TENTANG PENULIS











Perkenalkan nama saya : Sumarsono


Dahulu rekan sekantor biasa panggil Pak-Sum. Tetapi para keponakan biasa panggil pakde Maman. Terachir sebelum pindah ke Jogja tinggal di Perumahan Delta Sari Indah Waru Sidoarjo dekat dengan lokasi tempat kami bekerja pada PT Panggung Elektronik. Purnakarya pada tahun 2009 dan memilih mudik ke Jogja sebagai tempat tinggal yang nyaman, aman, tenang, tidak banyak pulusi, biaya hidup murah, air bersih melimpah, jalanan cukup lancar, pelayanan pemerintahan dan birokrasi nya yang baik.
Kegemaran saya pada elektronika dimulai dari hobi membaca ketika masih SMP di Jogja. Pada saat luang saya saya suka mengunjungi perpustakaan-perpustakan yang ada di Jogja. Salah satunya waktu itu adalah perpustakaan yang cukup bagus milik perwakilan Amerika yang koleksi buku-buku ilmiahnya yang cukup bagus (bahasa Inggris maupun Indonesia). Kadang perpustakkaan tersebut memutar film tentang budaya Amerika maupun ilmiah. Sayang sekarang perpustakaan tersebut sudah tidak ada. Pada awalnya saya tertarik membaca masalah peroketan dan astronomi. Tetapi ketika menginjak SMA saya mulai tertarik pada bidang kelistrikan dan elektronika. Dari sinilah hobi mengenai elektronika diawali. Dari hanya sekedar membaca kami lanjuti dengan mempraktekan membuat sirkit elektronika yang paling sederhana. Seperti misalnya membuat bel listrik, korek api listrik, solder listrik, radio penerima tanpa listrik (radio stright), adaptor. Kemudian meningkat yang agak rumit seperti radio-penerima dengan tabung (vacum tube), radio transistor, sampai bikin amplifier, dan radio-amatir untuk komunikasi. Waktu itu radio dan teve transistor masih jarang sekali jumlahnya dan kebanyakan masih menggunakan tabung. Sejak SMA tersebut pulalah kemudian saya mulai bisa sedikit cari uang sendiri untuk jajan dengan kerja gulung tranfo dan memperbaiki radio tabung maupun transistor. Kalau ingat waktu itu kadang geli...sendiri, sebab semua kegiatan tersebut hanya mulai berbekal dengan “tes-pen”. Avo-meter dan belum mampu kebeli dan solder listrik bikin sendiri. Hampir semua ilmu yang saya miliki adalah dari belajar sendiri dengan resiko kadang membuat kesalahan, kesasar kesana – kesasar kemari. Dan yang paling berat dirasakan adalah ketika harus mengganti CRT teve black-white.



Selepas SMA bersama-sama beberapa rekan dan salah seorang guru SMA rame-rame mendirikan “reparasi radio-tape” yang kemudian ditindak lanjuti dengan “kursus radio”. Maksudnya ingin kuliah sambil bekerja, tetapi beberapa rekan achirnya satu persatu mengundurkan diri sehingga tinggal saya seorang diri. Dan achirnya kuliah di Fak teknik Listrik UGM malah berantakan tidak selesai.



Karena tertarik ingin menambah ilmu dalam bidang elektronika, terutama pertelevisian – saya melamar pada perwakilan service JVC yang ketika itu baru dibuka di Jogya.


