Sunday, April 27, 2014

Cara kerja sirkit ABL

 

ABL = Automatic Bright Limiter, atau pengatur brines secara otomatis. Sesunguhnya pengaturan otomatis bukan dilakukan oleh ic chroma itu sendiri, tetapi dilakukan arus anode CRT yang disuply oleh FBT

  • Pin-ABL pada ic Chroma biasanya mempunyai tegangan sekitar 3v.
  • Jika tegangan pin-ABL turun, maka britnes gambar juga akan turun. Jadi tegangan pin-ABL mengatur level britnes gambar.
  • Pada ic tipe tertentu pin-ABL juga dipakai untuk mengatur level kontras. Sirkit seperti ini dinamakan pin-ABCL (Automatic Brightness Contrass Limiter)

Fungsi ABL :

  • Menjaga agar arus anode CRT tidak over current, sehingga umur CRT menjadi lebih panjang.
  • Menjaga agar arus flyback tidak over current, sehingga flyback menjadi lebih awet.

 

Cara kerja sirkit ABL :

  • Arus anode CRT mengalir dari ST-5v2 (5,2V) ke anode CRT seperti ditunjukkan garis merah
  • Jika level britnes gambar kecil, maka arus anode juga kecil atau normal, tegangan pada VD401 (titik yang ditunjukan panah) masih mendekati 5v2. Dan tegangan pin-ABL tidak terpengaruh sama sekali
  • Jika tiba-tiba gambar berubah sangat terang, maka arus anode juga akan bertambah besar. Pada R407 tegangan 5,2v akan drops sesuai hukum ohm (V = I x R), sehingga tegangan pada titik tanda panah juga akan drops. Makin besar arus anode makin kecil tegangan pada titik tanda panah.
  • Misal titik tanda panah drops sehingga menjadi 2.5v. Maka tegangan pin-ABL juga akan diturunkan menjadi 2.5v lewat diode VD401. Level britnes ic chroma juga diturunkan. Sehingga britnes CRT otomatis jadi akan diturunkan (gambar tidak jadi sangat terang)

image

 

Kerusakan sirkit ABL

  • Jika R407 putus – maka tegangan pada titik tanda panah akan menjadi nol – akibatnya level britnes jadi nol (layar gelap).
  • Jika C231 short ke ground – akibatnya tegangan pada titik tanda panah akan drops mendekati nol dan layar menjadi gelap.
  • Jika R232 atau R233 putus – maka jalur arus anode CRT akan putus – akibatnya akan terjadi loncatan api pada kaki ABL flyback.
  • Jika VD401 atau R406 putus – maka fungsi ABL menjadi tidak kerja. Dapat mengakibatkan flyback dan CRT cepat rusak.

 

Catatan :

  • Tegangan ABL tidak selalu diambil dari 5.2v
  • Ada yang diambil dari tegangan 12v dan ada pula yang diambil dari tegangan B+. Makin tinggi tegangan, maka makin besar nilai R407 yang dibutuhkan

 

 

****************

Memahami TA8859 kontrol EW dan Vertikal

 

clip_image002

  • IC ini kadang dijumpai pada Toshiba lama layar besar atau Panasonic lama pada sirkit Vertikal.
  • Dipasang antara ic besar Chroma (misal AN5607,M52707) dan ic Vertikal-out.
  • Berfungsi untuk pengaturan kontrol EW dan Vertikal melalui kontrol sda/scl, karena seperti kedua contoh ic diatas belum memiliki fasilitas kontrol EW

 

 

Blok diagram TA8859image

 

Contoh sirkit TA8859

image 

 

Data tegangan kaki2 TA8659

image

 

Trobelshuting kerusakan vertikal satu garis

 

  • Pastikan dulu bagian ic Vertikal-out telah bekerja normal, yaitu dengan cara menyentuh-nyentuh kaki inputnya dan garis harus nampak gerak-gerak keatas-bawah
  • Cek tegangan Vcc 12v pin-3 TA8859
  • Cek tegangan sekitar 2.5v pada pin-6 (V.feedback). Tegangan ini umumnya berasal dari kumparan def yoke
  • Elko filter pada pin-15 (V.ramp) kalau kering akan menyebabkan vertikal satu garis. Cek nilai dengan kapsitan-meter atau cek dengan esr-meter
  • Kalau TA8859 telah bekerja normal, maka jika pin-13 input triger disentuh-sentuh layar harus bisa membuka.
  • Kalau TA8859 telah bekerja normal tetap satu garis, berarti kerusakan ada pada ic chroma.

