Monday, February 25, 2013

Dengan Astelo (Gacun)…..penyakit power suply diketemukan

Ini adalah cerita kami yang ke.2   Dengan Universal Power-suply Astello (Gacun)……achirnya penyakit power supply Polytron dapat diketemukan.
 
KASUS :
  • Polytron MiniMax Stereo.
  • Stand-by OK, tetapi jika di-power-ON tegangan B+ drops hanya sekitar 70v
 
SOLUSI :
  • Capek obok-obok bagian primer maupun sekunder bagian power supply – penyakit belum juga diketemukan.
  • Achirnya pakai jurus pamungkas – pasang sementara Astelo
  • Hasilnya …..langsung keluar asap dari salah satu IC Audio Amp TDA2030…..yang menyebabkan tegangan +14v drops.
  • Setelah IC yang rusak dilepas……ternyata tegangan B+ masih tetap drops.
  • Ukur tegangan-tegangan pada semua elko keluaran tranfo switching………diketemukan tegangan +14VA drops hanya sekitar 8v……….langsung coba ganti elko 1000u/25v…..dan tegangan langsung naik normal kembali .
  • Lepas Astelo dan pasang kembali FS7UM agar power supply kembali seperti aslinya lagi………dan hasilnya langsung tok cerrr………beres setelah tidak lupa ganti TDA2030 yang short.
 
catatan :
  •  PENTING : Jika pasang Universal Power suply Astello pada Polytron, maka ada resiko merusakkan regulator 5v untuk mikrokontrol dan IC Mikrokontrol itu sendiri. Untuk menghindari kerusakan semacam ini maka lepas dulu transistor regulator 5v untuk mikrokontrol.
  • Elko 1000u/25vsebelumnya sudah dicek pakai ESR…dan sepertinya tidak ada masalah…….kalau pakai Kapasitan-meter sayangnya maksimum hanya bisa ukur sampai 200uF.
  • Cerita serupa sebelumnya.
 
***************************







Sunday, February 24, 2013

Toshiba 19 inch st-by tidak mau “on”

Beberapa waktu yang lalu dapat garapan LCD TV merk Toshiba type 19HV10E dengan keluhan mati standby, yang nyala hanya lampu led indikatornya saja, di pencet tombol power di side panelnya nggak mau ON, dari remot juga mbegegeg nggak mau ON

Berdasar informasi dari Kang Sarif untuk LCD TV jenis ini 90% yang bermasalah adalah firmwarenya. Berhubung saya tidak punya tool untuk pengeflashan secara ISP maka saya gunakan metode pengeflashan secara manual saja,yaitu dengan cara melepas IC flashnya hehehehe......

Akhirnya persiapan pengeflashan pun saya lakukan, adapun peralatannya adalah :

  • PC/Laptop/Netbook dengan OS Windows XP
  • Eeplus 2
  • Kabel data + driver DKU5
  • Battery kotak 9V untuk catu daya eeplus
  • Kawat email untuk jumper.

 

Langkah pengerjaan :

  • Pertama lepas dulu IC flash LCDnya
  • Setelah itu pasang IC flash LCD ke tool eeplus 2, berhubung jenis ICnya SMD maka saya pergunakan jumper kawat email untuk mengoneksikan ke soket IC eeplus 2
  • Setelah pengeflashan selesai silahkan pasang kembali IC flash ke mainboard LCD

 

Hmmmm.....legone atiku,akhirnya m@k BYAAARRR....juga garapanku, terima kasih buat Kang Sarif atas limpahan firmwarenya dan terima kasih buat Kang Ndowie atas limpahan eeplus 2 nya,……Oh ya untuk firmware LCD tv ini silahkan download di  Solder Kita tentunya anda harus menjadi member terlebih dahulu hehehehe.... Sukses buat REKAN semua.

