Saturday, August 31, 2013

Cara Up-grade data LCD Toshiba 32AV700E

 

Ada kemungkinan kerusakan atau problem gambar pada LCD Toshiba disebabkan karena “data korup” atau “data error”

Untuk memperbaiki kerusakan semacam ini, maka data dapat di-up-date dengan cara sebagai berikut :

  • Ektrak file kedalam Flash-disk
  • Pasang flash-disk pada pesawat
  • Colokkan listrik – dan tunggu sampai indikator led berhenti kedip2.

(Cara ini kami peroleh dari Sariftv)

Thursday, August 29, 2013

Ada gangguan garis putih horisontal ditengah layar

 

KASUS :

  • Teve China dengan ic vertikal LA78040
  • Raster menyala penuh normal, tetapi dibagian tengah layar ada gangguan “garis putih secara horisontal (mendatar)”

 

PENYEBAB :

  • Elko C406 2.2uF pemasangan polaritas terbalik. Untuk memastikan pmasangan polaritas sudah benar - cek polaritas tegangan dengan voltmeter pada saat teve hidup.
  • Atau elko bocor (leaks)

clip_image002

 

******************************

Wednesday, August 14, 2013

Power suply China beberapa lama dihidupkan Transistor power rusak

 

KASUS :

  • Power suply China menggunakan 3 buah transistor
  • Pertama dihidupkan normal……kemudian setelah beberapa lama Transistor power langsung jebol (………..bukan dihidupkan langsung jebol)

 

PENYEBAB

  • Beberapa kali kami jumpai kasus seperti ini………dan penyebabnya adalah elko besar 100/220uF 400v yang nilainya drops.
  • Kadang kasus disertai gejala dengan suara “ngeter” yang berasal dari tranfo switching

Saturday, August 10, 2013

Management “5 s”

 

Istri saya pernah ceritera, bahwa ipar perempuannya pernah ngomong :”bengkel teve itu umumnya pasti kumuh”. Tapi langsung dijawab oleh istri saya :”tapi kalau suami saya lain, lihat saja sendiri”

Menanggapi omongan istri saya :”saya cuma bisa meng-iya-kan”. Memang hal itu merupakan kenyataan yang sering saya jumpai.

Coba saja lihat :

  • Buka laci meja. Mungkin disitu bayak diketemukan serpihan sedotan timah, ada bekas bungkus rokok, bekas komponen rusak, potongan kabel
  • Lihat bawah meja. Mungkin penuh barang-barang dan jarang disentuh sapu.
  • Lihat meja kerja. Mungkin banyak skrup, potongan kabel, puntung rokok, ada beberapa teve dibuka sekaligus.
  • Lihat lantai sekitar. Mungkin sulit untuk jalan, barang2 saling ditumpuk sehingga kadang sulit dicari.
  • Teknisi kebingungan mencari teve yang mau diambil, peralatan yang ketlingsut. Ada teve yang kelupaan belum dikerjakan.

clip_image002

clip_image004

Sory ya buat pemilik bengkel ini, gambarnya saya pinjam

Kenapa bisa demikian?    Ada beberapa alasan yang menyebabkan hal demikian terjadi, antara lain :

  • Merasa sayang untuk membuang barang-barang yang sebenarnya tidak diperlukan lagi.
  • Terlalu disibukkan dengan pekerjaan, sehingga “tidak ada waktu” untuk membersihkan maupun menata.
  • Atau mereka memang tidak peduli, tidak merasa risih dengan tempat kerja yang amburadul dan kotor. Melihat tempat kerja kotor dan amburadul sudah ter-“biasa”…….
  • Tidak tahu harus berbuat apa? Atau tidak tahu bagaimana cara mengatur tempat kerja.
  • Tidak mempunyai rasa disiplin.
  • Tidak tersedia peralatan untuk menjaga kebersihan

 

Disini kami berikan “5 S” atau singkatan dari 整理 (seiri), 整頓 (seiton), 清楚 (seiso), 清潔 (seiketsu), 躾け (shitsuke),

5S adalah suatu metode “penataan” dan “pemeliharaan” wilayah kerja secara intensif yang berasal dari Jepang yang digunakan oleh manajemen dalam usaha memelihara ketertiban, efisiensi, dan disiplin di lokasi kerja sekaligus “meningkatan kinerja” perusahaan secara menyeluruh.

Penerapan 5S harus dilaksanakan secara bertahap sesuai urutannya. Jika tahap pertama (seiri) tidak dilakukan dengan baik, maka tahap berikutnya pun tidak akan dapat dijalankan secara maksimal, dan seterusnya.