 

 

***********************

Friday, April 25, 2014

Modifikasi Fbt Sharp FA122 (BSC26-2631)

 

Flyback Sharp FA122WJ atau BSC26-2631 vertikal LA70040 - rame2 ada 3 buah teve yang rusak. Cari penggantinya di sini kok susah belum (stock kosong). Achirnya modifikasi dengan FA060 atau FA094 doos biru (no kaki sama).

  • Ada kejanggalan pada kedua flyback tersebut, yaitu jika ic vertikal belum dipasang tegangan vertikal sepertinya ketinggian, tetapi jika ic vertikal telah dipasang tegangan langsung drops tinggal 20v.
  • Maka perlu dibuatkan lilitan tambahan sebanyak 3 atau 4 gulung pada inti ferit untuk mendapatkan tegangan sekitar 24v
  • Kalau kami amati dari ketiga teve yang rusak ini – adjustmen level kontras full semuanya. Oleh karena itu untuk menjaga agar flyback lebih awet maka melalui service mode level “sub contras” kami turunkan hanya seperlunya saja.

 

Evaluasi masalah flybak :

  • Kemungkinan cara gulung kedua flyback ini terbalik pada bagian vertikal.
  • Berbeda dengan tranfo adaptor untuk ac 50hz….jika pemasangan diode penyearah pada kedua ujung lilitan dibolak-balik…..maka tegangan keluaran akan tetap sama.
  • Tetapi pada flyback…jika pemasangan diode pada ujung lilitan tegangan keluaran akan bebeda. Akan keluar tegangan rendah dan tegangan yang lebih tinggi.
  • Tetapi keluaran tegangan yang tinggi akan drops jika dibebani. Biasanya lilitan seperti ini hanya digunakan untuk pulsa, misalnya untuk pulsa H.AFC

image

Coba amati gambar diatas :

  • Bentuk pulsa-pulsa pada pin-6 (vertikal out) dan pin-7 (suply 12v) karena membutuhkan arus besar berbeda bentuknya dengan pulsa-pula pada pin-10 (H.AFC), pin-3 (180v) yang hanya membutuhkan arus kecil…..perbedaan ini hanya disebabkan oleh arah lilitan saja.

 

 

**********************************

Thursday, April 24, 2014

TDA8366 dengan problem no color

 

KASUS :

  • TV Sony dengan TDA8366 dengan problem “no color”

 

SOLUSI :

  • Cek adjustment Color volume, Color System (Auto atau PAL), Sound System (B/G) semua sudah benar.
  • Buka schematik diagram……tapi sepertinya kok masih sulit untuk membantu analisa.
  • Buka datasheet untuk memahami cara kerja bagian warna serta alat bantu analisa kerusakan.

image Blok diagram TDA8366

 

Untuk lebih jelas kerja bagian pemroses  warna – dapat  ditunjukkan seperti gambar dibawah :

image

  • PAL/NTSC decoder, untuk memisahkan sinyal warna dari ssinyal pembawa warna 4.43Mhz  menjadi sinyal warna (R-Y) dan (B-Y)
  • 1H Delay line TDA 4661, untuk mengembalikan phase sinyal (R-Y) pada sistim PAL karena phasenya digeser 900 setiap 1 harisontal line pada transmiter
  • G-Y MATRIX & SAT CONTROL, Kontrol level warna dan pemroses matrix sinyal (R-Y) & (B-Y) untuk mendapatkan sinyal R, G, B
  • Setelah melakukan pemeriksaan pada komponen-komponen yang berhubungan dengan sirkit warna, maka diketemukan salah satu kapasitor pada pin-34 leaks (bocor)

 

************************************

Saturday, April 19, 2014

Memahami panel LCD seri.2

 

Timing kontrol untuk mengasilkan gambar pada panel LCD

Sangat berbeda dengan cara kerja tabung CRT dimana gambar diperoleh dengan bantuan scaning horisontal dan vertikal. Maka agar dapat membentuk sebuah gambar pada panel LCD , “penyalaan” masing-masing sub pixel dikontrol oleh sirkit yang dinamakan “timing kontrol” seperti gambar blok dibawah ini.

image

  • Source Driver dan Gater driver merupakan satu kesatuan dengan panel kaca LCD – dan disambung menempel langsung dengan kaca panel menggunakan beberapa flat wire atau biasa dinamakan COF.
  • Modul “Timing control” atau “T-con” layar besar umumnya berdiri terpisah sendiri dan disambungkan ke driver menggunakan flat wire.
  • Tetapi pada layar ukuran kecil “modul timing kontrol & driver” sudah merupakan satu kesatuan.