 

Tulisan diambil dari : http://aisy-romadhona.blogspot.com/2012/10/lagilcd-toshiba-power-tv-19hv10e-mati.html

 

 

***********************************

Arti kode kedip LCD Panasonic Viera

TC-L37DT30

Banyaknya kedip

Bagian yang Problem

1x

Backlight inverter

7x

3.3 V digital board

9x

Audio amplifier

10x

LCD Panel, komunikasi SDA/SCL mikom ke Panel

13x

Emergency, komunikasi antara mikom dgn digital proses

14x

Eeprom error

 

TC-L42D30

Banyaknya kedip

Bagian yang Problem

1x

Backlight inverter

3x

Tuner

4x

15v digital board

7x

3.3v Digital board

9x

Audio amplifier

10x

LCD Panel, komunikasi SDA/SCL mikom ke Panel

13x

Emergency, komunikai antara mikom dgn digital proses

LCD stand-by tidak mau “on”

KASUS :

  • LG LCD 32inc
  • Problem stand-by, power tidak mau “on”

 

SOLUSI :

  • Coba di power lewat tombol panel maupun remote tidak mempan semuanya
  • …………….“Wah…….pasti modul digitalnya yang problem !”……”pasti sulit nih…”
  • Berpikir sejenak, pikir-pikir dulu langkah apa yang akan dilakukan
  • Coba lepas konektor kabel board tombol-tombol panel, …………………kemudian hidupkan dengan remote…………dan….. “pet” lampu indikator stand-by langsung padam…….dan sebentar kemudian byaaaar…..layar langsung nyala dengan noise.
  • Pasang antena dan cek gambar maupun suara…semuanya OK.
  • Langsung periksa board tombol-tombol panel….diketemukan tombol untuk “POWER” short……..
  • Wah…wah….wah kok jadi hanya enak begini……tidak jadi berpikir keras.

 

************************

Beberapa resiko jika melumpuhkan sirkit protektor

Mematikan fungsi PROTEK pada kasus-kasus tertentu mempunyai resiko yang harus dipahami oleh semua teknisi.

 

B+ OCP (over current protector).

  • Protektor ini disampling menggunakan Resistor yang dipasang pada jalur B+ ke flyback.
  • Protektor ini akan aktif jika terjadi kerusakan pada Tr H-out, flyback, def yoke, beban flyback ada yang short (misalnya ic vertical short)
  • Jika flybak rusak karena kumparan ada yang short, maka dengan mematikan B+ OCP dapat menyebabkan Tr hor-out langsung jebol jika teve dihidupkan

 

Vertikal protektor.

  • Protektor umumnya disampling dari pulsa-pulsa vertical yang dioutputkan dari bagian Pump-up.
  • Protektor dapat aktip bekerja karena, solderan bagian vertikal, ic vertikal rusak, tidak ada supply Vcc dari flyback untuk bagian vertikal, atau komponen dari sirkit protektor sendiri ada yang rusak.
  • Jika protektor ini dimatikan, mungkin saja kita akan dapat melihat bahwa layar akan nyala satu garis horisontal.
  • Tetapi sebenarnya ada bahaya lain yang mengancam : yaitu CRT akan retak. Hal ini dapat terjadi ketika vertikal tidak kerja disertai munculnya gejala-gejala : layar sepertinya nyala penuh, polos, tidak terlalu terang, tidak ada OSD, dan ada warna-warni seperti pelangi. Jika terjadi hal demikian dan teve dihidupkan agak terlalu lama, maka ada resiko CRT akan retak. Kenapa hal ini bisa terjadi. Setelah beberapa kali menjumpai kasus seperti dan melakukan analisa, maka kami achirnya dapat mengambil kesimpulan sebagai berikut. Pada saat vertikal satu garis, biasanya akan muncul dibagian tengah layar. Tetapi kadang garis yang muncul bukan tepat ditengah layar, tetapi agak bergeser keatas atau kebawah. Hal ini disebabkan pada kumparan def yoke dilalui arus dc yang disebabkan adanya perbedaan tegangan pada output dari ic vertical-out. Jika perbedaan tegangan dc ini terlalu besar, maka mungkin saja garis jadi tidak kelihatan, karena bergeser tersembunyi terlalu keatas atau terlalu kebawah. Akibatnya scaning garis ini menembak bagian leher CRT yang menyebabkan bagian tersebut menjadi panas….dan lama-lama menjadi retak.