1. Seiri (sort). Merupakan kegiatan indentifikasi barang/peralatan maupun spare part yang dilanjutkan dengan kegiatan “pemilahan” dan “pengelompokan” antara barang yang masih sering digunakan, barang yang mungkin/jarang digunakan, dan barang yang semestinya dibuang atau tidak diperlukan. Barang yang sering diperlukan ditempatkan pada lokasi yang mudah dijangkai, barang yang jarang digunakan disimpan ditempat lain, barang yang tidak dipakai dibuang atau diloakkan.

2. Seiton (straighten) . Merupakan metode “penyimpanan barang maupun peralatan” pada “posisi yang telah ditetapkan” agar “siap dan mudah dicari” jika diperlukan. Dikelompokkan tempat penyimpanan peralatan, tempat teve belum dikerjakan, tempat teve kesulitan/tunggu spare part, tempat teve sudah selesai misalnya.

3. Seiso (shine). Merupakan kegiatan pembersihan dan perawatan peralatan dan area tempat kerja sehingga selalu tampak rapi, teratur, dan bersih. Setiap hari sebelum meninggalkan tempat kerja semua harus dirapikan, diatur pada tempatnya, dan dibersihkan

4. Seiketsu (standardize). 3 tahap diatas harus merupakan ”kebiasaan pribadi” yang harus dilakukan oleh setiap pekerja. Setiap pekerja pada kelompok perlu “tahu dan memahami” semua hal ini.

5. Shitsuke (sustain). Rasa “disiplin diri” masing-masing pribadi, dan harus ada komunikasi yang baik pada semua orang yang dalam pekerjaan dalam menjaga agar seluruh tahap diatas bisa berjalan terus-menerus. Setiap pekerja baru mesti “diberikan training” agar memahami dan ikut melaksanakan semua hal ini

clip_image006

clip_image007

clip_image009

Intinya 5S adalah :

  • Memilah apa yang perlu dan apa yang tidak diperlukan
  • Menentukan lokasi setiap barang maupun material pada tempat yang sesuai
  • Standard kerja ini harus secara disiplin dilaksanakan

 

********************************

PAGE KOMPONEN


Thursday, August 8, 2013

Data frekwensi kerja SAW FILTER

 

Pada input bagian penguat Video IF dari Tuner terdapat komponen yang dinamakan SAW Filter. Untuk Indonesia maka SAW Filter yang digunakan adalah yang mempunyai frekwensi kerja 38.9Mhz

38.0MHz    L3826C/F3826C
38.0MHz    F3828H
38.0MHz    L1333
38.0MHz    SF3811/F3811
38.0MHz    K2958
38.0MHz    K2979
38.0MHz    K2957
38.0MHz    K3561M
38.0MHz    K6283K
38.9MHz   N38.9A
38.9MHz   L38.9C
38.9MHz   G1865M
38.9MHz   L38.9
38.9MHz   F389
38.9MHz   K2971M
38.9MHz   L38.9H
38.9MHz   K2955M
38.9MHz   K2966M
38.9MHz   L38.9L
38.9MHz   K3953M
38.9MHz   G3962M
38.9MHz   K9656M
38.9MHz   K2962M
38.9MHz   L9453M
38.9MHz   SIP5K

DATA KOMPONEN

Saturday, August 3, 2013

Dapatkah sistim protek backlight-inverter dilumpuhkan.

 

Gejala backlight-inverter mati protek.

Karena setiap LCD memunyai cara kerja yang sedikit berbeda, maka gejala backlight-inverter mati karena protek dapat ditunjukkan sebagai berikut :

  • Layar nyala sebentar terus gelap, led indikator tetap nyala hijau dan suara tetap ada.
  • Layar nyala sebentar terus pesawat mati, dan led indikator berubah merah kedip2.
  • Lampu backlight kedip-kedip (….kaya disco gitu lho)

 

Penyebab CCFL Inverter mati protek ada beberapa macam, antara lain adalah :

  • Salah satu tranfo HV (high voltage) ada yang rusak. Secara visual kadang tranfo yang rusak terlihat gosong kawat emailnya. Tranfo yang rusak kalau dicek resistansi pada kumparan sekundernya (bagian tegangan tinggi) biasanya berbeda nilainya dengan tranfo lainnya yang masih bagus (dapat tambah besar atau sebaliknya dapat pula tambah kecil)
  • Salah satu lampu CCFL tidak nyala karena rusak atau los kontak
  • Salah satu kapasitor tegangan tinggi rusak
  • Ada solderan pada bagian tegangan tinggi HV yang los kontak
  • Kerusakan pada bagian sirkit protek pada board inverter

 

Apakah sirkit protek dapat dilumpuhkan?

Pada saat backlight nyala pertama kali, tegangan backlight belum stabil. Dan hal ini dapat memicu sirkit protek aktip bekerja. Maka pada umumnya sirkit protek ditunda dulu beberapa detik kerjanya pada saat pertama kali inverter dihidupan.