 

Perkembangan perubahan bentuk phisik panel LCD

Bagi pemula yang baru mengikuti teknologi LCD tentu akan bertanya-tanya mengapa ada panel yang mempunyai Gate driver (……istilah tuser ada “kupingan”-nya, tetapi ada pula yang tidak mempunyai gate driver).

clip_image004

  • Pada awalnya memang semua panel LCD mempunyai pc-board Source driver dan Gate driver.
  • Kemudian dikembangkan tanpa pc-board Gate driver. Ini bukan berarti gate driver dihilangkan. Tetapi gate driver telah ditanam pada kaca panel dengan teknologi COG, tapi masih nampak mempunyai flat wire untuk sambungan-sambungannya.
  • Dan sekarang hampir semua panel LCD tidak ada kupingan-nya, sebab semua sudah tertanam pada kaca panel LCD.

clip_image006

 

 

Istilah-istilah teknis yang berhubungan dengan panel LCD.

 

  • COF = Chip on Film (gambar bawah-atas), yaitu teknologi dimana chip ic ditanam pada FPC (flexible printed circuit). Istilah lain yang kadang digunakan untuk menamakan COF adalah TPC (tape carrier package)
  • COG = Chip on Glass (gambar bawah-bawah), yaitu teknologi dimana chip ic ditanam pada papan kaca LCD (TFT array)
  • ACF = Anisotropic Conductive Film, yaitu merupakan semacam timah solder yang bersifat sebagai penghantar listrik yang digunakan untuk menyambung driver (COF) dengan pc-board atau dengan kaca panel LCD

image

image

  • TAB = Tape Automation Bonding, yaitu proses atau piranti untuk menyambung COF dengan pc-board atau dengan panel kaca LCD. Proses TAB menggunakan press- toll yang dipanaskan (temperatur sekitar 60 hingga 900C, tekanan sebesar 250-600 kg/cm2 , waktu 3-20 detik) seperti terlihat pada gambar dibawah. Agar tidak merusak COF, maka dipakai “silicon rubber” atau “teflon” yang merupakan bahan penghantar & tahan panas yang dipasang antara press-toll dengan TCP

 

image

 

clip_image014Contoh gambar mesin TAB

 

Kerusakan panel LCD.

Dengan telah memahami bentuk dan konstruksi panel, maka kerusakan panel dapat disebabkan oleh berbagai macam, seperti :

  • Chip ic pada pc-board rusak, dapat diperbaiki kalau ada partnya.
  • Chip ic pada COF rusak, dapat diganti komplit kalau ada spare-part dan mesin TAB bondingnya.
  • Chip ic dalam kaca panel rusak.
  • Sambungan antara chip ic dengan FPC pada COF. Ada kemungkinan diperbaiki.
  • Sambungan antara COF dengan kaca panel ataupun dengan pc-board kurang kontak. Ini adalah jenis kerusakan yang paling sering dijumpai dan ada kemungkinan untuk direpair.
  • Ada jalur atau sambungan yang putus pada pc-board, COF, ataupun dalam kaca panel. Untuk sambungan atau jalur putus diluar kaca panel masih ada kemungkinan untuk diperbaiki.
  • Ada transistor yang digunakan untuk menghidupkan sub pixel dalam kaca LCD rusak.
  • Wadah sub pixel cairan LCD retak atau bocor. Biasanya karena benturan.
  • Kerusakan polariser disebabkan karena over heat. Bisa diganti baru – Cuma masalahnya di Indonesia belum ada yang jual.

 

 

Mau jadi tukang repair panel LCD profesional. Coba “Ngintip” tukang repair LCD arek-arek luar sana :

 

**********************************

Thursday, April 17, 2014

Sharp slim 21 gambar ada gangguan garis horisontal

 

KASUS :

  • Sharp slim 21” dengan IC SMD TDA12110.
  • Problem gambar utuh normal - tapi ada gangguan garis horisontal yang bergerak dengan cepat dari bawah keatas layar.

