Sunday, July 28, 2013

LED LCD layar nyala sesaat terus gelap

 

KASUS :

  • LED LCD
  • Ketika dihidupkan layar nyala hanya sesaat trus gelap, sedang suara normal

 

ANALISA : Gejala kerusakan semacam ini kemungkinan disebabkan LED driver kerja sebentar terus mati protek. Menurut teori penyebab LED Driver mati protek dapat disebabkan antara lain :

  • Tegangan suply Led backlight over
  • Rentengan lampu led ada yg putus atau tidak kontak
  • Output dari supply Led back light ada yg setengah short

 

PEMERIKSAAN :

  • Kasus yang lagi ditangani mempunyai 4 buah rentengan lampu led sebagi back-light.
  • Rentengan mendapat suply berapa volt?  Kami kurang jelas,……….sebab saat bekerja sesaat tidak dapat terukur dengan tepat trus keburu mati protek. Hanya yang kami ketahui suply menggunakan elko 160v pada bagian output dari dc-dc converter
  • Beruntung kami memiliki sebuah alat dc-dc converter yang dapat memberikan suply tegangan dari 12v hingga 50v (dapat diajust)……saya pikir ini aman untuk test lampu led.
  • Satu-persatu setiap rentengan led diode kami cek menggunakan alat tersebut…..dan achirnya kami menemukan salah satu rentengan tidak nyala. Untuk keamanan agar tidak sampai merusak lampu led, maka saat memeriksa setiap rentengan suply kami seri dengan sebuah Resistor 100 ohm/1w
  • Wah mesti bongkar panel ini untuk mencari penyebab bagian lampu led yangtidak nyala…………??????????

 

**********************************

Thursday, July 25, 2013

Cara kerja LED Driver pada LED LCD


LCD lama yang masih menggunakan lampu CCFL menggunakan modul Backlight Inverter untuk menyalakannya, maka LED LCD menggunakan modul yang dinamakan LED DRIVER untuk menyalakan sejumlah “rentengan Diode LED”
LED Driver mempunyai 2 bagian utama, yaitu
  • DC-DC Converter (Buck Boost Inverter)
  • FET Led-Driver
Sama seperti Inverter CCFL, maka modul Led driver mempunyai konektor kontrol yang terdiri dari :
  • Suply Vcc
  • BL-on
  • PDIM
  • Protek-out
  • Gnd
 
Kami berikan contoh Led Driver LG 32LE450
  • Modul mendapat supply tegangan dc 24v dari bagian Power supply
  • Tegangan 24v ini kemudian dinaikkan menggunakan “Buck Boost Inverter” menjadi tegangan dc yang lebih tinggi (untuk setiap model besarnya tegangan tidak sama) untuk menyalakan sejumlah diode led (model ini mempunyai 4 buah dc-dc converter).
  • Sejumlah Diode Led diseri sehingga menjadi beberapa “rentengan diode led” (model ini mempunyai 4 buah rentengan diode led).
  • Masing-masing rentengan diode led disambung langsung ke tegangan (+) dc supply.
  • Untuk arah ground setiap sebuah rentengan diode led dilewatkan dulu pada sebuah FET driver, yang berfungsi untuk mengatur “pencahayaan diode led” (jadi total ada 4 buah FET driver)
 
Pengaturan kerja dikontrol oleh sebuah IC Led Driver Kontroler yang berfungsi antara lain sebagai :
  • Pembangkit pulsa-pulsa Buck Boost Converter (dc-dc converter)
  • Pembangkit pulsa-pulsa FET driver (PDIM)
  • Kontrol protektor over voltage (tegangan dc-dc converter over)
  • Kontrol protektor output short (tegangan otput dc-dc converter short)
  • Kontrol protektor output open ( rentengan diode led putus atau tidak nyala)