  • Setelah selama 7 tahun secara “single fighter” memegang service JVC cabang Jogja , saya kemudian dipindah untuk memimpin service JVC cabang Semarang sekaligus sebagai Koordinator service wilayah Jawa tengah (Jogya, semarang Purwokerto), yang melayani after sales service untuk seluruh kota-kota di Jawa-tengah.
  • Setelah 3 tahun memimpin Jawa tengan, saya kemudian ditarik ke kantor pusat Customer Service di Surabaya (atau tepatnya di Waru – Sidoarjo) sebagai staf bagian teknik untuk mengkoordinasikan seluruh perwakilan service yang ada di seluruh Indonesia.
  • Dengan bergabung dengan PT Panggung inilah saya lebih banyak mendapat kesempatan mendapat training dari langsung dari JVC (radio-tape-compo, ampli, tv, camera, organ). TEAC (tape-ampli), Casio-organ, General Electric (telepon dan home appliances), Universitas Surabaya (management kualitas dan pengembangan sumber daya manusia). PT Panggung adalah sebuah perusahaan export-importi dan banyak memegang beberapa merk produk seperti tersebut diatas ditambah lagi seperti speaaker JBL, Boston, Kaset Maxell dan trachir membuat produk sendiri dengan merk INTEL kemudian AKARI.
  • Pekerjaan bukan lagi mereparasi - tetapi mulai dari rekrutmen – training – penempatan teknisi yang akan ditempatkan di cabang-cabang service yang ada diseluruh Indonesia. (waktu itu ada 22 cabang). Karena perusahaan juga melakukan ekspor beberapa kali juga pernah ke Holland daan Australia untuk menyelesaikan problem-problem teknis. Pekerjaan tidak lagi selalu di Surabaya, tetapi berkeliling secara rutin ke cabang-cabang untuk mengetahui kesulitan-kesulitan dan masalah teknis yang dihadapi para teknisi, menyelesaikan keluhan dealer dan keluhan pelanggan masalah kualitas produk dan pelayanan after-sales. Disinilah saya dituntut harus banyak belajar untuk dapat menjawab problem-problem teknik yang sering ditanyakan teknisi, memberikan motivasi kepada teknisi, belajar menyelesaikan komplin konsumen yang disampaikan secara langsung, atau lewat tilpon, atau masuk koran. Disini saya banyak belajarbagaimana cara menghadapi dan meredakan kemarahan konsumen, belajar memimpin orang, termasuk juga belajar menulis bahan-bahan training dan artikel motivasi.
  • Pengalaman memberikan training juga pernah kami berikan kepada teknisi –teknisi yang tergabung pada ABE (Asosiasi Bengkel Elektronika) seluruh Indonesia yang pernah kami berikan di Jakarta dan Semarang. Dan training kepada beberapa guru STM asal Jatim.
  • Untuk pengisi hari tua i– saat ini saya lebih banyak bekerja dirumah dengan menerima reparasi dari beberapa bengkel yang mengalami kesulitan. Dan kalau ada waktu - maka kami gunakan untuk menulis blog ini serta membalas email pertanyaan-pertanyaan dari teknisi.


Lalu apa tujuan kami menulis blog ini?


Mengingat :

  • Saat ini masih banyak bengkel elektronik (teknisi) hanya sedikit menguasai secara teori.
  • Mereka umumnya lebih banyak belajar hanya dari pengalaman orang lain, kurang memahami cara kerja suatu sirkit. Diagnosa yang kadang salah, sering melakukan sistim coba-coba. Waktu dan tenaga banyak terbuang, bahkan kadang memakan “ biaya” karena melakukan kesalahan.
  • Menurut kami  memang sulit atau bahkan “belum ada” kursus, buku-buku, internet, atau pendidikan di STM sekalipun yang dapat memberikan pengetahuan tentang service teve ini secara tuntas . Apalagi untuk daerah-daerah terpencil. Padahal konsumen penginnya ada lokasi terdekat untuk mereparasikan barang mereka. ..............Saya sendiripun saat ini masih terusssss.... tidak henti untuk belajar.


Dengan menulis blog ini, kami bermaksud memberikan sedikit “sumbangan” ilmu dan pengalaman yang kami miliki bagi para teknisi yang memiliki keinginan untuk belajar terus untuk menambah pengalaman dan pengetahuannya.


Semoga bermanfaat.




(blog ini “bebas” untuk “disebar luaskan” oleh siapa saja asal dengan menyebutkan sumbernya)









  • Alamat Mangkuyudan MJ 3/198 (kidul plengkung Gading - wetan lapangan Minggiran) JOGJAKARTA Kode pos 55143. Lebih detailnya - Plengkung Gading keselatan (jln DI Panjaitan)...akan ketemu perempatan supermarket MAGA.....keselatan dikit lagi akan ketemu toko Meubel HENI/warung nasi uduk Jakarta......dari situ masuk gang ke arah kiri (ke timur)......3 rumah dari jalan besar DI Panjaitan
  • Tlp 0857 4308 0015
  • Email : bravomarsono@gmail.com
  • Facebook : sumarsono budiharjo