 

ANALISA & SOLUSI :

  • Pertama lihat gejala kerusakan…..rasanya problem kok sulit……mesti dilacak mulai dari mana belum terpikirkan……kecurigaan sementara pada ic SMD ?
  • Perlu dicatat - jika gangguan berupa garis horisontal (mendatar) berarti problem gangguan pada frekwensi rendah, seperti misalnya gangguan frekwensi 50Hz. Sedang kalau gangguan berupa garis-garis vertikal (tegak), maka disebabkan gangguan pada frekwensi tinggi (frekwensi horisontal 15.625 Hz atau yang lebih tinggi)
  • Kalau kerusakan elko filter tegangan 400v biasanya gangguan garis hanya bergerak dengan lambat.
  • Kalau kerusakan elko-2 filter bagian sekunder juga tidak mungkin, karena switching regulator bekerja pada frekwensi tinggi.

Setelah ditunda-tunda beberapa hari dan ada waktu agak senggang…maka pelacakan kami mulai menggunakan osiloskop.

  • Cek pulsa vertikal yang ke masuk ke input Ic Vertikal LA78040 nampak tidak ada gangguan – berart gangguan bukan dari IC Vertikal-out maupun dari Vertikal osilator pada TDA21110.
  • Cek riple pada elko 400v hasilnya normal
  • Cek riple pada elko-elko filter bagian sekunder power suply – disini baru “nampak adanya gangguan”.
  • Setelah cek satu demi satu - ternyata level gangguan yang terbesar ada pada filter output ic regulator 5v (gambar bawah)…………….lha ini kira-kira biang keroknya. Kemudian kami cek tegangan……ternyata outputnya berubah menjadi hampir 6v
  • Setelah penggantian regulator 5v….gangguan langsung hilang.

clip_image002

 

 

******************

Wednesday, April 16, 2014

Sharp LCD 24” problem suara setelah pasang Gacun

 

KASUS :

  • Sharp LCD 24” dengan power suply diluar (adaptor) dc 15v.
  • Power suply rusak parah dan coba ganti pakai Gacun (kabel biru dipasang)
  • Hasil gambar normal.
  • Tapi suara lama-lama hilang sendiri seperti di “muting”. Pesawat dimatikan kemudian dihidupkan lagi - suara kembali normal,……..tapi lama-lama akan hilang lagi.

 

SOLUSI :

  • Kalau diamati jika volume suara besar, maka akan mati lebih cepat dibanding jika volume suara kecil
  • Pasang tambahan elko filter 2200uf pada jalur tegangan 15v langsung didalam pesawat (karena kalau dipasang pada power suply tidak muat)
  • Hasil pesawat langsung OK

Dasar-dasar Panel LCD


Elemen dasar LCD
 
image
Konsep dasar cara kerja “elemen dasar kristal cair” atau “sub-pixel”:
  • Elemen kristal cair atau LCD (liquid crystal display) merupakan bahan yang berbentuk antara cair dan padat, yang terdiri dari molekul-molekul kristal. Kristal cair ini kemudian dimasukkan dalam wadah yang memiliki permukaan alur-alur  seperti gambar diatas.
  • Kristal cair memiliki sifat “dimana susunan moleku-molekulnya otomatis akan sejajar mengikuti bentuk alur wadahnya”
  • Wadah bagian atas alurnya berbeda dengan alur wadah bagianbawah, sehingga susunan molekul-molekul kristal cair akan seperti dipelintir.
  • Bagian atas dan bawah wadah dipasang “polarizer” yang disusun dengan beda arah 90 derajad
  • Jika wadah kristal cair “tidak mendapat tegangan” - maka susunan kristal akan terpelintir seperti gambar (kiri) dibawah. Dan sinar  “bisa menembus” melewati wadah
  • Jika kristal “mendapat  tegangan” - maka molekul-molekul kristal tersebut tersusun rapi sejajar secara vertikal dan sinar “tidak dapat menembus”
image
  • Atau secara sederhana kristal cair dikatakan “dapat diatur buka-tutup seperti jendela” dengan cara memberikan tegangan pada wadahnya.

 
 
Struktur Panel LCD
 
  • Panel LCD tersusun dari ratusan ribu sub-pixel seperti contoh gambar dibawah. 
  • Untuk mengatur buka-tutup masing-masing sub pixel disini ada ribuan kabel transparan dan sangat lembut yang diatur secara vertikal (dari atas ke bawah) dan horisontal (dari kiri kekanan.
  • Susunan kabel penghubung demikian sering dinamakan matrix
  • Sebagai contoh untuk panel kaca dengan resolusi 1280 x 800. Maka akan terdapat hubungan kabel vertikal sebanyak 1280 x 3 dan kabel hoisontal 800.
image
  • Masing-masing sub-pixel diberi filter warna yang tersusun seperti gambar dibawah
clip_image008





SUSUNAN PANEL LCD LENGKAP.