Dibawah ini adalah contoh pin-out sebuah ic driver inverter CCFL OZ9983

clip_image002

Lamanya penundaan sistim protek ditentukan oleh besarnya nilai kapasitor pada pin-3 TIMER. Makin besar nilai kapasitor kama makin lama penundaan kerja sistim protek. Jika pin ini langsung dishort ke ground…..maka sistim protek akan tidak bekerja sama sekali.

Awas : Mematikan sirkit protek mungkin dapat berakibat Power FET inverter rusak jika ternyata tranfo HV rusak (short)

Beberapa contoh lainnya pin protek IC Driver Inverteryang perlu dishortkan ke ground (catatan ini kami peroleh dari blognya orang luar sono….jadi bukan pengalaman sendiri) :

  • TL5001 pin-5
  • TL1451 pin-15
  • TL5451 pin-15
  • BA9741 pin-15
  • BA9743 pin-15
  • MB3775 pin-15
  • AT1741 pin-15
  • AT1380 pin-2
  • KA7500 pin-1 dan 16
  • TL494 pin-1 dan 16
  • FA3629 pin-15 dan 16
  • FA3630 pin-7 and 10
  • OZ960 OZ962 pin-2
  • OZ965 pin-4
  • OZ9RR pin-8
  • AAT1100 pin-8
  • AAT1107 pin-15

Kapasitor pada pin ini diopen (dilepas)

  • BIT3101 pin-2 dan 15
  • BIT3102 pin-5
  • BIT3105 pin-4
  • BIT3106 pin-4 dan 27
  • BIT3107 pin-4
  • BIT3193 pin-15

Untuk mencari kaki pin-protek tipe lain, maka datasheet ic driver dapat dicari lewat “datasheet4u.net”

 

***************************

Trik melepas elko aluminium smd aman dan cepat


Melepas elko aluminium smd (tempel) yang sering dijumpai pada Kontrol-board LCD atau PLASMA kalau belum berpengalaman kadang makan waktu lama dan beresiko merusak printed board. Kerusakan printed tentu akan menambah beban pekerjaan tersendiri karena kadang jalur printednya sangat lembut dan butuh waktu lama untuk menyambungnya kembali. Apalagi kalau jumlahnya sangat banyak seperti dijumpai pada PLASMA model lama.
Menurut kami cara teknis yang paling aman dan cepat adalah pengalaman dari SarifTv (Spesialist LCD Electronics Clinics) :
  • Tanpa solder.
  • Dengan tang lancip - cukup dipelintir diputar searah jarum jam sampai kaki-kaki elko patah dan lepas.
  • Jangan memaksa menarik elko jika kaki-kaki belum putus.

Tetapi berdasarkan pengalam kami kadang ada yang membuat putus jalur printed, disebabkan jalur printed dibawah kaki elko sudah terlanjur korosi berwarna hitam


*****************



Friday, August 2, 2013

Kasus LCD Sanyo mati total.


KASUS :
LCD Sanyo 24 inch mati total
 
PENYELESAIAN :
  • Cek tegangan 5v untuk st-by tidak ada
  • Cek diode pada sekunder switching regulator ada yang short. Kode diode SR 515 yang yang artinya mempunyai kemampuan 5A. Ganti dengan diode B+ yang biasa diketemukan TV 29 inch yang bentunya mirip transistor dengan pendingin (…….diode serupa juga dapat diperoleh dari bekas power suply CPU computer)
  • Setelah penggantian diode, tegangan 5v st-by dan lainnya OK…..tapi lampu indikator tetap belum nyala……..wah Kontrol-board bermasalah nih ???????
  • Cek tegangan pada kaki osilator X-tal kontrol board dan beberapa elko lainnya…..tidak ada tegangan semua……..wah kalau seperti ini rasanya ada tegangan yang belum masuk……..ada sepercik harapan kasus bisa diselesaikan.
  • Cek kontrol-board secara visual…….diketemukan ada sebuah ic smd (tempel) yang retak……beruntung nomor part masih kelihatan…yaitu H1117…….input sudah masuk tegangan 5v, tetapi pada outputnya tidak ada tegangan keluar………cari data-sheet ic tersebut lewat “datasheet4u.net”……..ic merupakan regulator yang dapat diajust 1.8v/2.5v/3.3v/5v
image
image
  • Susah cari ic demikian (atau mungkin malah tidak ada yang jual?)…….berpikir sejenak…..kenapa tidak dicoba “di-drop” pakai diode saja?.........Maka diseri 3 buah diode IN4001…..dipasang antara Input dan Output agar mendapatkan tegangan sekitar 3v, karena sebuah diode silikon akan menurunkan tegangan sekitar 0.6~0.7v
  • Coba dihidupkan…….lampu indikator st-by langsung nyala…….tekan tombol power……indikator langsung berubah hijau……kemudian byaaarrrr….. LCD langsung nyala dan keluar gambar………bereeeessssssss
 
 
***********************