Friday, September 25, 2015

Gangguan garis horisontal setelah cut CKV,CKVB



Panel Samsung 23 inch LTA230-AP01 dengan  2 buah  sambungan FPC kiri-kanan......
Problem 1/3 bagian atas layar bagus....2/3 bawah bagian bawah layar double vertikal

Kres-kres-kres..... sunat rombongan CKV, CKVB, Vss, STVP...
Gambar tidak double lagi............
Tapi pas perbatasan 1/3 bagian atas dengan yang 2/3 bagian bawah,  kadang nampak jelas/kadang lamat-lamat,  ada gangguan garis horisontal hijau tipis.......kadang full satu garis, kadang terputus-putus

Rasanya kok tidak puas,......karena gangguan ada ditengah layar sehingga menggangu......
Eksperimen...sambung sana...sambung sini.....garis kadang tambah jelas - kadang bisa berkurang........

Tuhan Maha Besar, tujuh lautan jika dijadikan tinta ilmu Allah tidak akan habis. Alhamdullillah......
Perfect…….gangguan tidak Nampak lagi…..dengan cara pasang R680k dari CKV2 arah panel yang dipotong  dengan ground.



********************

Monday, September 21, 2015

Toshiba 29 vertikal size dan EW problem.



Toshiba 29
Menggunakan TA8859 sebagai kontrol Vertikal size dan EW.
Elko2 sudah diganti.



Problem :
Jika komponen-komponen sekitar TA8859 habis disolder ulang, gambar bagus.
Tetapi setelah dimatikan semalam………..maka besok paginya kalau dihidupkan raster secara vertikal akan melebar dan EW jadi mletot-mletot.

Pernah ketemu problem demikian….tidak menemukan penyebabnya….achirnya menyerah dan konsumen bersedia  ganti mesin.
Tapi kali ini sangat panasaran…..untuk menyelesaikannya…….

Cukup menyita waktu…karena setiap kali eksekusi.........harus menunggu di coba besok paginya….
Tapi achirnya ketemu juga penyebabnya….
Bekas cairan elko yang bocor dan telah kering pada bagian atas pcb.......yang bentuknya seperti gambar pulau-pulau itulah biang keroknya……..
Setelah bekas cairan dibersihkan……..No Problem Again…….Thanks God.



********************

Saturday, September 19, 2015

China LA76810A layar blank - OSD normal



KASUS :
·         Teve China menggunakan LA76810
·         Raster polos tidak ada gambar (tidak terima siaran), maupun untuk AV-in
·         OSD normal
·         Tombol angka-angka chanel  masih normal

PEMERIKSAAN :

  • Coba di-injek pada pin-44 (input sinyal TV) pada posisi  TV  tidak ada tanda2 bagian video kerja
  • Coba di-injek pada pin-42 (input sinyal AV-in) pada saat posisi AV-in hasilnya sama saja.
  • Cek tegangan ABL normal (sekitar 3v).
  • Cek tegangan supply 5v pada pin-43 normal (tegangan untuk bagian Video, chroma, Vertikal)
  • Cek tegangan pin-17 betul 0v (Kalau pin ini ada tegangan dapat menyebabkan gambar tidak muncul)
  •  

  • Di cek mennggunakan osiloskop pada saat  posisi TV (dipasang antenna) dicek pada pin-42 nampak bahwa sinyal video teve sudah masuk ke pin ini.
  • Demikian juga pada posisi AV (diberi sinyal dari DVD) di cek pada pin-44 sinyal video DVD sudah masuk ke pin ini.

ANALISA :
  • Kemungkinan kerusakan adalah LA76810, data memori error, atau ic memori rusak.


SOLUSI :
  • Dari ketiga kemungkinan tersebut, maka kami coba yang paling cepat dan gampang dulu, yaitu dengan mengganti memori (tentu saja menggunakan yang sudah diprogram) sesuai denggan ic mikrokontrol yang dipergunakan. Dalam kasus ini digunakan LC863532 – 55LI.
  • Ternyata setelah coba diganti ic memori teve langsung normal…..jreeeengggggg.


Catatan :
  • Pada kasus ini kemungkinan bukan memorinya yang rusak, tetapi mungkin datanya ada yang error.  Kami tidak sempat mengecek item mana yang nilainya berubah. 