Gambar dibawah menunjukkan isi atau susunan Panel LCD secara lengkap.
 
image


  1. Backlight : Lokasi ada dibagian paling belakang. Umumnya menggunakan semacam lampu neon yang dinamakan CCFL yang digunakan untuk menghasilkan sinar putih yang merata pada seluruh bidang layar. Biasanya terdiri dari beberapa buah lampu CCFL yang dipasang berjajar secara horisontal dan untuk model-model baru sudah diganti menggunakan lampu LED.
  2. Difuser : Merupakan semacam filter yang digunakan agar sinar dari backlight betul-betul merata pada seluruh bidang permukaan kearah depan .
  3. Back Polariser : Sinar yang dihasilkan backlight mempunyai polarisasi yang acak. Polariser merupakan sejenis filter yang digunakan agar sinar dari backlight terpolarisasi tunggal secara vertikal.
  4. PANEL kaca  LCD : Bagian inilah yang sesungguhnya membentuk gambar. Panel kaca terdiri dari susunan ratusan ribu elemen-elemen LCD yang dinamakan Sub pixel (picture elemen). Jumlah sub pixel tergantung dari besarnya resolusi dan ukuran layar. Masing-masing sub-pixel LCD dikendalikan oleh suatu tegangan sehingga dapat menghalangi sinar dari back light atau meneruskan sinar dari back light. Jadi LCD berlaku mirip semacam ratusan ribu jendela-jendela kecil yang masing-masing dapat dibuka-tutup oleh tegangan matrix pengendali yang dapat mengatur sedikit-banyaknya sinar backlight yang akan tembus melewatinya kearah depan layar. Setiap sub-pixel dikendalikan oleh sebuah transistor (TFT) yang berfungsi mengatur banyaknya sinar dari backlight yang akan tembus melalui masing-masing sub-pixel.
  5. Fiter RGB : Filter RGB disusun pada pixel-pixel LCD sehingga hampir mirip membentuk semacam lapisan phospor seperti yang dijumpai pada teve CRT. Tujuannya agar dapat menghasilkan gambar berwarna.
  6. Front polariser: Merupakan sejenis filter seperti Back Polariser, tetapi mempunyai polarisasi horisontal.


****************************

















Monday, April 14, 2014

LG slim 21” mati protek setelah ganti Tr Horisontal yang rusak

 

KASUS :

  • LG Slim 21 rusak transistor horisontal.
  • Setelah  penggantian – ketika dihidupkan langsung mati protek

 

PENYEBAB :

  • Akibat kerusakan Transistor Horisontal, kadang menyebabkan Resistor FR403 pada jalur B+ nilainya sedikit molor atau kadang putus.

clip_image002

  • Resistor ini sendiri berfungsi sebagai “sensor” sirkit protek OVP (Over Current Protektor).
  • Jika nilai resistor ini sedikit molor - maka akan mengakibatkan protek aktip bekerja, walaupun teve pada kondidi normal.

 

Cara kerja sirkit protek OVP

  • FR403 terhubung dengan Emitor dan Basis Q409.

clip_image004

  • Pada kondisi normal tegangan pada FR403 (berdasar rumus V= I x R) kurang dari 0,7v sehingga Q403 kodisi “off” – dan Kolektor tegangan “0v”
  • Jika arus yang melalui FR403 over – maka akan mengakibatkan tegangan pada FR403 naik melebihi 0.7v sehingga Q403 “0n” - dan kolektor ada tegangan sebesar tegangan B+
  • Melalui R423 tegangan kolektor ini terhubung pada Q16 yang mengontrol pin-Protek pada IC LV762xx pin-29.

clip_image006

  • Pada kondisi normal Basis Q16 tegangan “0v” dan Kolektor “4v”
  • Sirkit protek pada model ini dapat dilumpuhkan dengan cara melepas Q16.

 

 

********************************

Sunday, April 13, 2014

Memahami cara kerja power-suply Sony KLV-KDL 32BX320

 

Power suply untuk st-by menggunakan MIP2H2 seperti gambar dibawah.

image Gambar.1

Tegangan sekunder digunakan untuk :

  • Tegangan st-by 3.3v untuk mother-board dari D6201 (cold chasis).
  • Suply Vcc MIP2H2 dari D6104 pada hot chasis (untuk tegangan start sirkit ada didalamMIP2H dari pin-5).
  • Suply Vcc CXA3810 dari D6105 pada hot chasis.