  ************


Dibawah ini adalah contoh kerja sebuah IC Led driver Kontroler.
image
  • VIN mendapat tegangan input dari power supply
  • L1, D1, Q1, C0 merupakan sirkit dc-dc converter
  • Q2 dipakai untuk mengontrol besarnya arus (terang-gelapnya) rentengan diode led.
  • Pin-OVP merupakan sensor overvoltage dan output shorted yang akan mengakibatkan driver HV9911 tidak bekerja jika output overvoltage atau short.
  • Pin-FDBK merupakan sensor arus rentengan diode led agar nyalanya stabil. Dan merupakan sensor "protek" jika yang akan mengakibatkan driver HV9911 berhenti bekerja jika rentengan led tidak menyala (ada salah satu led yang mati)
  • Jika driver HV9911 tidak bekerja, maka output pada D1 sama dengan tegangan Vin.
  • Jika driver HV9911 telah bekerja karena mendapat perintah dari Backlight-on, maka pin-GATE akan mengeluarkan pulsa-pulsa. Arus berbentuk pulsa-pulsa akan mengalir melalui induktor L1 dan fet Q1, yang akan menghasilkan tegangan tinggi diinduksikan pada L1.Tegangan tinggi dari L1 selanjutnya akan disearahkan oleh D1 untuk mengisi elko Co.

 
 
**********************











Saturday, July 20, 2013

Data tegangan diode INxxxx-

 

1N34     Signal     Germanium    60v     8.5 mA

1N34A   Signal      Germanium    60v    5.0 mA

1N67A    Signal     Germanium   100v   4.0 mA

1N191     Signal    Germanium   75v    5.0 mA

1N270     Signal    Germanium    80v   200 mA

1N914     Switch    Silicon          75v    10.0 mA

1N2071   Rect.    Silicon      600v     0.75 mA

1N4001   Rect.    Silicon      50v       1.0 A

1N4002   Rect.    Silicon      100v      1.0 A

1N4003   Rect.    Silicon      200v       1.0 A

1N4004    Rect.    Silicon     400v       1.0 A

1N4005    Rect.     Silicon    600v       1.0 A

1N4006    Rect.     Silicon     800v     1.0 A

1N4007    Rect.     Silicon     1000v    1.0 A

1N4148    Signal     Silicon     75v      10.0 mA

1N4149    Signal     Silicon      75v     10.0 mA

1N914      Switch    Silicon      40v     20.0 mA

1N4445    Signal     Silicon     100v    0.1 A

1N5400    Rect.      Silicon      50v    3.0 A

1N5401    Rect.      Silicon     100v    3.0 A

1N5402    Rect.      Silicon      200v    3.0 A

1N5403    Rect.     Silicon       300v    3.0 A

1N5404     Rect.     Silicon      400v    3.0 A

1N5405     Rect.      Silicon      500v   3.0 A

1N5406     Rect.      Silicon      600v    3.0 A

1N5767     Signal     Silicon        -        0.1 A

 

********************************

Data tegangan diode zener tipe INxxxx

 

Suatu saat kami membeli beberapa macam ukuran tegangan diode zener ke sebuah toko elektronik. Tanpa periksa terlebih dahulu, ketika pelayan menanyakan “apa perlu dibungkus sendiri-sendiri atau jadikan satu, maka segera kami jawab “jadikan satu saja tidak masalah”.

Sesampainya dirumah ternyata diode yang diberikan adalah tipe INxxxx, dimana nilai tegangan tidak tertulis secara langsung pada bodi diode tersebut.

Setelah tanya ama “Mbah Google”, achirnya kami mendapatkan data tegangan dari diode-diode zener tersebut.

 

1N4728A    3.3v

1N4729A    3.6v

1N4730A    3.9v

1N4731A    4.3v

1N4732A    4.7v

1N4733A    5.1v

1N4734A    5.6v

1N4735A    6.2v

1N4736A    6.8v

1N4737A    7.5v

1N4738A    8.2v

1N4739A    9.1v

1N4740A    10v

1N4741A    11v

1N4742A    12v

1N4743A    13v

1N4744A    15v

1N4745A    16v

1N4746A    18v

1N4747A    20v

1N4748A    22v

1N4749A    24v

1N4750A    27v

1N4751A    30v

1N4752A    33v

1N4753A    36v

1N4754A    39v

1N4755A    43v

1N4756A    47v

1N4757A    51v

1N4758A    56v

1N4759A    62v

1N4760A    68v

1N4761A    75v

1N4762A    82v

1N4763A    91v

1N4764A    100v

 