**********************



Thursday, September 17, 2015

Tips cara mengelupas kabel flatwire yang rusak

Iris dengan pisau cuter plastik bagian luar seperti gambar (bolak-balik).

Potong plastik antar kabel dengan pisau atau tang potong.

Menggunakan tang lancip, tarik (kearah bawah) secara bergantian masing2 kabel sampai lepas.

Sehingga hasilnya seperti gambar ini.




*****************

Sunday, September 13, 2015

Menyambung jalur Tcon yang putus karena korosi.

Sering terjadi, Tcon strip yang lokasinya ada dibagian bawah panel korosi. Kemungkinan panel sering dibersihkan pakai air, sehingga ada yang merembes kebawah.





Setelah dibersihkan, terlihat banyak jalur yang putus.

Kelupas sedikit film untuk penyambungan dan  kerik bagian pcb, kemudian olesi semuanya dengan fluxer dan kemudian di "vertin" atau diberi lapisan timah.

Siapkan kabel serabut buat penyambungan, kemudian juga di vertin terlebih dahulu. Nanti tinggal tekan kabel serabut tersebut dengan ujung solder buat penyambungan dan potong sisa kabel dengan pisau bedah yang tajam dengan cara ditekan saja pula





  • Terachir cek dengan ohm meter, untuk memastikan semua jalur tidak ada yang short dengan tetangganya.
  • Lihat gambar diatas, jalur2 yang sebelah kanan tidak perlu disambung. Sebab jalur2 tersebut merupakan jalur CKV, CKVB yang biasanya di "cut" jika problem gambar double vertikal (tapi kalau mau disambung juga lebih baik). Jadi dianggap seakan-akan panel lagi problem gambar double.


Semua proses dilakukan dengan bantuan dan bahan seperti :

  • Kaca pembesar minimal 3x pembesaran
  • Lampu atau penerangan yang cukup (saya pakai 20W), yang bisa diatur-atur posisinya agar bisa mendapatkan penyinaran yang nyaman.
  • Ujung solder yang lancip dan bersih.
  • Timah (tenol) dengan diameter 0.3mm
  • Fluxer kualitas bagus,
  • Pisau bedah yang tajam untuk potong film agar dapat dikelupas.
  • Pisau cuter untuk kerik.
  • Kain kaos dari katun yang dibasahi untuk membersihkan ujung solder agar selalu bersih.
  • Cotton bud dan thiner untuk bersihkan sisa fluxer
Cari waktu yang tenang dan tidak "kemrungsung" saat melakukan, jika tidak mungkin tangan akan sedikit gemetaran sehingga menyulitkan. Usahakan telapak tangan yang pegang solder  ada tumpuan saat penyambungan.



***************

Trik memeriksa apakah bagian vertikal sudah kerja



Memeriksa apakah bagian defleksi vertikal sudah kerja, maka umumnya  dilakukan dengan cara mengamati layar.
Kalau nampak layar hanya satu garis,……..ini menunjukkan bahwa vertikal belum  kerja.

Vertikal yang belum kerja dapat pada model-model tertentu dapat mengakibatkan :

  • Pesawat mati protek, sebelum kita dapat melihat layar menyala.
  • Pada model tertentu dimana supply Vcc bagian vertikal-out menggunakan (+/-)……..layar akan nampak menyala penuh seperti halnya jika vertical telah bekerja. Disini layar nampak blank putih,  seperti ada pelangi,  dan seperti tidak focus. Kalau hal seperti ini terjadi, dan pesawat dinyalakan terlalu lama, maka bisa terjadi resiko leher CRT patah pada bagian dalam kumparan def Yoke.


Saya biasanya menggunakan trik ini untuk mengetahui dengan segera apakah bagian vertikal sudah kerja atau belum tanpa menunggu heater panas dahulu.

Caranya :

  • Cari sepotong magnet bulat. Magnet seperti ini bisa diperoleh dari bekas kumparan Horisontal Linear  (yang biasanya diseri dengan Def Yoke).
  • Pegang magnet ini, kemudian dekatkan pada bagian luar kumparan def yoke.
  • Hidupkan pesawat.
  • Jika magnet terasa ada getaran, maka hal ini mununjukkan bahwa bagian vertikal telah kerja.



****************

Memahami isi modul T.con



Menganalisa kerusakan panel LCD tentu saja tidak dapat dipisahkan dengan memahami terlebih dahulu isi dan cara kerja T.con, karena T.con merupakan alat kontrol yang menghidupkan panel lcd sehingga dapat muncul sebuah gambar.