 

CXA3810 mempunyai fungsi ganda, yaitu sebagai :

  • PFC driver (gambar.2).
  • Power suply utama driver (gambar.3).
  • AC detect sensor (gambar.4).

image  Gambar.2

image Gambar.3

 

clip_image008Gambar.4

 

Ada 4 buah photocoupler, masing2 untuk :

  • PH6101 -Kopel tegangan “AC det” dari hot chasis ke cold chasis
  • PH6102 - Kopel umpan balik power suply st-by 3.3v
  • PH6103 - Kopel kontrol “on-off” dari cold chasis ke hot chasis
  • PH6301 - Kopel umpan balik power suply utama 12v dan 24v

 

SIRKIT PROTEK

Power suply ini mempunyai 3 buah sensor protek yang akan me-matikan kontrol power-on. Jika modul power suply mendapat perintah power-on dari main-board, maka pada basis Q6202 akan ada tegangan sekitar “0.3v”. Jika terjadi protek maka tegangan basis Q6202 ini akan menjadi “0v” (gambar.4).

  • Over Voltage Protektor tegangan 24 - sensor zener D6205 (gambar.5a).
  • Over Voltage Protektor tegangan 12v - sensor zener D6204 (gambar.5a).
  • Protek 3.3v st by drops (sensor Q6204) – normal kolektor Q6204 adalah “0v” (gambar.5b).
  • Protek dapat dilumpuhkan dengan men-short-kan C-E transistor Q6203.

clip_image010Gambar.4

clip_image012

Gambar.5a

clip_image014

Gambar.5b

 

Pada modul power suply ini terdapat kontrol “on-off” tegangan 12v untuk Panel, yang dilakukan menggunakan ic Q6402 (gambar.6)

imageGambar.6

 

  • Input 12v pin-1,2,3
  • Output 12v pin5,6,7,8
  • Kontrol on-off pin-4

 

 

TROBELSHUTING

Power suply utama tidak kerja :

  • Cek pada konektor dari mother-board apa sudah mendapat tegangan pada pin Power-on (sekitar 2-3v) dari mother-board
  • Cek basis Q6202 apa sudah ada tegangan sekitar 0.3v. Kalau tidak ada tegangan – berarti protek aktip bekerja atau ada komponen yang rusak.
  • Cek apakah CX3810 sudah mendapat tegangan suply Vcc dari tranfo st-by (………pengukuran ground pada hot chasis)
  • Cek apakah tegangan pada pin-24 sudah berubah menjadi “0v”
  • Cek apakah tegangan pada elko besar telah naik menjadi sekitar 390v (………artinya PFC telah bekerja)
  • Cek nilai serial resistor R6301 sampai R6305, atau mungkin ada kerusakan komponen pada pin Ac det input yang setengah short.
  • Cek apakah sudah ada tegangan dari diode bridge D6303

 

 

Skematik lengkap dapat di download dari sini.

 

********************

Wednesday, April 9, 2014

Electronics Cool Spary

 

Electronics Cool Spary

Cool spray ini mirip yang digunakan untuk menyemprot pemain sepak bola yang cedera. Oleh para teknisi di luar sono, alat ini sudah lama digunakan, sedang di Indonesia sepertinya masih belum banyak dikenal dan masih sulit dicari (…seperi ESR meter yang baru mewabah beberapa tahun terachir ini saja)  

Dalam teknik trouble shooting kerusakan teve, spray ini digunakan untuk :

  • Mencari bagian yang solderannya loos kontak
  • Mencari bagian printed yang retak rambut
  • Mencari komponen seperti resistor, kapasitor, transistor yang mau rusak (kontak kaki komponen didalamnya masalah)
  • Menghilangkan bekas lem yang nempel pada komponen

Spary ini bersifat :

  • Kalau disemprotkan pada bagian board atau komponen akan menyebabkan pendinginan hingga temperatur sekitar (-) 50 derajat celcius.
  • Tidak mudah terbakar.
  • Non konduktive (tidak menghantar listrik).
  • Cepat menguap.
  • Tidak meninggalkan bekas atau sisa.

 

Dibawah ini adalah contoh beberapa kemasan Cold spray. Rata2 harganya sekitar 10 hingga 25 US dolar, tergantung dari berat kemasan.

clip_image002

clip_image004

clip_image006

 

Cara penggunaan :

  • Semprotkan pada bagian yang dicurigai rusak
  • Kalau gejala kerusakan bisa sembuh, maka bagaian atau part tersebut yang rusak.