 

B+ OVP (over current protector)

  • B+ OCP akan mematikan power supply atau bagian horisontal jika tegangan B+ over
  • Tegangan B+ yang over dapat juga beresiko merusakan CRT karena tegangan High Voltage anode CRT juga akan ikut over. Biasanya CRT akan retak atau kadang keluar sinar semacam lampu neon pada bagian sekiar katodenya. Kami sudah beberapa kali menjumpai kerusakan semacam ini, karena kebetulan teve tidak diperlengkapi dengan B+OVP.
  • Teve model lama yang diperlengkapi dengan sirkit Automatic 110/220v pengalaman kami juga beresiko terjadinya B+ over voltage. Sirkit ini sebenarnya berfungsi untuk menaikkan tegangan 110v menjadi 220v secara otomatis. Tetapi kadang sirkit ini rusak, sehingga tegangan 220v dilipatkan menjadi 2 kali sehingga tegangan yang keluar pada elko besar menjadi hamper 500v. Akibatnya teganagan B+ juga ikut naik…..dan mengakibatkan CRT rusak. Oleh karena itu setiap kali menjumpai teve yang masih menggunakan sirkit seperti ini kami selalu “mematikan” sirkit Automatis 110/220v ini dengan cara melepas semua komponen-komponennya.
  • Oleh karena itu setiap kali menyalakan teve pertama kali sewaktu repair, maka sebaiknya dilakukan dengan mengukur tegangan B+.

 

*******************

Cara kerja Power suply Panasonic MX-5

image

Power supply Panasonic Chasis MX5 yang menggunakan Chroma M52770 bagian-bagian dan cara kerjanya dapat dijelaskan sebagai berikut.

 

Kontrol ON-OFF (st by)

clip_image004

  • Berfungsi sebagai control on-off bagian Choper (pencacah)
  • Pada saat “st-by” tegangan-tegangan keluaran bagian sekunder rendah dibawah normal. Setelah “power-on” maka tegangan-tegangan baru naik menjadi normal.
  • Power on-off dikontrol oleh mikrokontrol melalui Q851 >> Q850 >> Photo-coupler PC123F2
  • Saat st-by tegangan Basis Q851 nol >> Kolektor ada tegangan >> Basis Q850 ada tegangan >> dan Kolektor 3.2v >> Photo-coupler seperti switch yang “on”
  • Saat power-on Basis Q851 0.7v >> Kolektor nol >> Basis Q850 nol >> Kolektor 24v >> Photooupler seperti switch yang “off”.

 

CHOPER (Pencacah)

clip_image006

  • Merupakan bagian utama power supply (switching regulator) untuk mensuply bagian horisontal-out.
  • Agar dapat bekerja Basis Q801 perlu mendapat “tegangan start” dari elko besar melalui R803 dan R805.
  • Agar choper dapat berosilasi on-off Basis Q801 perlu mendapat pulsa umpan balik positip dari tranfo switching melalui R806 dan C816

 

Regulator kontrol dan Protektor

clip_image008

  • Agar tegangan keluaran stabil maka diatur oleh IC801 SE90 >> Photocoupler ONJ3131LF >> dan Q802.
  • Q802 akan mengontrol periode “on” transistor choper Q801
  • Q804 dan Q803 merupakan OCP (over current protector). Jika tegangan B+ drops karena keruskan flyback atau transistor horisontal output misalnya, maka choper akan berhenti bekerja.
  • Zener D805 merupakan OVP (over voltage protector). Jika terjadi masalah sehingga tegangan keluaran B+ over, maka zener D805 akan tembus dan chopper berhenti bekerja.

 

 

******************************************

Thursday, February 21, 2013

SONY 29” dengan ic HERCULES mati protek

KASUS :

  • Sony 29 menggunakan IC HERCULES (ic tempel kotak besar jumlah kaki 128-pin)
  • Jika di power-on - teve langsung mati lagi………dan beberapa saat kemudian led merah akan kedip-kedip sebanyak 4 kali secara berulang (alias mati protek)

 

ANALISA :

Berdasarkan kode kedip Sony model ini, kedip 4x berarti tidak ada pulsa vertikal. Kerusakan dapat disebabkan antara lain karena :

  • Solderan sekitar IC vertikal
  • IC vertikal rusak.
  • Tidak ada tegangan suply Vcc(+)/(-) untuk IC vertikal. Mungkin ada resistor dari flyback yang putus atau molor nilainya
  • Flyback belum bekerja, sehingga tidak ada tegangan Vcc untuk bag vertikal

 

SOLUSI :

  • Berdasarkan pemeriksaan dengan ohm meter diketemukan ada sebuah resistor dari flyback untuk tegangan supply Vcc (+) bagian vertikal putus (lokasi R400 0,47 ohm).

 

 

PROBLEM LANJUTAN :

  • Setelah penggantian resistor dari flyback, ternyata teve tetap mati protek. Tetapi kali ini banyaknya kedip adalah 2x.