 

**********************************

LCD ada gangguan garis-garis setelah perbaikan bag power-suply

 

KASUS :

  • Samsung LCD teve mati total
  • Diketemukan sebuah diode penyearah 3A untuk tegangan 12 v
  • Setelah penggantian diode, LCD dapat menyala tetapi “timbul gangguan garis-garis miring seperti yang kadang terjadi pada teve tabung yang diganti dengan universal power suply (gacun)

 

PENYEBAB :

  • Diode 3A tidak dapat diganti dengan diode silikon yang biasa seperti yang digunakan pada teve tabung, seperti R4M, FR3005.
  • Setelah diode diganti dengan jenis Schottyy Barrier, maka gangguan langsung tidak nampak lagi

 

Apakah Diode Schottky Barrier?

  • Adalah merupakan diode khusus untuk “penyearah tegangan rendah” yang mempunyai “voltage-drops yang rendah”. Silikon diode umumnya mempunyai voltage drops sekitar 0.6~1.7v, maka schottky diode mempunyai voltage drops hanya sekitar 0.15~0.45v
  • Digunakan terutama untuk sirkit switching regulator dengan “frekwensi tinggi”.
  • Tipe diode ini menggunakan “SR… “ untuk bagian depannya.
  • Biasa dijumpai pada power supply VCD/DVD

 

Dibawah ini adalah salah satu contoh karakteristik diode schottky

clip_image002

image

 

***********************************

Sunday, July 14, 2013

Warna gambar timbul gangguan garis-garis horisontal (tidak stabil)

 

KASUS :

  • TV menggunakan UOC (ultra one chip)TMPA88xx
  • Problem warna ada gangguan garis-garis secara horisontal (warna tidak stabil)
  • Jika kontrol level warna di”minimum”kan – maka gambar hitam putih nampak normal

 

ANALISA :

  • Karena jika kontrol level warna diminimumkan, gambar hitam putih nampak normal – maka dipastikan problem disebabkan pada bagian proses warna.
  • Dengan melihat datasheet TMPA88xx seperti contoh gambar blok diagram dibawah, maka problem kemungkinan disebabkan oleh part-part yang berhubungan dengan bagian proses warna.

image

  • Dari gambar blok diagram TMPA88xx seperti yang terlihat – Nampak bahwa komponen luar yang dapat mempengaruhi kerja bagian warna adalah part yang berhubungan dengan pin-47 (Color APC) dan Xtal XO

 

SOLUSI :

  • Dari hasil pemeriksaan secara visual diketemukan bahwa solderan salah satu kaki elko C534 loos kontak.

 

 

TEORI :

  • Salah satu kebutuhan pada bagian pemroses sinyal warna adalah frekwensi 4.43 Mhz.
  • Pada TMPA88xx frekwensi 4.43Mhz disini diambilkan (diturunkan dari) frekwensi X-tal XO.
  • Pada bagaian ini terdapat sirkit yang dinamakan Color APC (automatic phase control) yang berfungsi untuk menjaga agar frekwensi 4.43Hz “stabil”
  • Sirkit Color APC mempunyai filter yang dihubungkan lewat pin-47.
  • Oleh karena itu jika filter ini ada yang rusak – maka akan mengakibatkan frekwensi 4.43Hz tidak stabil – sehingga warna yang dihasilkan juga tidak stabil, atau mungkin malah hilang samas sekali.

 

 

***********************

Saturday, July 13, 2013

Panasonic LCD TH-L32X20 kadang layar gelap dan suara tidak muncul

 

KASUS :

  • LCD Panasonic TH-L32X20, sudah divonis board digital rusak oleh bengkel lain
  • Kadang dapat hidup normal
  • Tetapi kadang lampu indikator sudah dapat menyala hijau – tetapi layar tetap gelap dan tidak ada suara

Normal LCD ini kalau dihidupkan pertama – indikator merah (st-by) akan berubah menjadi hijau kedip2 – kemudian hijau tidak berkedip lagi –dilanjutkan lampu backlight akan meyala – dan kemudian baru muncul gambar dan suara.