  • Scan Driver = Row Driver = Gate Driver 
  • Data Driver = Coloumn Driver = Source Driver 
  • IC Scan Driver dan Data driver bisa berada diluar panel menempel pada lapisan film, yang disebut disebut dengan COF (Chip on Film).  Tetapi ada pula yang tidak nampak karena tertanam pada panel kaca, dan istilahnya adalah COG (Chip on Glass)


Bagian-bagian utama modul T.con secara umum terdiri dari :

  • Multi Chanel Power supply (multiple outpu
  • Pembangkit pulsa-pulsa Timing Control atau Scan drive.
  • Pembangkit Gamma Reference
  • Memori 24C


1. Multi Chanel Power supply TFT Panel.
Umumnya menggunakan sebuah ic sebagai pembangkit tegangan multiple output .
  • Tegangan VGH dan tegangan VGL untuk mensuply sirkit  amplifier pulsa-pulsa (1) Source driver dan (2) Gate drive.
  • Tegangan AVDD untuk  ic Gamma reference pada modul Tcon .
  • Tegangan Vdd untuk sirkit digital pada modul T.con.
·         Cara kerja multi power supply pada semua model T.con boleh dikatakan hampir sama.


2. Pembangkit pulsa-pulsa Timing Control  (Scan driver dan Data driver)

  • Pulsa-pulsa Timing kontrol dibangkitkan oleh sebuah ic  yang dinamakan ic Scan Driver.
  • Beberapa merk pembuat panel LCD, mempunyai sistim cara kerja yang sedikit berbeda satu sama lain (pabrikan yang banyak dijumpai misalnya  Samsung, Sharp, AUO, LG-Philips, Chi Mei, Hesung). 
  • Istilah-istilah untuk nama pulsa-pulsa yang digunakan masing-masing pabrikan untuk kontrol t.con mungkin sedikit  berlainan, walaupun sebenarnya fungsinya hampir mirip.
  • Didalam ic T.con juga tersimpan internal data Patern Generator guna pemakaian Self Test

3. Pembangkit Gamma reference.
  •  Tegangan Gamma Reference (grayscale refernence) dibangkitkan menggunakan ic tersendiri, tapi kadang menjadi satu kesatuan dengan ic T.con.
  • Ada macam-macam jenis ic Gamma dengan jumlah chanel output yang berbeda (misal 10, 12, atau 14 chanel output)

4.Memori ic
  •  IC Timing control pada model-model tertentu membutuhkan memori 24C untuk mendukung program kerjanya.


Catatan :
  • Tegangan VGH atau Von : umumnya sekitar 25 hingga 30v
  • Tegangan VGL atau Voff : umumnya sekitar minus 7 hingga minus 15v
  • Tegangan AVdd : umumnya sekitar 15 hingga 18v.
  • Tegangan Vdd : umumnya 3.3v dan 1.8 atau1.2v



TROBLESHUTING

Kehilangan salah satu atau beberapa tegangan multi chanel dapat menyebabkan :

  • Layar gelap.
  • Layar nyala putih terang jika tegangan Vcc ke multi power supply tidak ada
  • Gambar slow motion
  • Gambar ada gangguan garis-garis vertikal

Kehilangan atau cacat pada salah satu atau beberapa pulsa scan drive dapat menyebabkan :

  • Layar gelap.
  • Gambar double vertikal.
  • Gambar double horisontal.
  • Sebagian layar ada gambar, sebagian hanya garis-garis vertikal atau horisontal

Kerusakan IC Gamma reference dapat menyebabkan :

  • Gambar kontras tipis atau seperti negatip.
  • Gambar terlalu gelap dan kehilangan detail.
  • Layar hanya nyala putih.

Kerusakan IC Scan Driver atau  Data Driver dapat menyebabkan :

  • Muncul sebuah atau beberapa garis vertikal atau horisontal pada layar
  • Muncul blok garis-garis vertikal pada sebagian layar.
  • Muncul blok garis-garis horisontal pada sebagian layar.
  • Gambar double vertikal.

Kerusakan data memori 24C.
Kami masih sedikit dapat informasi masalah ini, tetapi kemungkinan
  • Dapat menyebabkan gambar cacat.
  • Pada Sony mungkin dapat menyebabkan pesawat mati protek. 


****************