 

ANALISA LANJUTAN :

  • Kedip 2x disebabkan B+ OCP (over current protector) karena jalur B+ ada yang short (atau setengah short).
  • OCP dapat disebabkan antara lain karena, Tr Hor rusak, Flyback rusak, Def Yoke rusak, atau beban sekunder flyback ada yang short.

 

SOLUSI LANJUTAN :

  • Hasil pemeriksaan dengan ohm meter menunjukkan Vcc (+) untuk bagian vertikal short ke ground (lokasi D824)
  • Coba lepas IC vertikal………ternyata jalur Vcc (+) tetap short.
  • Ternyata short disebabkan oleh Diode penyearah tegangan Vcc (+) dari flyback.
  • Setelah penggantian diode…..teve langsung hidup normal.

 

 

******************

Arti kode kedip Sony

clip_image002

Wednesday, February 20, 2013

Menghilangkan gangguan interferensi GACUN

Kami sering mendapat pertanyaan tentang, “Bagaimana cara menghilangkan gangguan RFI (Radio Frequency Interference) yang terjadi jika power supply teve diganti menggunakan Universal Power Suply seperti merk Astello atau Hanaya (biasanya teknisi menamakan GACUN)”

Universal Power Supply bekerja pada frekwensi tinggi sehingga menghasilkan arus listrik frekwensi tinggi. Kabel penghubung merah dan hitam akan berlaku seperti halnya antenna, sehingga akan memancarkan (radiasi) gangguan semacam frekwensi radio (yang dinamakan RFI) yang akan ditangkap oleh antenna teve.

Untuk menghilangkan atau mengurangi gangguan yang diterima teve, maka

  • Hubungan antena ke input Tuner coaxial kabel harus serapat mungkin jangan sampai ada yang terbuka. Gunakan kabel kualitas bagus. Kabel sambungan antena bawaan mesin-china menurut kami kualitas kurang bagus. Kalau kualitas bagus sewaktu kabel sambungan tersebut dipasang seharusnya teve belum nangkap siaran, tetapi karena kualitas kurang bagus kabel sambungan tersebut  sudah nangkap siaran walaupun belum dipasang antena.
  • Radiasi RFI dari kabel penghubung merah dan hitam harus diredam atau diabsorsi.

 

Untuk meredan RFI, dari percobaan yang pernah kami lakukan adalah dengan cara seperti dibawah ini.

(1) Menggunakan ferit-bead, yaitu ferit yang berbentuk semacam tabung kecil. Ferit-bead semacam ini biasanya dapat diketemukan dipasang pada kaki transistor Horiontal-out. Pasang ferit bead dengan memasukan kabel merah dan hitam melalui ferit-bead. Buat hubungan kabel merah-hitam sependek mungkin. Jika gangguan masih belum hilang pasang beberapa ferit-bead.

Atau

(2) Menggunakan ferit-cincin. Gulungkan kabel merah maupun hitam masing-masing pada sebuah ferit-cincin ( 1x gulung saja) . Serta buat kabel merah dan hitam sependek mungkin.

 

clip_image002

 

 

*****************************

Friday, February 15, 2013

Mengenal komponen sejenis transistor IGBT

Transistor power yang sering kita jumpai seperti C2499, C9060 dinamakan Transistor-bipolar. Sedang tipe seperti K2696, K1082 dinamakan MOSFET. Sebenarnya ada lagi tipe lain transistor yang dijumpai pada sirkit PDP (Plasma Display Panel) yang dinamakan IGBT. Banyak teknisi yang menyangka IGBT ini sama dengan MOSFET, padahal sesungguhnya berlainan, tetapi memang hampir sama, dan cara periksanya pun sama seperti MOSFET

IGBT merupakan gabungan antara MOSFET dengan Transistor-bipolar seperti terlihat pada gambar dibawah , dan kaki-kakinya dinamakan G (gate), C (collector) dan E (emitor). Seperi halnya MOSFET IGBT banyak digunakan pada sirkit power switching.

clip_image002

 Persamaan sirkit IGBT

Simbol komponen IGBTclip_image004

 

 

Apakah beda antara Power Bipolar-transistor, MOSFET, dan IGBT ?