 

TROBEL-SHUTING

Untuk mencari kerusakan problem ini maka kami lakukan pencatatan data tegangan-tegangan penting pada konektor yang menghubungkan board digital kontrol dengan board power supply seperti terlihat pada gambar dibawah pada saat (a) St-by, (b) saat dapat hidup normal, dan (c) saat problem tidak ada gambar

clip_image002

Data tegangan pada pin-pin konektor

 

St-by

Nyala normal

Saat problem

Pin-14/15 (5.6v0 st-by

5.6

5.6

5.6

Pin 11/12 (12v)

0

12

12

Pin-9 (17v)

0

17

17

Pin-7 TV on-off

0

3

3

Pin-4 Alarm (Inv SOS)

0

0

2

Pin-3 (Inv on-off)

0

2.5

0

Pin-2 (Inv PWM Dimmer)

0

2

0

 

ANALISA :

Berdasarkan data tegangan tabel diatas maka kami simpulkan bahwa :

  • Pada saat problem - tegangan kontrol on-off (pin-7) dari mikrokontrol sudah ada – oleh karena itu indikator sudah bisa menyala hijau dan tegangan-tegangan 12v (pin11/12), 17v (pin-9) juga sudah keluar.
  • Pin-4 Alarm (Inverter SOS) ada tegangan – hal ini menunjukkan bahwa bagian Backlight Inverter ada problem – akibatnya maka kontrol Inverter-On (pin-3) dan Inverter Dimmer ((pin-2) tidak keluar tegangan.KESIMPULAN :
  • Kami simpulkan bahwa sirkit Inverter kadang ada masalah

 

PERCOBAAN dan sebagai SOLUSI ACHIR :

Kami coba lumpuhkan sirkit Alarm (Inverter SOS) dengan cara :

  • Lepas kabel penghubung Alarm (inv SOS) dari board digital ke board power supply.
  • Pin-Alram (Inv-SOS) kami sambung ke ground menggunakan sebuah resistor 100 ohm 1/8watt – untuk mengunci agar tegangan tetap nol.
  • Hasilnya ternyata LCD dapat menyala terus secara normal, gambar suara muncul terus.

 

 

Catatan :

  • Menurut service-manual – jika terjadi problem pada bagian Inverter – seharusnya led indikator berubah menjadi warna merah dan kedip 1x. Tetapi mengapa pada kasus ini tidak terjadi? ………………….Inilah yang masih menjadi PR pertanyaan kami?……..Mengapa dari inverter keluar tegangan SOS, pada hal lampu back light dapat nyala normal terus?

clip_image004

 

 

********************************

Tanpa antena layar nyala noise, jika jack antena dicolokkan tv langsung mati protek

 

KASUS :

  • TV tanpa antena dapat nyala dan layar noise
  • Jika jack antenna dipasang – TV langsung mati protek

 

ANALIASA :

Protek dapat disebabkan problem pada sirkit protek bagian :

  • B+ OCP (over current protek) – coba kecilkan atau shortkan Resistor (nilai kecil) yang terdapat pada jalur dari elko B+ ke Flyback. Problem ini kadang bisa dihilangkan dengan mengecilkan level kontras dan britnes.
  • ABL protek – cek komponen-komponen pada sirkit protek ABL. Pada saat antenna dicolokkan biasanya tegangan ABL langsung drops.
  • X-ray protek – coba shortkan ke ground pin X-ray protek pada ic Jungel/Chroma

 

*************************

Tanpa antena layar noise ada, jika jack antena dicolokkan layar blank

 

KASUS :

  • TV dengan IF modul
  • Tanpa antena dipasang raster ada noise, tombol chanel-program/OSD normal
  • Jika jack antena dipasang (dicolokkan) – layar langsung blank (polos), OSD dan suara ada

 

PEMERIKSAAN :

  • Cek gambar pakai sinyal lewat Video-in (dari DVD player) gambar ok.
  • Cek gambar dari jack Video-out dimasukkan ke jack Video-in Tv lain yang normal - gambar juga blank

 

KESIMPULAN/ANALISA

  • Kerusakan ada pada bagian IF modul
  • Biasanya dapat disebabkan karena elko filter AGC kering (cek pakai ESR-meter), atau ic IF amplifier rusak (modul rusak).

 

*****************************