlalu lebar.
  • Cek hasilnya dengan menyalakan “blue back” (dengan cara melepas antena ataua menggunakan patern generator). Amati apakah seluruh layar bisa berwarna biru semuanya. Jika ada bagian yang fleks maka dapat dihilangkan dengan cara mengatur maju-mundur posisi def yoke.
  • Cek hasilnya untuk memeriksa konvergen.  Gunakan patern generator dan pilih gambar “cross-hatch” atau “kotak-2”. Amati terutama bagian pinggir-pinggir kira-kanan dan atas bawah layar. Jika garis putih terlihat “pecah” menjadi tiga warna RGB berarti yoke tidak cocok.


Catatan :

Mengganti def-yoke dengan ohm yang jauh lebih kecil sangat riskan, karena dapat menyebabkan tegangan flyback naik yang dapat mengakibatkan : 
  • Api meloncat dari kop anode atau ada suara pletek-pletek 
  • Transistor HOT panas atau langsung rusak, 
  • Memicu protektor X-ray aktip bekerja sehingga pesawat akan mati-mati protek 
  • Ada resiko tabung CRT cepat rusak dalam jangka waktu pendek karena tegangan tinggi anode over.

 ********************