  • Transistor-bipolar membutuhkan “arus” yang besar untuk mendrive Basis atau berarti  daya (watt) yang besar, mempunyai “slow turn-off” sehingga hanya dapat bekerja pada frekwensi terbatas, mudah panas (thermal runaway)
  • MOSFET hampir tidak membutuhkan arus untuk mendrive Gate (hanya membutuhkan tegangan), tidak mudah panas, mampu bekerja pada frekwensi yang lebih tinggi.
  • IGBT mempunyai karakteristik gabungan antara MOSFET dengan Transistor-bipolar. IGBT umumnya mempunyai kamampuan arus yang lebih besar dibanding dengan MOSFET maupun Transistor-bipolar. Sebagai contoh transistor-bipolar C6090 hanya mampu dilalui arus yang berbentuk pulsa maskimum 25A, maka IGBT G30N60D mampu dilalui arus pulsa maksimum hingga 160A

 

**************************************

Trik untuk memastikan kerusakan Comb-Filter

Bagi mereka yang sering repair teve layar besar, tentu tidak asing lagi jika pada jack AV-input mempunyai fasilitas konektor jack seperti gambar dibawah ini.

clip_image002

YC atau S konektor input. Membutuhkan kabel spesial

 

clip_image004

Component konektor input

Teve yang mempunyai fasilitas seperti ini didalamnya mempunyai sirkit yang dinamakan “COMB FILTER”. Sirkit ini berfungsi untuk memisahkan sinyal “Y” dan sinyal “Chroma” pada proses video decoder sebelum achirnya diperoleh sinyal RGB untuk menghasilkan gambar dengan resolusi yang lebih tinggi. Kerusakan pada sirkit ini dapat menyebakan gambar cacat atau warna yang cacat. Comb-filter ada beberapa jenis dengan cara kerja yang sedikit berbeda.

Hampir setiap minggu mengerjakan 2 atau 3 teve layar besar, maka kami sudah sering kali menjumpai kerusakan pada sirkit ini. Pada awalnya cukup sulit bagi kami untuk meyakinkan apakah sirkit ini yang bermasalah. Tetapi achirnya kami mempunyai trik untuk memastikan jika bagian ini yang bermasalah. Caranya adalah sebagai berikut :

 

Cara.1

  • ika Comb-filter bermasalah maka gambar atau warna akan problem jika terima siaran teve atau gambar lewat AV-in.
  • Jika kita ambil gambar dari konektor AV-out dan dimasukkan ke teve lain yang normal, gambar akan nampak normal
  • Sediakan DVD player yang mempunyai fasilitas YC-out atau COMPONENT-out.  Hidupkan teve menggunakan salah satu input YC atau component. Jika gambar nampak normal, maka dipastikan bahwa Comb-filter yang bermasalah.

 

Cara 2.

  • Jika tidak memiliki DVD dengan fasilitas seperti Cara.1, maka dapat digunakan DVD atau VCD player biasa
  • Jika terima siaran teve atau gambar lewat AV-input gambar bermasalah.
  • Jika kita ambil gambar dari AV-out dan dimasukkan ke AV-in teve lain yang normal, gambar nampak normal
  • Masukkan gambar dari AV-out ke jack Component-input yang berwarna hijau (Y).
  • Jika hasilnya gambar yang keluar hitam putih dan tidak ada cacat, maka dipastikan bahwa Comb-filter bermasalah.

 

Mencari lokasi sirkit atau modul comb-filter tentu saja bukan merupakan hal yang mudah, apalagi kalu belum berpengalaman. Berikut ini adalah cara yang kami lakukan :

  • Cari Service-Manual model yang bersangkutan.
  • Kemudian cari BLOK DIAGRAM model tersebut. Dengan memelototi blok-diagram maka biasanya akan lebih mudah mencari lokasi bagian tersebut.
  • Lokasi comb-filter umumnya berhubungan dengan board “AV-in switch”
  • Tanpa service manual atau skematik-diagram tentu akan sangat sulit mencari lokasi comb-filter. Tetapi  dapat dibantu dengan mendata semua tipe IC yang ada pada teve tersebut. Kemudian satu-persatu cari datasheet setiap IC tersebut lewat “datashet4u.net”. Dari sini kita akan bisa mengetahui IC mana yang merupakan bagian dari sirkit Comb-filter.

 

 

Merepair Comb filter :

  • Mungkin kita beruntung jika cukup dengan cleaning atau re-soldering konektor-konektor modul comb filter atau komponen-komponennya, atau cek elko-elko menggunakan esr meter sehingga comb-filter dapat berfungsi dengan normal.
  • Tetapi kadang ada IC yang rusak dan tidak dapat diperoleh gantinya. Tetapi ini masih ada jalan keluarnya yaitu dengan cara modifikasi seperti yang pernah kami tulis sebelumnya.