 

Contoh penggunaan cold spray untuk mendeteksi bagian panel LCD yang TAB bonding-nya kurang kontak.

 

*******************************

Saturday, April 5, 2014

Sharp TDA8361 raster blank, no OSD – suara normal

 

KASUS :

  • Sharp dengan TDA8361 Eks bongkar teknisi
  • Problem “raster blank, no OSD” – suara masih ada.
  • Jika tegangan screen dinaikkan raster nyala putih polos dengan garis2 blangking

Hampir menyerah menangani pesawat ini. Udah sampai diulang beberapa kali point-2 penyebab raster blank model ini kami periksa dengan teliti, ………semuanya nampak normal-normal aja. Mau di GS (gagal service)…….dalam hati rasanya kok dikit malu sendiri….”masak masalah gini aja tidak bisa?”

  • Tegangan kontrol britnes pin-17 ada sekitar 3 sampai 4v.
  • Tegangan kontrol kontras pin-25 ada sekitar 2v,………ini berarti ABL normal (ABL pada Sharp TDA8361 dihubungkan ke pin-kontras).
  • Cek tegangan suply 8v ke board CRT soket juga OK.
  • Cek pulsa FBP (SCP) dari flyback ke pin-38 dengan scope juga ada.
  • Udah ganti coba ic delay line TDA4661 (……sebab kalau ic ini rusak biasanya akan menyebabkan pulsa FBP short ke ground)
  • Tak ketinggalan coba ganti TDA8361.
  • Cek tegangan pada pin-21 OSD blangking nol. Jika pada pin ini ada tegangan gambar akan hilang tapi OSD biasanya masih nampak.

Usaha periksa dari sisi OSD yang tidak nongol

  • Cek pulsa HS dan VS yang masuk ke ic program juga normal.
  • Cek fungsi power on-off pesawat dengan menggunakan remote juga normal
  • Dari sini artinya ic program “waras2” saja

 

SOLUSI :

  • Achirnya osiloskop tua ikut terlibat.
  • Pasang antena……..terlihat melalui osiloskop ada sinyal gambar yang diterima dan keluar pada pin-video-out dari TDA8361
  • Cek gambar pada pin-video input yang masuk ke TDA8361 juga ada.
  • Dilanjutkan cek sinyal gambar yang keluar dari kaki-kaki pin-RBG out juga ada…………..
  • Nah…………..hampir ketemu sekarang biang penyebabnya………..berarti sinyal gambar “buntu” dari pin-RGB out ke board CRT soket.
  • Buka skema dulu…………trus dipelototi……….dibagian RGB out pin-18/19/20 ada apanya sih?
  • Ternyata sinyal gambar dari pin-RBG out tidak langsung masuk ke board CRT soket, tetapi melalui 3 buah transistor bufer Q801,802,803 dahulu seperti terlihat pada gambar dibawah.

clip_image002

  • Setelah cek-ricek - diketemukan ke 3 buah transistor tersebut semuanya B-Enya  short dan ketiga R kopel 220 ohm ke board CRT soket putus semuanya (………..ooooohhhh….gek di-apak-no sama teknisi dahulu sehingga komponen2 ini kok bisa rusak barengan)
  • Setelah penggantian komponen2 tersebut gambar langsung “cling”

 

************************

Friday, April 4, 2014

Pernah jumpa Slim 21” tanpa sirkit EW ???

 

KASUS :

  • Samsung slim CS21D850F6…..CRT rusak mati tek-sek.
  • Kebetulan ada slim Panasonic mesin rusak parah. Mau-nya di-oplos.
  • Karena impedansi (ohm) def yoke tdk sama (Panasonic impedansi lebih kecil) ….demi amannya maka kami pasang tranfo yoke

 

HASIL OPLOSAN

  • Selesi di-asembling trus dicoba………lho hasilnya gambar kok mlengkung bagian pinggirnya……
  • Masuk sermod…….lho kok ajustment EW tidak fungsi?
  • Masuk menu Option2…..nampak bahwa fungsi EW “off”….langsung rubah fungsi EW jadi “on”.
  • Display ajutment EW sekarang sudah fungsi……tapi ketika di ajust kok tidak ada perbahan sama sekali.

Cek-recek pada main-board….ternyata model ini tidak ada sirkit EW-nya. Memang pada beberapa model kami pernah ketemu pesawat slim 21” ( merk China kalau tidak salah) yang tidak menggunakan sirkit EW………..berarti pesawat semacam ini tentu menggunakan “CRT dan Def yoke khusus”………..