 

clip_image006

Contoh blok diagram SONY KV-AR29M60

 

 

image

Contoh blok diagram Sanyo C29LF34

 

Catatan :

  • IC UOC kaki zig-zag dan UOC HERCULES (ic tempel kotak besar) sirkit comb-filter sudah ter-intregrasi didalamnya.

 

 

*************************************

Sunday, February 10, 2013

Trik hairdryer untuk mencari kerusakan

Hairdryer ternyata kadang dapat dimanfaatkan untuk mencari lokasi (trobelshuting) bagian yang rusak. Ini adalah contoh-2 yang pernah kami lakukan.

 

KASUS 1.

  • Toshiba lama layar besar dengan problem timbulnya gangguan hitam-hitam pada bagian pinggir kanan layar - setiap pertama kali dihidupkan. Lama-lama gangguan tersebut akan hilang dengan sendirinya. Problem ini cukup sulit kami analisa atau cari penyebanya
  • Coba-coba kami panaskan menggunakan hairdryer pada bagian-bagian tertentu secara berpindah-pindah pada komponen-komponen main-board
  • Ketika kami panaskan pada salah satu konektor penghubung antar 2 main-board, ternyata gangguan tersebut cepat hilangnya.
  • Setelah konektor kami bersihkan dengan kontak cleaner, problem langsung sembuh

 

KASUS 2.

  • Sony 29 inch model canggih yang cukup rumit dengan problem gambar dan warna yang tidak normal.
  • Kami coba panaskan setiap modul menggunakan hairdryer.
  • Ketika kami panaskan modul “Comb-filter” yang berfungsi untuk memisahkan sinyal Luminan dan sinyal warna…..ternyata gambar dan warna langsung menjadi normal.
  • Langsung kami bongkar blok modul tersebut dan kami jumpai beberapa kapasitor elkonya yang sudah kering setelah cek dengan esr-meter.
  • Penggantian beberapa elko achirnya menyelesaikan masalah.

 

KASUS 3.

  • LCD dengan problem gambar lama-lama hilang dan layar hanya gelap saja (back light tetap menyela)
  • Analisa berdasarkan pengukuran tegangan dan cek dengan osiloskop, modul T.con yang bermasalah.
  • Untuk memastikan - pada saat layar gelap maka kami coba panaskan modul T.con dengan hairdryer…….dan ternyata gambar bisa muncul lagi…….tetapi setelah agak lama gambar menjadi gelap lagi
  • Jadi benar analisa kami bahwa modul T.con yang bermasalah………..problem selanjutnya adalah mencari modul T.con untuk penggantinya.

 

KASUS 4.

  • Panasonic 34” dengan sirkit yang cukup rumit dan canggih dengan problem kadang dapat dihidupkan dan kadang tidak.
  • Analisa kami problem disebabkan modul “mikrokontrol” yang bermasalah.
  • Kami coba panaskan dengan hairdryer modul tersebut……dan ternyata pesawat dapat dihidup-matikan secara normal.
  • Jadi analisa kami benar…….sayangnya ketika kami tanyakan ke SC……..modul tersebut sudah diskontinyu dan tidak tersedia lagi……..dan kalaupun ada harga terachir yang pernah dijual adalah 400ribu lebih.

 

 

************************

Magnet coil horisontal-lin lepas penyebab layar kurang lebar

KASUS :

  • Kami sudah sering menjumpai kasus seperti ini.
  • Setelah selesai repair TV dan dihidupkan, diamati ternyata layar bagian kiri-kanan sedikit kurang lebar (menyempit)
  • Diketemukan magnet warna hitam yang berbentuk bulat pipih seperti pil lepas dan terjatuh

 

SOLUSI :

  • Magnet ini kalau diteliti lebih lanjut merupakan bagian dari kumparan Horisontal Linear yang dipasang seri dengan def yoke. Lokasi biasanya dekat dengan flyback.
  • Karena plastik pembungkus sudah tua, menyebabkan magnet yang menempel pada bagian atas lepas dan jatuh, sehingga merubah nilai dari kumparan tersebut. Hal inilah yang menyebabkan kiri-kanan layar jadi sedikit menyempit.
  • Dengan mengembalikan menempelkan magnet tersebut pada bagian atas, maka layar akan kembali lebar secara penuh lagi. Saat mengembalikan magnet jangan sampai terbalik posisi atas-bawahnya.

 

 

clip_image002[4]

 

 

****************************