Terpaksa mikir2 dulu untuk nambah rangkaian sirkit EW…….artinya mesti berburu komponen-nya dulu……bagaimana hasilnya nanti……..tunggu ya !!!

Kerusakan ic 1H Delay-line penyebab raster blank, no OSD

 

Pada pesawat model lama, mungkin dijumpai masih menggunakan eksternal 1H.Delay line seperti misalnya dengan ic TDA4665 yang digunakan pada proses pengolahan sinyal warna (R-Y) dan (B-Y)

clip_image002

 

Sebagai contoh adalah INTEL-AKARI-GoldStar dengan TDA8361/8362.

  • Disini terlihat bahwa pin-5 TDA4665 dan pin-38 terhubung dan membutuhkan sinyal pulsa dari flyback yang dinamakan FBP (flyback pulse) atau Sand Castle.
  • Kehilangan pulsa FBP akan menyebabkan gangguan kerusakan “raster blank, OSD tidak ada”
  • Paling sering dijumpai kerusakan disebabkan kaki pin-5 TDA4665 short dengan ground ( TDA4665 rusak)
clip_image004
  • Model-model tertentu mugkin ic Delay line menggunakan 2 buah. Yaitu TDA4665 untuk sistim PAL dan TDA8395 untuk sistin SECAM. Kerusakan mungkin saja disebabkan TDA8395 yang pin-15 yang short dengan ground.
  • Karena itu jika mencurigai hal ini penyebab raster blank – maka open saja solderan pin-5 TDA4665 atau pin-15 TDA8395

 

IC lain yang membutuhkan 1H delay-line misalnya adalah :

  • China - Chroma M52340 (pin-12) dengan delay line PAL U3665 (pin-5) dan delay line SECAM M52325AP (pin-15)
  • JVC - Chroma TDA8366 (pin-37) dengan delay line PAL TDA4665 (pin-5) dan delay line SECAM TDA8395 (pin-15).

 

********************************

Thursday, April 3, 2014

Memahami power suply LCD – seri 6


Memahami fungsi tegangan “AC DET”


Tegangan ac yang tiba-tiba drops atau mati kadang dapat menyebabkan terjadinya eeprom data error. Fungsi sirkit AC Det atau AC off Det adalah mematikan kerja mikrokontrol jika tiba-tiba tegangan AC input drops (….ini baru teori pribadi lho…sebab selama ini kami belum pernah mendapatkan artikel yang membahas tentang hal ini……) .
Tidak semua power suply LCD mempunyai pin-AC Det, dan dalam teknologi Tv CRT dapat diketemukan pada model-model baru Tv sharp.

Sirkit AC Det LCD dibagi menjadi 2 bagian, yaitu
Pertama yang ada pada bagian hot chasis.
  • Sirkit ini mendeteksi tegangan ac input (lihat gambar dibawah) melalui serial R7111/7112/7113
  • Pada kondisi normal tegangan pada R7109 lebih besar dari 6.8v, sehingga zener D7103 tembus, basis Q7101 ada tegangan, Q7101 “on”, dan arus mengalir melalui diode photocoupler PC7
  • Jika tiba-tiba tegangan Ac input drops, maka tegangan pada R7109 juga drops kurang dari 6.8v, Zener tidak tembus, Q7101 “off”, dan arus tidak ada pada diode photocoupler.
clip_image002
 
Kedua yang ada pada bagian cold chasis.
  • Melalui photocoupler informasi AC det ini dihubungkan ke bagian cold chasis melalui photocoupler ( seperti terlihat pada gambar dibawah).
  • Pada kondisi normal pin-9 Ac det harus ada tegangan sekitar “4v”
  • Jika tegangan ac input drops, maka pin-9 AC det tegangan akan berubah menjadi “0v”, dan akan menyebabkan mikrokontrol berhenti bekerja.
clip_image004
 
  • Kadang sering dijumpai kerusakan pada sirkit Ac Det pada LCD. Sehingga walaupun tegangan ac input normal, tegangan pada pin-9 Ac Det “nol”., karena itu perlu dilacak kerusakannya.
  • Tidak ada tegangan AC det dan tegangan st-by akan menyebabkan mikrokontrol tidak bekerja.

 Contoh lain sirkit Ac Det

[image%255B4%255D.png]


[image%255B17%255D.png]


[image%255B23%255D.png]



**********************************